<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bangwin&#187; Blog</title>
	<atom:link href="http://bangwin.net/category/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangwin.net</link>
	<description>social media, technology &#38; human factor</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Mar 2013 08:30:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Sigur Ros pun Berbahasa Sunda</title>
		<link>http://bangwin.net/2013/03/sigur-ros-pun-berbahasa-sunda/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2013/03/sigur-ros-pun-berbahasa-sunda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2013 08:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Sigur Ros]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[World Tour]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2153</guid>
		<description><![CDATA[Penggemar musik Indonesia dikejutkan dengan munculnya sapaan dari Sigur Ros, band asal Islandia lewat media Twitter dengan menggunakan bahasa Sunda Memang pada tanggal 10 Mei 2013 rencananya mereka akan manggung di Indonesia dalam rangka Sigur Ros World Tour yaitu tepatnya di Istora Senayan. Saya tidak akan masuk kepembahasan kenapa-kenapanya karena bagi saya hal ini cukup [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Penggemar musik Indonesia dikejutkan dengan munculnya sapaan dari <a href="http://www.sigur-ros.co.uk/" target="_blank">Sigur Ros</a>, band asal Islandia lewat media Twitter dengan menggunakan bahasa Sunda <img src='http://bangwin.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Memang pada tanggal 10 Mei 2013 rencananya mereka akan manggung di Indonesia dalam rangka <a href="http://www.sigur-ros.co.uk/tour/2013/20130510-jakarta/" target="_blank">Sigur Ros World Tour yaitu tepatnya di Istora Senayan</a>.</p>
<p>Saya tidak akan masuk kepembahasan kenapa-kenapanya karena bagi saya hal ini cukup segar untuk dinikmati, hehehe. Silahkan lihat foto screen capture dibawah ini beserta landing page link yang tertera pada tweet mereka <img src='http://bangwin.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone" alt="" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/Bangwinet/sigurros_concert_announcement_sundanese_optimised_zps49bf5888.jpg" width="560" height="490" /></p>
<p>Dan ini landing page mereka <img src='http://bangwin.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone" alt="" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/Bangwinet/sigurros_concert_announcement_landingpage_optimised_zps06e26213.jpg" width="600" height="598" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2013/03/sigur-ros-pun-berbahasa-sunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Remote Working</title>
		<link>http://bangwin.net/2013/02/remote-working/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2013/02/remote-working/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2013 03:50:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[remote working]]></category>
		<category><![CDATA[work from home]]></category>
		<category><![CDATA[Yahoo!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2096</guid>
		<description><![CDATA[Kebijakan Yahoo! untuk menghapuskan keleluasaan bekerja secara remote (work from home) yang ditetapkan oleh CEO mereka, Marissa Mayer membuat banyak pihak bertanya-tanya apakah keputusan ini akan jadi keputusan yang tepat. Di ranah maya dimana pekerjaan bisa dilakukan dari mana saja kebijakan ini terasa agak kurang masuk akal, namun salah satu sumber mengatakan bahwa Marissa mengambil [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" alt="" src="https://lh3.googleusercontent.com/-vmefssrcKi0/US2BfavrMuI/AAAAAAAAAls/pmvZzgpOSxY/s560/remote_working.jpg" width="560" height="251" /></p>
