Mulai Berakhirnya Masa Gratisan di Facebook


Jika Anda pengguna Facebook yang setia maka Anda akan mendapati bahwa semenjak Facebook mulai menjual sahamnya di lantai bursa, maka satu persatu fitur iklan bermunculan. Pasti Anda aware dengan adanya suggested post yang muncul di Timeline kita, lalu aktifnya kolom-kolom iklan yang ada di samping, dan lain sebagainya. Kali ini Facebook kembali akan melakukan perubahan lagi, dan kali ini perubahannya mulai mempengaruhi aktivitas engagement.

Facebook akan membatasi organic reach pada Facebook Page (FB Page) sampai dengan sebesar 1%-2%. Dan ini akan langsung berimbas pada FB Page yang dimiliki oleh brand-brand besar seperti Nike yang sudah mengeluarkan banyak expenses untuk bermacam aktivitas untuk mengelola  lebih dari 16 juta Facebook likes yang mereka miliki. Bayangkan dari 16 juta likes (organic reach) akan turun hingga hanya akan sebesar 160.000 likes.

Ya 160.000 likes masih kelihatan cukup besar ya, bagaimana dengan bisnis-bisnis lokal yang jumlah likesnya memang kecil karena ya coveragenya juga cuman lokal seperti misalnya Bakmi Buncit yang berlokasi di dekat rumah saya. Mereka baru memiliki sekitar 300an likes pada FB Page mereka. Nah coba hitung 1% atau 2% nya berapa banyak tuh. Kalau hitungan tersebut strik diberlakukan ke semua FB Page maka bisnis-bisnis kecil jadi bisa dibilang percuma menggunakan FB Page.

Lalu apakah ada alasan khusus mengapa Facebook memberlakukan pembatasan organic reach pada FB Page? Kelihatannya sih masih dengan alasan yang sama dengan yang membuat Facebook jadi keliatan lebih aktif “mencari uang”, yaitu tekanan untuk membuahkan profit secepatnya dan sebesar-besarnya oleh dewan kepemilikan Facebook yang tidak lagi hanya digawangi oleh Mark Zuckerberg seorang setelah go public. Dengan memberlakukan pembatasan tersebut maka Facebook kelihatannya ingin mendorong agar semua brand yang selama ini menggunakan FB Page untuk berpromosi mulai membeli Facebook Ads untuk memperlebar dan memperdalam reach mereka di FB Page. Ini sekilas kelihatan seperti Facebook sedang “menyandera” operasional para brand di FB Page dan meminta uang tebusan agar reachnya bisa di “bebaskan”.

Melempar saham ke publik pada saat perusahaan sedang sehat dan memiliki prospek cerah memang cara yang paling keren untuk bisa mendapatkan dana untuk mendevelop perusahaan/produk lebih lanjut. Ini sangat ideal bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki karakter murni menjual jasa atau produk/barang, dengan kata lain mereka memutar roda bisnis berdasarkan supply & demand. Nah bagi perusahaan yang nature nya adalah dibangun berdasarkan aktivitas komunitas seperti Facebook, pembatasan jumlah organic reach ini akan sangat menyebalkan, untungnya menurut sumber-sumber orang dalam menyebutkan bahwa ini hanya berlaku pada entitas yang menggunakan Facebook sebagai promotional tools, ya tentunya menggunakan FB Page ya.

Kita boleh kesal dengan keputusan Facebook ini, namun nature mereka sebagai perusahaan publik berbasis bisnis ya harus menghasilkan keuntungan suka atau tidak suka. Dan sebagai pengguna kita harus menerimanya atau ya pindah. Alternatif pilihan lain ya menggunakan jejaring sosial yang memiliki karakter paling mendekati, yaitu Google Plus, yang saya pikir dengan kondisi dukungan seluruh perusahaan induknya, yaitu Google akan jadi makin solid dan cukup robust.

Foto: Mashable

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s