Apa yang salah dengan Bali?


Mungkin bagi travelers,  mempertanyakan Bali sebagai tujuan wisata di Indonesia adalah hal yang jarang terjadi. Bali sudah lama mendunia. Saya ingat saat saya masih duduk dibangku SMP dan mendapatkan kesempatan untuk jalan-jalan ke Amerika Serikat, banyak orang lokal yang tidak tahu keberadaan Indonesia sebagai sebuah negara. Namun begitu kita menyebut Bali….deeeeng!! Langsung ring-a-bell. Alhasil kita “merelakan” waktu kita untuk menjelaskan dimana posisi Indonesia dan apa hubungan Bali dengan Indonesia.

Apa yang salah dengan Bali? Menurut saya Bali sebagai garda depan industri pariwisata Indonesia tidak cukup memberikan contoh yang bisa ditiru daerah-daerah lain yang memiliki potensi serupa. Mengapa demikian? Banyak infrastruktur yang tumbuh secara serampangan sehingga membuat Bali selain tentunya sudah terkenal jadi terlihat gamang dan tidak siap akan pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh industri pariwisata.

Sewaktu tiba di Bali dua hari lalu, kami disambut oleh kesemrawutan luar biasa karena pembangunan terminal baru di bandara Ngurah Rai. Well, saya yakin banyak orang setuju dengan pendapat yang bilang bahwa bandara adalah wajah bangsa karena sifat first impression yang dimilikinya. Berdasarkan keterangan supir jemputan yang kami sewa, perluasan bandara Ngurah Rai ini akan selesai kira-kira dalam satu tahun lagi.

Masalah klasik yang ada di Bali adalah sama dengan daerah-daerah lain di Indonesia, yaitu lemahnya penegakan hukum yang membuat segala sesuatu jadi halal dilakukan. Mulai dari hal-hal sederhana seperti menggunakan helm bagi pengendara motor sampai dengan ijin mendirikan bangunan.

Apa yang salah dengan Bali? Bagaimana menurut Anda?

Catatan: Tulisan ini dibuat pada saat saya dan keluarga menjalani liburan ke Bali, pada tanggal 7 – 10 Juni 2013

Iklan

3 pemikiran pada “Apa yang salah dengan Bali?

  1. Balik lagi ke manusianya sih bang, seharusnya pembangunannya bisa dipercepat, jika memang tidak bisa seharusnya tidak terlalu mengganggu kenyamanan bagi orang yang tiba di bandara…

    sewaktu mengikuti blogger asean di Solo, saya terinspirasi oleh blogger filipina, dimana mereka mempromosikan pariwisata negaranya via blog, well dengan jumlah blogger di Indonesia yang seabreg, seharusnya bisa membantu menyebarkan informasi tentang Indonesia…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s