<p><a href="http://allthingsd.com/20130222/yahoo-ceo-mayer-now-requiring-all-remote-employees-to-not-be-remote/" target="_blank">Kebijakan Yahoo! </a>untuk menghapuskan keleluasaan bekerja secara remote (work from home) yang ditetapkan oleh CEO mereka, <em>Marissa Mayer</em> membuat banyak pihak bertanya-tanya apakah keputusan ini akan jadi keputusan yang tepat. Di ranah maya dimana pekerjaan bisa dilakukan dari mana saja kebijakan ini terasa agak kurang masuk akal, namun salah satu sumber mengatakan bahwa Marissa mengambil keputusan demikian dikarenakan makin menurunnya hubungan antar personal langsung diantara para karyawannya.</p>
<p>Apakah lalu hal ini akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya? Kita lihat saja. Buat saya bekerja secara remote (work from home) adalah simbolisasi dari kemampuan melakukan pekerjaan tanpa menjadikan tempat sebuah hambatan, namun ada beberapa hal yang saya anggap sebagai tantangan juga agar bisa mencapai produktivitas yang tinggi tanpa mengganggu kegiatan lainnya.</p>
<p>Bagi saya bekerja secara remote artinya tidak berurusan dengan commute, dimana di Jakarta dengan tingkat kemacetan yang tinggi menjadikan commute itu sebuah &#8220;perjuangan&#8221; tersendiri. Dengan bekerja secara commute maka saya bisa mengatur waktu dan tempat sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan secara efektif.</p>
<p>Selain masalah commute, keleluasaan menentukan mood tempat bekerja pun jadi faktor penentu. Saya adalah orang yang bisa bekerja dengan produktivitas tinggi jika mendapatkan tempat kerja tenang, tidak berisik, yang kadang kala interaksi langsung dengan teman kerja justru jadi sumber penghambat efektivitas kerja saya (maaf no offense lho ya). Sehingga dengan remote working hal ini bisa diatasi.</p>
<p>Tantangan bekerja secara remote adalah mengatur jam kerja untuk diri sendiri, kadang kala kita terjebak dalam kondisi &#8220;bekerja tanpa henti&#8221;. Sehingga kadang-kadang dalam hitungannya bekerja secara remote menjadikan kita bekerja lebih lama dibandingkan kita bekerja di kantor.</p>
<p>Remote working buat saya bukanlah bekerja secara terputus sama sekali. Komunikasi dengan teman se tim itu sangatlah penting, dan ini bisa dilakukan dengan menggunakan social media ataupun media komunikasi messenger seperti Skype seandainya dibutuhkan.</p>
<p>Pada akhirnya perusahaan dan karyawan tentunya ingin mencapai tujuan yang sama, yaitu result yang baik.</p>
<p><a href="http://blog.laptopmag.com/is-remote-working-right-for-you-and-your-business" target="_blank"><em>sumber foto</em></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2013/02/remote-working/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Digital Tsunami</title>
		<link>http://bangwin.net/2013/02/digital-tsunami/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2013/02/digital-tsunami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2013 17:35:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2078</guid>
		<description><![CDATA[Judul diatas saya ambil dari judul acara ngobrol-ngobrol di acara Obsat yang malam tadi baru saja berakhir. Judul lengkapnya adalah “Digital Tsunami: The Media Company Challenges“ yang diprakarsai oleh mas Yuswohady, penulis buku-buku yang berorientasi marketing dimana ia mengundang para tokoh dibidang media yang cukup terkenal antara lain Petty Fatimah (Chief Editor &#38; Chief Community Officer [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" alt="" src="https://lh3.googleusercontent.com/-cu8ieoKpWV8/USJfFgwE4uI/AAAAAAAAAYw/ESA6g9gzSdY/s600/obsat_tsunamidigital.jpg" width="600" height="390" /></p>
<p>Judul diatas saya ambil dari judul acara ngobrol-ngobrol di acara Obsat yang malam tadi baru saja berakhir. Judul lengkapnya adalah “<strong>Digital Tsunami: The Media Company Challenges</strong>“ yang diprakarsai oleh mas <a href="http://twitter.com/yuswohady" target="_blank">Yuswohady</a>, penulis buku-buku yang berorientasi marketing dimana ia mengundang para tokoh dibidang media yang cukup terkenal antara lain <a href="http://twitter.com/petz09" target="_blank">Petty Fatimah</a> (Chief Editor &amp; Chief Community Officer majalah Femina), <a href="http://twitter.com/kemalgani" target="_blank">Kemal Gani</a> (majalah SWA), <a href="http://twitter.com/krismoewanto" target="_blank">Kris Moewanto</a> (Jawa Pos), <a href="http://twitter.com/etaslim" target="_blank">Edi Taslim</a> (Kompas.com), dan juga praktisi konsultan brand yang menerbitkan buku berjudul Brand Gardener, mas <a href="http://twitter.com/handoko_h" target="_blank">Handoko</a>, dan juga saya pun diajak ikutan naik panggung pula oleh mas Yuswohady.</p>
