Menjalankan Startup Itu Sama Dengan Membesarkan Anak


Product Planning

Bagi Anda yang sudah punya anak saya yakin Anda tahu bagaimana rasanya membesarkan anak dari mulai kita tahu pencernaannya hanya sebesar kacang tanah dengan requirement yang sangat sederhana sampai dengan ia tumbuh menjadi toddler yang lucu. Ada tahapan yang harus kita lalui satu persatu sampai si anak nantinya mulai bisa mandiri dan tahapan-tahapan tersebut tidak bisa kita skip untuk alasan apapun. Saya ingin menggunakan analogi membesarkan anak untuk menjelaskan bagaimana pentingnya sebuah proses tumbuh bagi sebuah startup sebelum mencapai tahapan monetisasi.

Seperti yang mungkin juga Anda ketahui bahwa banyak enterpreneur-enterpreneur handal yang mampu membuat produk keren dan memiliki visi jauh kedepan. Namun visi adalah tinggal visi jika si produk tidak diperlakukan selayaknya untuk tumbuh sebelum ia di abuse untuk mendapatkan keuntungan. Jika ini yang dilakukan maka si produk akan sama seperti seorang pesakitan yang hidupnya tergantung dari alat pendukung hidup.

Saya ambil contoh, Twitter, microblogging platform nomer satu di dunia ini memakan waktu yang cukup lama sampai mereka mulai memonetisasi produknya. Begitu juga produk-produk seperti Path, Facebook, dan lain-lain. Pada intinya mereka menunggu dan melalui proses tumbuh produk mereka sehingga sampai di satu titik masuk kedalam fase “layak jual”.

Kompleksitas membangun produk sendiri untuk dijual dibandingkan menjual produk yang sudah jadi memang dua kali lebih tinggi karena ada proses produksi dan penyempurnaan produk itu tadi yang akan memaksa pemilik produk untuk menunggu, namun itulah konsekuensi memiliki produk sendiri. Lalu apa yang terjadi jika sebuah pemilik tidak mau menunggu proses tumbuh-kembang produk serta ingin langsung “menjual”nya? Either produknya tidak cukup menarik untuk pasar atau bermunculanlah masalah pada produk mereka. Dan jika ini yang terjadi artinya sia-sia lah usaha yang dirintis dari awal.

Kira-kira begitu pemikiran saya. Mungkin ada pendapat lain?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s