Napak Tilas Singkat Online Gaming di Indonesia


Online Gaming

Beberapa saat lalu saya terlibat dalam percakapan dengan beberapa orang teman mengenai online game yang akhirnya melebar kearah perbincangan mengenai bagaimana online gaming ini bisa populer terutama di Asia Tenggara dan Indonesia khususnya.

Saya ingat dijaman ketersediaan internet masih tidak seluas sekarang (90an), peranan warung internet (warnet) di Indonesia sangatlah penting untuk bisa akses ke internet. Dan biasanya karena struktur jaringan komputer di warnet cukup memungkinkan untuk digunakan untuk network game, maka warnet-warnet tersebut juga digunakan sebagai network/online game center juga. Mulai dari game klasik Counter Strike sampai dengan Ragnarok membuat fungsi warnet sedikit demi sedikit bergeser ke arah full game center karena jika dilihat dari revenue pun fungsi mereka sebagai game center lah yang lebih menopang keberlangsungan bisnis penyewaan komputer tersebut.

Pada saat yang sama bermunculan pertandingan atau kompetisi game yang spesifik misalnya pertandingan Counter Strike. Maraknya pertandingan-pertandingan serupa membuat terbentuknya club-club gamers yang dibentuk berdasarkan tempat mereka berkumpul, yang tidak lain adalah game center. Tidak jarang justru game center yang jadi sponsor para club/team yang terbentuk tersebut untuk maju ke kompetisi-kompetisi game tersebut. Benar-benar era 90an sampai dengan awal 2000an adalah surga bagi penggemar network game di Indonesia.

Pertengahan 2007, mulailah era booming online gaming yang ikut dalam boomingnya social network juga. Facebook menjadi platform penting dimana dengan menggunakan platform mereka Zynga sebuah perusahaan game mengeruk kesuksesan luar biasa dengan online game yang running di platform Facebook seperti misalnya Farmville. Berjuta-juta orang terbius dengan Farmville, dan para sponsor masuk dalam pola bisnis yang dikembangkan dalam permainan ini. Pola yang serupa dengan apa yang dilakukan oleh Second Life di jaman dulu. Anda bisa melihat banyak online game yang bermunculan yang menggunakan model bisnis serupa dengan apa yang dilakukan oleh Zynga ini.

Online game ini sepertinya jadi ikut menjembatani hampir semua kemungkinan game yang tadinya hanya bisa dilakukan secara online menjadi bisa pula dilakukan lewat online. Dari mulai game yang bersifat strategis misalnya Imperia Online sampai dengan online gambling yang salah satunya sempat cermati permainan poker kebetulan versi poker Indonesia nya bisa anda lihat sendiri.

Bagaimana secara bisnis online gaming di Indonesia, pada tahun 2013 pemasukkan yang didapat dari online gaming ini sendiri sudah mencapai angka USD 190 juta. Angka ini menurut Eva Mulawati, Managing Director PT. Megaxus Infotech, adalah pertumbuhan sebesar 35% dari tahun sebelumnya (Republika-29 Januari 2014)

Eva mengatakan juga bahwa komposisi gamer online di Indonesia masih didominasi oleh PC gamer. Ia menuturkan, pemain game online yang menggunakan perangkat mobile baru mencapai 20% dari seluruh pemain game online di Indonesia, sedangkan yang menggunakan PC berjumlah di antara 70% – 80%. Ini menunjukkan bahwa potensi pengembangan pasar game online masih terbuka cukup luas.

Bagaimana? Tertarik untuk terjun di dunia online game?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s