<p>Dari pembicara yang dihadirkan oleh mas Yuswohady ini, akhirnya kita bisa melihat bagaimana sebuah media mencoba bereksperimen untuk mendapatkan formulasi yang tepat agar media mereka bisa tetap survive ditengah mulai maraknya penggunaan media digital. Salah satu penanya diakhir acara sempat menyebutkan bahwa penggunaan istilah Tsunami Digital agak terlalu berlebihan karena dari dulu sudah banyak media berbasis social media yang sudah jalan dan sepertinya tidak ada sesuatu yang heboh yang terjadi. Ya saya pribadi berpendapat kita semua memang harus melihat dari point of view yang berbeda untuk bisa memahami apa yang ditakuti oleh teman-teman media tersebut.</p>
<p>Satu hal yang mungkin perlu difahami, pada saat media digital itu memiliki varian yang banyak, maka kontenlah yang akan jadi pengikatnya. Eksperimentasi dengan komunitas yang dilakukan oleh Femina mungkin cocok dengan bisnis yang hendak dijalankan oleh mereka tapi belum tentu akan berhasil bila diterapkan di Jawa Pos misalnya, sehingga tidak ada lagi salah dan benar bahkan jika ada satu media yang berhasil membuktikannya. Karena apa yang benar buat satu media belum tentu bisa dijalankan di media lainnya.</p>
<p>Kegamangan teman-teman media karena masuknya digital media ke masyarakat sangat bisa dimengerti. Yang perlu dipikirkan lebih lanjut adalah bagaimana media-media tersebut beradaptasi secara perlahan dan ikut mematangkan kedewasaan ber digital media di negera ini <img src='http://bangwin.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>foto: <a href="http://twitter.com/pasarsapi" target="_blank">@pasarsapi</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2013/02/digital-tsunami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Pirate Bay &#8211; Away From Keyboard (Documentary)</title>
		<link>http://bangwin.net/2013/02/the-pirate-bay-away-from-keyboard-documentary/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2013/02/the-pirate-bay-away-from-keyboard-documentary/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2013 22:58:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Fredrik Neij]]></category>
		<category><![CDATA[Gottfrid Svartholm Warg]]></category>
		<category><![CDATA[Peer-to-Peer]]></category>
		<category><![CDATA[Peter Sunde]]></category>
		<category><![CDATA[Simon Klose]]></category>
		<category><![CDATA[The Prate Bay]]></category>
		<category><![CDATA[Torrent]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2070</guid>
		<description><![CDATA[Peer-to-peer file sharing adalah salah satu metode distribusi yang paling dibenci (oleh MPAA &#38; RIAA dan juga game industry) sekaligus paling dicintai (oleh masyarakat). Mungkin Anda masih ingat ketika Napster dibantai dan dikebiri lalu bermunculanlah tool-tool baru serupa Napster didunia maya. Peer-to-peer file sharing memang tidak bisa dibunuh, industri lah yang harus berubah. The Pirate [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" alt="" src="https://lh6.googleusercontent.com/-ohf2bA0zJtw/URgelbZ4tdI/AAAAAAAAAYU/wPHgjpOcjM0/s600/tpbafk_poster_lores.jpg" width="600" height="372" /></p>
<p>Peer-to-peer file sharing adalah salah satu metode distribusi yang paling dibenci (oleh MPAA &amp; RIAA dan juga game industry) sekaligus paling dicintai (oleh masyarakat). Mungkin Anda masih ingat ketika Napster dibantai dan dikebiri lalu bermunculanlah tool-tool baru serupa Napster didunia maya. Peer-to-peer file sharing memang tidak bisa dibunuh, industri lah yang harus berubah.</p>
<p>The Pirate Bay &#8211; Away From Keyboard (TPB-AFK) adalah sebuah film dokumenter karya Simon Klose yang mengikuti dan mendokumentasi kegiatan tiga orang pendiri The Pirate Bay (Gottfrid Svartholm Warg, Peter Sunde &amp; Fredrik Neij), torrent files directory terbesar di dunia, sebelum mereka disidang karena tuntutan MPAA (Motion Picture Association of America).</p>
