Mengapa Kita Perlu Membuat Kisah Sukses?


Why we need to create a success stories? Even it’s not for us?

Berapa banyak dari kalian yang sudah membangun startup ataupun bisnis lalu mulai tersendat karena kurangnya minat dari potential users? Saya yakin banyak ya? Well menjalankan sebuah bisnis bukan hanya butuh jasa atau produk yang baik saja tapi juga butuh “memberitahu” ke semua orang tentang jasa/produk kalian. Apakah cukup sampai disitu saja? Dengan yakin saya bisa bilang “Belum Cukup!”.

Tidak cukup hanya dengan membuat orang-orang mendengar bahwa kita bikin startup. Tidak cukup hanya dengan memasang iklan di media agar-agar orang tahu bahwa jasa/produk yang kita tawarkan itu keren. Yang dibutuhkan adalah orang-orang mendapatkan pengalaman dengan jasa/produk kita sehingga mereka tidak hanya tahu tapi juga experience it. Dengan begitu mereka akan senang dan secara otomatis mereka akan jadi evangelist untuk startup/usaha kita.

Kemarin saya sempat bertemu dengan teman saya Dedy Ong dan kami bertukar cerita tentang pengalaman masing-masing dalam menjalankan bisnis sendiri. Dedy sendiri adalah sosok geek yang memang punya kemampuan membangun solusi untuk ecommerce dengan baik dan bisnisnya adalah konsultan dan penyedia solusi untuk kebutuhan ecommerce. Sedangkan saya sendiri seperti yang kalian tahu adalah seorang konsultan social media dan online business. Problem yang dihadapi oleh Dedy adalah bagaimana sebuah bisnis bisa diketahui banyak orang dan terkonversi jadi pelanggan.

Bagi saya pribadi problem yang dihadapi oleh Dedy itu bisa diselesaikan dengan cara memberikan pengalaman yang baik bagi semua orang terutama calon-calon pelanggan, problemnya memang bagaimana membuat orang bisa merasakan pengalaman tersebut. Beberapa teman saya yang punya usaha jualan kue-kue kering jadi sangat terkenal lalu permintaannya jadi tinggi disebabkan karena ia rajin memberikan sample kue kering buatannya ke orang-orang yang bisa menyebarkan berita, sehingga pengalaman menikmati kue teman saya ini dengan cepat tersebar kemana-mana dan lalu mengundang permintaan.

Ya tentu saja bisnis makanan tidak bisa disamakan dengan bisnis let say….jualan layanan ecommerce, namun tetap saja “memberikan pengalaman baik” itu jadi sebuah jaminan bagi pelaku usaha agar bisnisnya bisa maju (jualannya laku). Membangun brand dan juga membangun portfolio + pengalaman baik dari pengguna akan jadi satu paket cerita sukses yang akan mendorong popularitas bisnis kalian dimasa depan. Dan kadang semuanya harus dibangun dengan berinvestasi diawal contohnya membuat sample good case utk real bisnis, walaupun bisnis tersebut bukanlah bisnis kita.

Foto: Sinesy Trade

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s