Salah seorang rekan kerja saat saya masih bekerja di Yahoo! Singapore, mas Aloysius Heriyanto, sore ini mengirimkan message lewat akun Linkedin saya yang cukup memberikan spirit. Begini bunyinya:

Analogi Ronin untuk part-timer ini cukup menarik, karena terus terang saya tidak kepikiran sampai saya menerima pesan dari mas Heri ini dan sejenak merenungkannya. Well yes, being self-employed + part-timer is just like a Ronin compare to Samurai in the sense of we’re not working for someone. Tapi dilain pihak ada poin-poin yang membuat kita harus lebih disiplin dan bekerja lebih cerdas dibandingkan menjadi seorang samurai yang mengabdi pada salah seorang junjungan dan hidup ditanggung

Apakah lebih nyaman? tergantung dari sudut mana kita memandangnya, yang pasti semua ada di tangan kita, sehingga ada satu kata dalam messagenya mas Heri yang menjadi kata kunci, yaitu Independensi, ketidak tergantungan yang terus terang juga bisa diperdebatkan at some point ya.

Thank you mas Heri, terima kasih sudah menjadi teman bertukar pikiran yang asik. Mudah-mudahan bisa tetap seperti ini ya.