<p>Pada tanggal 8 Februari 2013 (3 hari yang lalu), Simon akhirnya memutuskan untuk mengunggah film dokumenter ini ke YouTube agar bisa disaksikan lebih banyak orang lagi, selain tentunya film ini bisa diunduh dengan gratis juga ataupun membeli DVD mereka <a href="http://watch.tpbafk.tv/" target="_blank">disini</a>.</p>
<p>Silahkan menonton video TPB-AFK dibawah ini dan sebarkan semangat free internet</p>
<p><object width="560" height="315" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/eTOKXCEwo_8?hl=en_US&amp;version=3&amp;rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="560" height="315" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/eTOKXCEwo_8?hl=en_US&amp;version=3&amp;rel=0" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2013/02/the-pirate-bay-away-from-keyboard-documentary/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Life Is Cheap</title>
		<link>http://bangwin.net/2013/02/life-is-cheap/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2013/02/life-is-cheap/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2013 04:32:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Life Is Cheap]]></category>
		<category><![CDATA[Miskin]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2063</guid>
		<description><![CDATA[Twit dari Ario Tamat diatas membuat saya teringat beberapa kasus serupa yang terus menerus terjadi menimpa orang-orang yang tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk mendapatkan pengobatan yang layak di negara ini. Sistem di negara ini membuat kita tidak boleh jadi orang tidak mampu, karena jika tidak mampu maka kita tidak boleh sakit dan ini [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" alt="" src="https://lh4.googleusercontent.com/-EdUYn8Tz3sQ/URcaZcy9lrI/AAAAAAAAAX4/SrT7OhcQG7I/s556/barijoe_life_is_cheap.jpg" width="556" height="369" /></p>
<p>Twit dari <a href="http://twitter.com/barijoe" target="_blank">Ario Tamat</a> diatas membuat saya teringat beberapa kasus serupa yang terus menerus terjadi menimpa orang-orang yang tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk mendapatkan pengobatan yang layak di negara ini. Sistem di negara ini membuat kita tidak boleh jadi orang tidak mampu, karena jika tidak mampu maka kita tidak boleh sakit dan ini adalah hal yang mustahil.</p>
<p>Ingatan saya melayang kembali ke tahun 2003 ketika saya merencanakan untuk berangkat ke New York City. Pada persiapannya saya sempat bingung ketika pemerintah AS mensyaratkan para imigran harus memiliki asuransi kesehatan untuk tinggal di Amerika Serikat, dan ketika saya akhirnya tinggal disana maka saya baru mengerti kenapa persyaratan untuk memiliki asuransi kesehatan itu adalah mutlak, karena tidak lain biaya pengobatan itu luar biasa tingginya. Dengan kata lain bisa dipastikan hampir semua warga tidak akan bisa membayar jika harus masuk rumah sakit, dan ini sangat ironis. Oleh karena itu pemerintah AS mengencourage warganya/imigran untuk memiliki asuransi kesehatan sehingga beban antisipasi pengobatan terutama rumah sakit itu bisa dialihkan dan dibuat lebih ringan.</p>
<p>Di negara ini, semua dibuat sangat fleksibel, namun kefleksibelan tersebut tidak dibarengi oleh edukasi yang cukup, sehingga semua berjalan sebebas-bebasnya sampai akhirnya terlambat. Praktek demokrasi kebablasan dengan membebaskan sebebas-bebasnya tanpa peduli mau celaka ataupun tidak, itulah yang terjadi di negara ini. Kembali lagi yang jadi korban adalah rakyat.</p>
<p>Saya tidak ingin membandingkan negara kita dengan negara lain ya, namun kejadian-kejadian seperti yang di twit oleh Ario di atas itu terus menerus terjadi. Negara tidak punya sistem yang baik untuk warganya sehingga hidup seorang manusia pun dianggap sama saja dengan hidup seekor nyamuk&#8230;very cheap. Kalau tidak punya uang ya silahkan tunggu sampai ada uang atau silahkan meregang nyawa&#8230;:-(</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2013/02/life-is-cheap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presentasi: Kekhawatiran Perusahaan Pada Social Media</title>
