Preman Yang Mengaku Pembela Islam


Berita pagi ini sebenarnya adalah hal yang sering kita saksikan yaitu bagaimana sebuah ormas yang saya tidak mengerti bisa tetap diijinkan berjalan mengintimidasi orang lain secara terang-terangan dimuka publik. Ya betul, acara talkshow yang diadakan oleh TVOne dengan nara sumber sosiolog dari Universitas Indonesia bapak Profesor Tamrin Amal Tomagola dan juru bicara Forum Pembela Islam (FPI) Munarman berakhir dengan penyiraman muka pak Profesor oleh Munarman karena emosi. Silahkan simak videonya dibawah ini:

Kita tidak perlu mempermasalahkan lagi topik perbincangan yang mereka perdebatkan karena hampir seluruh penonton acara talkshow ini menyayangkan perilaku dari Munarman. Dibutuhkan tingkat kedewasaan, kematangan dan kecerdasan yang cukup untuk bisa berdiskusi, dan melihat perilaku Munarman ya jelas kita tidak melihat kualitas tersebut. Sebagai juru bicara ormas tentu saja hal ini merugikan bagi keberadaan ormas tersebut dimata masyarakat, namun keliatannya hal ini tidak dipedulikan oleh Munarman dengan mengeluarkan pernyataan ini.

Profesor Tamrin sendiri menyatakan tidak akan membalas tindakan Munarman ini, sehingga membuat posisi Munarman beserta ormas yang diwakilinya semakin jadi bulan-bulanan masyarakat di dunia maya.

Pasca peristiwa ini saya pribadi ingin melihat apakah hukum yang katanya dijalankan di negara kita ini bisa berjalan. Walaupun Profesor Tamrin bilang biarlah masyarakat menilai yang artinya beliau tahu benar bahwa masyarakat akan bisa menilai sendiri siapa yang salah, namun saya pikir yang dirugikan bukan hanya dirinya. Pihak penyelenggara pun harus bertanggung jawab karena menyelenggarakan sebuah acara yang menampilkan tindakan tidak menyenangkan ke muka publik tanpa ada tindakan apapun. Dan yang paling penting masyarakat saya pikir bisa mengadukan Munarman karena melihat tindakan yang tidak pantas dilakukan dalam berdiskusi dengan alasan apapun.

Pertanyaan saya sederhana…sebagai umat Islam saya tidak pernah tahu agama saya membolehkan tindakan seperti itu dilakukan (apalagi terhadap orang tua). Sehingga apakah masih relevan jika ormas tersebut mengaku pembela Islam? Sedangkan akhlaknya sendiri tidak mencerminkan keislamannya.

Bagaimana menurut Anda?

Iklan

Satu pemikiran pada “Preman Yang Mengaku Pembela Islam

  1. Sedih mengetahui hal ini… semoga nga diikuti oleh orang lain…

    Mengkutip kata Confucius:

    Seorang pemuda harus berbakti pada orang tua ketika berada di rumah, menghormati saudaranya yang lebih tua ketika berada di luar rumah; menjaga tingkah laku jujur dalam perkataan; mencintai semua orang dan menjalin persahabatan dengan orang-orang yang baik – Confucius

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s