Digital Tsunami


Judul diatas saya ambil dari judul acara ngobrol-ngobrol di acara Obsat yang malam tadi baru saja berakhir. Judul lengkapnya adalah “Digital Tsunami: The Media Company Challenges“ yang diprakarsai oleh mas Yuswohady, penulis buku-buku yang berorientasi marketing dimana ia mengundang para tokoh dibidang media yang cukup terkenal antara lain Petty Fatimah (Chief Editor & Chief Community Officer majalah Femina), Kemal Gani (majalah SWA), Kris Moewanto (Jawa Pos), Edi Taslim (Kompas.com), dan juga praktisi konsultan brand yang menerbitkan buku berjudul Brand Gardener, mas Handoko, dan juga saya pun diajak ikutan naik panggung pula oleh mas Yuswohady.

Dari pembicara yang dihadirkan oleh mas Yuswohady ini, akhirnya kita bisa melihat bagaimana sebuah media mencoba bereksperimen untuk mendapatkan formulasi yang tepat agar media mereka bisa tetap survive ditengah mulai maraknya penggunaan media digital. Salah satu penanya diakhir acara sempat menyebutkan bahwa penggunaan istilah Tsunami Digital agak terlalu berlebihan karena dari dulu sudah banyak media berbasis social media yang sudah jalan dan sepertinya tidak ada sesuatu yang heboh yang terjadi. Ya saya pribadi berpendapat kita semua memang harus melihat dari point of view yang berbeda untuk bisa memahami apa yang ditakuti oleh teman-teman media tersebut.

Satu hal yang mungkin perlu difahami, pada saat media digital itu memiliki varian yang banyak, maka kontenlah yang akan jadi pengikatnya. Eksperimentasi dengan komunitas yang dilakukan oleh Femina mungkin cocok dengan bisnis yang hendak dijalankan oleh mereka tapi belum tentu akan berhasil bila diterapkan di Jawa Pos misalnya, sehingga tidak ada lagi salah dan benar bahkan jika ada satu media yang berhasil membuktikannya. Karena apa yang benar buat satu media belum tentu bisa dijalankan di media lainnya.

Kegamangan teman-teman media karena masuknya digital media ke masyarakat sangat bisa dimengerti. Yang perlu dipikirkan lebih lanjut adalah bagaimana media-media tersebut beradaptasi secara perlahan dan ikut mematangkan kedewasaan ber digital media di negera ini 🙂

foto: @pasarsapi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s