		<link>http://bangwin.net/2013/02/presentasi-kekhawatiran-perusahaan-pada-social-media/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2013/02/presentasi-kekhawatiran-perusahaan-pada-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Feb 2013 15:54:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[@America]]></category>
		<category><![CDATA[Pitra]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Landscape 2012 in Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2058</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 6 Februari 2013, saya diberi kesempatan untuk berbagi dalam sebuah presentasi pada acara peluncuran buku &#8220;Social Media Landscape 2012 in Indonesia&#8221; karya dari seorang teman saya Pitra Satvika di @America, Pacific Place, Jakarta. Buku ini berlabel Stratego yang tidak lain adalah perusahaan yang dimiliki oleh Pitra juga. Social Media Landscape 2012 in Indonesia merupakan kumpulan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" alt="" src="https://lh6.googleusercontent.com/-zIYWtp3FTgg/URZhH7dQvzI/AAAAAAAAAXY/VQwrLBt-jGU/s600/bangwin_socmedlandscapeindonesia2012_edited.jpg" width="600" height="450" /></p>
<p>Pada tanggal 6 Februari 2013, saya diberi kesempatan untuk berbagi dalam sebuah presentasi pada acara peluncuran buku<a href="https://www.strategocorp.com/socialmedia2012/" target="_blank"> &#8220;Social Media Landscape 2012 in Indonesia&#8221;</a> karya dari seorang teman saya <em><a href="http://twitter.com/pitra" target="_blank">Pitra Satvika</a> </em>di @America, Pacific Place, Jakarta.<em> </em>Buku ini berlabel<em> Stratego</em> yang tidak lain adalah perusahaan yang dimiliki oleh <em>Pitra</em> juga.</p>
<p><em>Social Media Landscape 2012 in Indonesia</em> merupakan kumpulan dari kasus-kasus social media marketing yang terjadi di Indonesia selama 2012. Saya sendiri sengaja memilih point of view yang berbeda dari social media marketing pada kesempatan presentasi saya, yaitu melihat dari sisi yang lebih fundamental, bagaimana iklim bersocial media pada perusahaan-perusahaan yang kaitannya dengan kebebasan bersocial media pada karyawan. Topik ini memunculkan judul presentasi yang saya bawakan yaitu Kekhawatiran Perusahaan Pada Social Media.</p>
<p>Presentasinya sendiri bisa Anda ikuti dibawah ini:</p>
<p><iframe style="border: 1px solid #CCC; border-width: 1px 1px 0; margin-bottom: 5px;" src="http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/16393085?rel=0" height="486" width="597" allowfullscreen="" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe></p>
<div style="margin-bottom: 5px;"><strong> <a title="Kekhawatiran Perusahaan pada Social Media" href="http://www.slideshare.net/bangwin/kekhawatiran-perusahaan-pada-social-media" target="_blank">Kekhawatiran Perusahaan pada Social Media</a> </strong> from <strong><a href="http://www.slideshare.net/bangwin" target="_blank">Abang Edwin SA</a></strong></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><object id="lsplayer" width="560" height="340" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="src" value="http://cdn.livestream.com/grid/LSPlayer.swf?channel=at_america&amp;clip=pla_7779496e-85b4-4252-9c37-4b1425e71a58&amp;autoPlay=false" /><param name="wmode" value="transparent" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed id="lsplayer" width="560" height="340" type="application/x-shockwave-flash" src="http://cdn.livestream.com/grid/LSPlayer.swf?channel=at_america&amp;clip=pla_7779496e-85b4-4252-9c37-4b1425e71a58&amp;autoPlay=false" allowScriptAccess="always" allowFullScreen="true" wmode="transparent" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; padding-top: 10px; text-align: center; width: 560px;">Watch <a title="live streaming video" href="http://www.livestream.com/?utm_source=lsplayer&amp;utm_medium=embed&amp;utm_campaign=footerlinks">live streaming video</a> from <a title="Watch at_america at livestream.com" href="http://www.livestream.com/at_america?utm_source=lsplayer&amp;utm_medium=embed&amp;utm_campaign=footerlinks">at_america</a> at livestream.com</div>
