Revolusi Waktu dan Ruang Kerja


Bagi Anda yang bekerja di kota sepadat Jakarta tentunya tidak perlu dijelaskan lagi apa yang membuat kota ini belum bisa disebut sebagai kota yang nyaman untuk dijadikan tempat bekerja, namun yang ingin saya angkat di sini adalah bagaimana teknologi membuat kemungkinan terjadinya revolusi waktu dan ruang kerja dalam keseluruhan industri.

Internet akan jadi tulang punggung dunia industri, walaupun pada saat ini masih banyak perusahaan yang belum secara optimal menggunakannya. Dan dengan internet ini pula maka sebenarnya sedikit demi sedikit permasalahan “bekerja di Jakarta” bisa teratasi. Bagaimana tepatnya internet jadi solusi? Saya akan coba paparkan di bawah.

Ada 2 permasalahan utama bekerja di Jakarta, pertama adalah optimalisasi waktu kerja. Hal ini tidak akan bisa tercapai jika untuk mencapai tempat kerja (belum untuk meeting di luar kantor) kita harus merelakan 2-3 jam, terutama ini diperkuat juga oleh pindahnya domisili para pekerja/profesional ke suburb. Kedua, fatigue (kelelahan) yang merupakan dampak dari faktor pertama. Unsur fatigue ini yang memunculkan perasaan tidak nyaman dalam bekerja yang akhirnya membuat pekerjaan tidak bisa dikerjakan secara optimum.

Kondisi transportasi dan regulasi pun sepertinya tidak bisa diharapkan sehingga internet yang tadinya (dan masih sampai sekarang) dianggap sebagai tempat ‘bermain’ (dengan istilah ‘main internetan’-nya) bisa jadi solusi.

Bisa dibilang pada saat ini hampir semua perusahaan sudah menggunakan email sebagai pengganti surat-menyurat, dan ini adalah contoh penetrasi internet

Tentunya ada beberapa perubahan pada habit bekerja di perusahaan yang harus mulai di-enforce bila kita ingin mendapatkan solusi tersebut di atas, yaitu:

  1. Mulailah dari berhenti menganggap internet sebagai ‘arena bermain’ karena internet sudah dijadikan platform kerja oleh banyak sekali aplikasi pekerjaan yang serius.
  2. Kurangi ketergantungan dari persepsi bekerja itu harus ‘kelihatan’ atau visible. Persepsi seperti ini yang membuat para pekerja berlomba-lomba menuju kantor untuk mengejar absen.
  3. Mulailah kultur online meeting, sehingga bisa mengurangi pemborosan waktu dan biaya + energi. Jangan membayangkan teknologi yang tinggi-tinggi dulu, simple voice conference saja sampai nantinya tinggal diputuskan untuk di-upgrade ke teknologi selanjutnya.

Dengan memulai 3 langkah di atas dan membiasakannya maka bisa dikatakan perusahaan Anda mulai melepaskan diri dari ketergantungan dari bekerja dengan tatap-muka tanpa harus kehilangan sense dari bekerja bersama-sama dalam sebuah kantor. Dan bayangkan jika klien Anda pun sudah terbiasa dengan sistem ini, tentunya akan lebih mudah mengajak mereka untuk ‘online meeting’ ataupun memberikan mereka ‘online presentation’. :-)

Bagaimana menurut Anda?

*Tulisan ini juga bisa Anda baca di kolom saya Dailyssimo – Dailysocial

Foto: Laptop

Iklan

Satu pemikiran pada “Revolusi Waktu dan Ruang Kerja

  1. Betul sekali bang, apalagi saat ini banjir juga menjadi ancaman, nga tanggung-tanggung bisa seharian kita terjebak di Jakarta.

    Ya kedepan semua bisa dilakukan secara online selama infrastrukturnya memadai 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s