Big Data? Binatang Apa itu?


big data

Kemarin saya berkesempatan untuk menghadiri sebuah acara yang namanya The 1st International Big Data Week 2015 atau ya kita sebut saja Big Data Week. Acara ini terselenggara atas kerjasama Mediatrac dan Telkom Indonesia. Acaranya sendiri terdiri dari 3 segmen yaitu diawali dengan Hardware Hackathon, lalu Conference & Exhibition serta diakhiri dengan Executive Cocktail. Saya sendiri hanya mengikuti Conference & Exhibition nya saja, dan itu saja cukup membuat mata saya terbuka lebar dengan berbagai oportuniti yang muncul.

Sebagai seorang yang memiliki ketertarikan khusus pada pengolahan data, maka saya melihat tantangan bagi industri big data saat ini terutama di dalam negeri adalah membentuk pasar. Dan saya melihat kecenderungan yang sama terjadi 2-3 tahun yang silam pada dunia online dan social media, yaitu pemahaman terhadap definisi big data itu sendiri. Entri awal untuk pembentukan pasar adalah pemerataan knowledge, dimana yang saya dapati masih banyak orang yang memandang big data sebagai sesuatu yang tak terjangkau, dan inilah barrier utama untuk masuk lebih dalam. Oleh karena itu dalam tulisan saya kali ini saya ingin sedikit mengupas tentang pengertian tentang apa itu big data dengan penjelasan-penjelasan yang sederhana.

Terminologi Big Data memang akhir-akhir ini makin sering kita dengar dimana-mana, online maupun offline, dan tidak hanya yang berhubungan dengan komputer saja. Sebetulnya pengertian Big Data itu sendiri bukanlah hal yang rumit, namun hype yang muncul disekitarnya seringkali membuat kita jadi kebingungan. Mari kita telaah sedikit.

Apa sih Big Data?

Data dalam terminologi IT memiliki pengertian sesederhana data yang tersimpan dalam komputer perusahaan Anda. Pada saat istilah Big Data jadi populer maka kini data yang ada didalam komputer perusahaan Anda tersebut jadi disebut Big Data, dan pengertiannya meliputi sampai dengan tiap-tiap data tentang organisasi yang tersimpan sampai saat ini. Termasuk data-data yang tersimpan di cloud dan bahkan bookmarked URL yang tersimpan pada browser. Perusahaan Anda mungkin saja belum mendigitalisasi data mereka. Anda bisa jadi belum menstrukturisasi semua data tersebut. Namun demikian semua data-data berbentuk digital, dokumen, terstruktur ataupun belum terstruktur pada perusahaan Anda saat ini disebut dengan Big Data.

Secara singkat pengertian Big Data itu adalah seluruh data, apakah sudah dikategorisasi maupun belum, ada di server maka secara kolektif akan disebut BIG DATA. Seluruh data tersebut bisa digunakan untuk mendapatkan hasil yang bermacam-macam menggunakan beragam tipe analisis. Bukan berati semua analisis akan menggunakan seluruh data. Setiap analisis akan menggunakan bagian dari Big Data untuk menghasilkan kesimpulan dan prediksi yang dibutuhkan.

Esensi dari Big Data adalah data yang dianalisis untuk mendapatkan hasil yang bisa digunakan untuk memprediksi dan juga untuk keperluan-keperluan lainnya. Saat kita menggunakan terminologi Big Data maka perusahaan atau organisasi Anda akan langsung dihubungkan dengan teknologi informasi tingkat tinggi untuk bisa mendapatkan hasil yang berbeda-beda menggunakan data yang sama yang disimpan secara sengaja selama bertahun-tahun.

Seberapa besar Big Data?

Secara esensi seluruh data yang dikumpulkan bisa disebut dengan Big Data, namun banyak periset yang setuju bahwa Big Data itu tidak bisa dimanipulasi menggunakan spreadsheet ataupun aplikasi-aplikasi manajemen database biasa, namun menurut saya pribadi data yang ada pada sebuah organisasi, besar maupun kecil, terorganisasi ataupun tidak adalah data yang memang diperuntukkan untuk organisasi tersebut sehingga organisai tersebutlah yang bisa memilih alat maupun metode yang diinginkan untuk menganalisis data tersebut.

Biasanya, untuk menganalisis data, dibuatlah data set yang berbeda-beda berdasarkan persamaan kategori sehingga proses analisisnya jadi lebih mudah. Dalam hal Big Data, tidak ada keharusan untuk membuat data set untuk proses analisisnya. Sudah tersedia beragam tools yang bisa membantu menganalisis Big Data terlepas dari seberapa besar data tersebut.

Ada dua statement penting yang disinggung dalam buku “Big Data” karya Jimmy Guterman:

Big Data: when the size and performance requirements for data management become significant design and decision factors for implementing a data management and analysis system.”

dan

“For some organizations, facing hundreds of gigabytes of data for the first time may trigger a need to reconsider data management options. For others, it may take tens or hundreds of terabytes before data size becomes a significant consideration.”

Dan kini Anda bisa melihat bahwa volume dan analisis adalah bagian penting dalam Big Data.

Begitulah kira penjelasan secara sederhana (walaupun mungkin bagi sebagian orang masih belum cukup sederhana sih) tentang Big Data.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s