<p><em>Foto: <a href="http://twitter.com/madalkatiri" target="_blank">@madalkatiri</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2013/02/presentasi-kekhawatiran-perusahaan-pada-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Start Something That Matters</title>
		<link>http://bangwin.net/2013/01/start-something-that-matters/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2013/01/start-something-that-matters/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2013 01:12:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Akademi Berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Berkebun]]></category>
		<category><![CDATA[Koin Untuk Keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[social movement]]></category>
		<category><![CDATA[start something that matters]]></category>
		<category><![CDATA[TOMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2048</guid>
		<description><![CDATA[Saya yakin sebagian dari Anda pernah mendengar kalimat yang saya pakai sebagai judul di atas. Ya betul itu adalah judul dari blog milik Blake Mycoskie, seorang enterpreneur yang dulunya pernah jadi pemenang The Amazing Race yang lalu memutuskan untuk membangun TOMS Shoes yang menginspirasi Blake untuk menjalankan blog dan membuat buku yang berjudul sama. TOMS [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" alt="" src="https://lh6.googleusercontent.com/-fh-lw0gyl28/UPnxghpif1I/AAAAAAAAAWc/k-8UY7Obq8U/w556-h296-p-k/bikin_api.jpg" width="556" height="296" /></p>
<p>Saya yakin sebagian dari Anda pernah mendengar kalimat yang saya pakai sebagai judul di atas. Ya betul itu adalah judul dari <a href="http://www.startsomethingthatmatters.com/" target="_blank">blog milik <em>Blake Mycoskie</em></a>, seorang enterpreneur yang dulunya pernah jadi pemenang The Amazing Race yang lalu memutuskan untuk membangun <em><a href="http://www.toms.com/" target="_blank">TOMS Shoes</a></em> yang menginspirasi Blake untuk menjalankan blog dan membuat buku yang berjudul sama. <span id="more-2048"></span></p>
<p><em>TOMS Shoes</em> diinspirasi pada saat <em>Blake</em> berkunjung ke Argentina pada tahun 2006 dan menyaksikan sendiri anak-anak tumbuh tanpa sepatu karena kurangnya ketersediaan sepatu di sana. Solusi yang diambil sangat sederhana sekaligus revolusioner, yaitu membuat bisnis (for-profit) yang bisa berkelangsungan dan tidak bergantung dari donasi. Setiap penjualan sepatu <em>TOMS</em> hasilnya akan dibelikan sepatu lagi untuk disumbangkan pada anak-anak yang tidak memiliki sepatu. Visi inilah yang menjadi dasar dari ide bisnis<em> TOMS</em>.</p>
<p>Memulai sesuatu yang berarti memang bukanlah hal mudah dan membutuhkan konsistensi yang juga tinggi dan dukungan yang penuh. <em>TOMS Shoes</em> selain sebagai bisnis yang profitable tapi juga menyentuh nilai-nilai sosial serta mengajak semua orang untuk ikut serta melakukan nilai-nilai sosial tersebut. Perpaduan antara bisnis dan gerakan sosial ini lah yang membuat <em>TOMS</em> jadi menarik.</p>
<p>Beberapa gerakan sosial yang terjadi di social media di tanah air terbukti telah berhasil dengan baik. Contohnya gerakan <a href="http://www.facebook.com/KoinPeduliPrita" target="_blank">Koin Untuk Keadilan</a>, <a href="http://www.indonesiaberkebun.org/" target="_blank">Indonesia Berkebun</a>, <a href="http://akademiberbagi.org/" target="_blank">Akademi Berbagi</a>, dan lain sebagainya. Walaupun dari poin keberlangsungannya membutuhkan effort yang cukup besar (karena bersifat non-profit) namun gerakan-gerakan tersebut terbukti bisa jalan dengan baik.</p>
<p>Start something that matters itu tidak harus sesuatu yang susah, namun bisa dimulai dari hal-hal keseharian seperti misalnya mengoreksi hal-hal keseharian yang sebenarnya salah namun jadi kelihatan seperti benar karena tidak pernah ada yang dengan sadar memberitahu. Contohnya <em>Gerakan Indonesia Berkebun</em> yang menyebarkan semangat positif untuk lebih peduli kepada lingkungan dan perkotaan.</p>
<p>Dengan alasan tidak ingin mencampuri urusan orang lain, kita semua sudah banyak bersikap acuh yang berakibat banyaknya hal-hal yang salah jadi terpelihara puluhan tahun sehingga menjadi norma-norma baru yang diyakini kebenarannya. Kita tidak pernah dengan sungguh-sungguh menegur orang-orang yang melakukan korupsi berpuluh-puluh tahun sehingga akhirnya jika kita tidak melakukan korupsi jadi dianggap bodoh. Kita tidak pernah dengan sungguh-sungguh melarang pengendara motor untuk jalan melawan arus sebagai usaha mencari jalan terpendek, sehingga jika ada pengendara motor yang tidak melakukannya dianggap bodoh. Kita tidak pernah dengan sungguh-sungguh melarang orang merokok diruangan tertutup sehingga akan langsung melempem ketika di counter-back dengan alasan hak asasi manusia. Dan masih banyak lainnya.</p>
<p>Mulailah dari hal yang kecil, mulailah dari lingkungan disekitar Anda sebagai awal perjalan untuk membuat sesuatu yang lebih baik nantinya. Let start something that matters, and spread it <img src='http://bangwin.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>foto: <a href="http://www.ianandwendy.com/" target="_blank">Ian &amp; Wendy</a></em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2013/01/start-something-that-matters/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I&#8217;m A HootSuite Pro Solution Partner</title>
		<link>http://bangwin.net/2013/01/im-a-hootsuite-pro-solution-partner/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2013/01/im-a-hootsuite-pro-solution-partner/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jan 2013 09:09:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[HootSuite]]></category>
		<category><![CDATA[HootSuite Pro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2033</guid>
		<description><![CDATA[I am proud to announce that I&#8217;m now a HootSuite Pro Solution Partner. HootSuite is a social media management system for businesses and organizations to collaboratively execute campaigns across multiple social networks from one secure, web-based dashboard. Key social network integrations include Facebook, Twitter, LinkedIn, and Google+, plus a suite of social content apps for [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hootsuite.com/p_9913?d=upgrade" target="_blank"><img alt="" src="http://library.hootsuite.com/Portals/125827/images/badge-pro_partner_large.png?1330456531.1496" /></a></p>
<p>I am proud to announce that I&#8217;m now a HootSuite Pro Solution Partner.</p>
<p>HootSuite is a social media management system for businesses and organizations to collaboratively execute campaigns across multiple social networks from one secure, web-based dashboard. Key social network integrations include Facebook, Twitter, LinkedIn, and Google+, plus a suite of social content apps for YouTube, Flickr, Instagram, Yammer, Tumblr and more.</p>
<p>In 2012 HootSuite hit 5 million users, including 79 of the Fortune 100 companies. Along with HootSuite’s web platform, 20% of users access the dashboard through their mobiles including iPhone, Android, Blackberry and iPad. HootSuite also offers localized versions of their dashboard in six languages &#8211; English, French, Italian, Japanese, Spanish and Portuguese.</p>
<p><strong>There are many benefits to HootSuite Pro</strong></p>
<p><strong>Engage:</strong> Optimize your audience engagement by creating search streams, scheduling messages and monitoring all of your social network profiles from one customizable web and mobile dashboard.</p>
<p><strong>Collaborate:</strong> Invite clients and colleagues to participate in your social media management. Assign messages for follow up and share streams, helping you increase efficiency.</p>
<p><strong>Analyze:</strong> Measure your efforts using over 40 social analytics modules to build and share custom reports. Or select from one of our pre-made templates for quick and easy reporting.</p>
<p><strong>Secure:</strong> Share access with team members without compromising security. The team permission levels and advanced sharing options ensure you remain in control of your valuable social profiles and accounts.</p>
<p><a href="http://hootsuite.com/p_9913?d=upgrade" target="_blank">Sign up for a 30-day free trial of HootSuite Pro now!</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2013/01/im-a-hootsuite-pro-solution-partner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1 Click Away</title>
		<link>http://bangwin.net/2012/11/1-click-away/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2012/11/1-click-away/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2012 02:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Andy Grove]]></category>
		<category><![CDATA[Competition]]></category>
		<category><![CDATA[Only the Paranoid Survive]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2018</guid>
		<description><![CDATA[Konsekuensi yang tidak bisa dihindari ketika Anda menjalankan sebuah usaha berbasis internet adalah kecenderungan zero loyalty pada pengguna. Hanya ada dua pilihan, menjadi yang terbaik atau mundur, daripada Anda hanya membuang-buang waktu dan biaya pada akhirnya. Andy Grove, CEO dari Intel pernah membuat statement yang berbunyi &#8220;Only the Paranoid Survive&#8221; yang banyak dijadikan acuan bagi [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Konsekuensi yang tidak bisa dihindari ketika Anda menjalankan sebuah usaha berbasis internet adalah kecenderungan zero loyalty pada pengguna. Hanya ada dua pilihan, menjadi yang terbaik atau mundur, daripada Anda hanya membuang-buang waktu dan biaya pada akhirnya.</p>
<p><em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Andrew_Grove" target="_blank">Andy Grove</a></em>, CEO dari Intel pernah membuat statement yang berbunyi <strong>&#8220;Only the Paranoid Survive&#8221;</strong> yang banyak dijadikan acuan bagi perusahaan-perusahaan agar mereka bisa survive (statement ini akhirnya menjadi salah satu judul buku oleh <em>Andy Grove</em>).</p>
<p>Pada jaman dimana setiap individu makin banyak yang terkoneksi satu sama lain, statement tersebut jadi semakin relevan karena jarak antara perusahaan/produk/layanan Anda dengan kompetitor adalah hanya 1 click away, begitu perusahaan/produk/layanan kompetitor lebih baik maka pindahlah semua&#8230;.just like that.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2012/11/1-click-away/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>If You Have Willpower Then Everything Is Possible</title>
		<link>http://bangwin.net/2012/11/if-you-have-willpower-then-everything-is-possible/</link>
		<comments>http://bangwin.net/2012/11/if-you-have-willpower-then-everything-is-possible/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2012 05:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Panyee FC]]></category>
		<category><![CDATA[Willpower]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangwin.net/?p=2007</guid>
		<description><![CDATA[This film is based on a true story. In 1986 a football team that lived on a little island in the south of Thailand called &#8220;Koh Panyee&#8221;. It&#8217;s a floating village in the middle of the sea that has not an inch of soil. The kids here loved to watch football but had nowhere to [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>This film is based on a true story. In 1986 a football team that lived on a little island in the south of Thailand called &#8220;Koh Panyee&#8221;. It&#8217;s a floating village in the middle of the sea that has not an inch of soil. The kids here loved to watch football but had nowhere to play or practice. But they didn&#8217;t let that stop them. They challenged the norm and have become a great inspiration for new generations on the island.</p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/jU4oA3kkAWU?rel=0" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangwin.net/2012/11/if-you-have-willpower-then-everything-is-possible/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
