Pentingnya Mengenal Kebiasaan Pembeli dalam Menjual Barang Secara Online


online shopping

Belanja online? Pasti banyak dari kita yang sudah biasa untuk melakukannya ya. Namun apakah Anda masih ingat kapan Anda mulai mencoba belanja online, dan apa yang akhirnya membuat Anda mau dan berani untuk melakukan belanja online? Belanja online itu tidak semudah kita belanja langsung di toko, dimana secara mentalitas harus ikut dipersiapkan juga. Yuk kita obrolin pada kesempatan ini.

Kendala utama: Kepercayaan

Kendala yang membuat orang untuk mau berbelanja online adalah kepercayaan terhadap sistem jual beli yang diterapkan. Kita tahu bahwa negara kita pernah ditahbiskan sebagai salah satu negara dimana para pelaku fraud kartu kredit tidak terlalu takut dikejar-kejar, oleh karena itu berbelanja online dengan mengandalkan hanya dengan kartu kredit sebagai sistem pembayarannya akan hanya jadi etalase showcase produk dimana sulit untuk meneruskannya ke transaksi yang justru seharusnya jadi tujuan utama dari pembukaan toko online tersebut. Dengan demikian menurut saya opsi pembayaran harus jadi poin perhatian yang utama.

Dalam beberapa tahun lalu beberapa toko online sudah mulai menerapkan solusi pembayaran tambahan dengan bekerjasama dengan bank-bank yang juga mulai membuka layanan pembayaran online mereka (online payment gateway). Bersama-sama dengan toko online, para penyedia online payment gateway ini pun ikut bersama-sama membangun reputasi dan kepercayaan dimasyarakat. Eits tidak itu saja, telco sebagai penyedia jaringan internet pun mengikuti jejak para institusi perbankan dengan juga merilis payment gateway system yang bisa dipergunakan oleh para toko online guna membuat tokonya bisa lebih dipercaya.

Kebiasaan pembeli

Untuk menarik pembeli agar mau mulai belanja online maka setiap toko online perlu mempelajari kebiasaan membeli dalam berbelanja. Contohnya, jika ingin jualan buku, tentunya si penjual mesti tahu bahwa para pembeli buku itu suka untuk browsing terlebih dahulu sebelum membeli. Oleh karena itu cuplikan tulisan beberapa halaman akan sangat membantu mereka untuk bisa cepat memutuskan pembelian. Contoh lain pada penyuka dunia fashion untuk memutuskan sebuah pembelian produk fashion, idealnya mereka harus merasakan bahan yang digunakan seperti apa, dan bagaimana jatuhnya bahan jika digunakan. Oleh karena itu toko online harus sedapat mungkin bisa memenuhi kebutuhan tersebut sedekat mungkin bahkan. Beberapa toko online dengan sigap mengusahakan agar pembeli tetap tidak kehilangan momen-momen berarti saat mereka memilih produk di toko mereka, misalnya dengan memberikan foto-foto dengan kualitas baik, atau video-video yang berisikan presentasi produk-produk jualan mereka. Bahkan layanan toko online itu bisa sampai menggunakan pembayaran COD (Cash On Delivery), dimana pembeli bisa membayar produk yang mereka beli saat menerima barang tersebut. Hal ini menambah kenyamanan dan kepercayaan berbelanja tentunya. Nah seluruh kondisi ideal akan didapat oleh toko online jika mereka bisa mendekatkan diri pada kebiasaan pembeli.

Bertarung dengan kepercayaan

Kita sudah membahas dua faktor keberhasilan sebuah toko online di market, namun apakah hanya itu? Bagaimana dengan para penjual online yang tidak memiliki toko online sendiri? Apakah mereka tetap bisa mencapai kesuksesan dan membangun kredibilitas mereka sebagai penjual online? Ya tentu saja bisa, Anda tidak perlu harus punya toko online sendiri untuk bisa menjual produk ataupun jasa. Selain toko online kita mengenal layanan online classified ads atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan istilah iklan baris online.

Keuntungan dari menggunakan layanan iklan baris online ini adalah semua kontrol ada di penjual, termasuk sistem penjualan COD pun jadi bisa langsung diterapkan jika si pembeli tidak merasa nyaman dengan transfer.

Penyedia iklan baris online yang sering saya gunakan adalah OLX yang dulunya mungkin kita kenal dengan nama TokoBagus.com. Setelah Berniaga.com bergabung dengan OLX maka praktis OLX menjadi satu-satunya penyedia iklan baris online di Indonesia. Di OLX ini secara tidak langsung semua penjual dan pembeli bisa bertemu namun transaksi tidak harus melalui OLX, tapi bisa dilakukan secara langsung antara penjual dan pembeli (Anda dimungkinkan untuk melakukan sistem pembayaran COD secara default di sini). Faktor inilah yang membuat belanja di iklan baris online itu jauh lebih fleksibel serta bagi para penjualnya bisa lebih bebas juga untuk membangun reputasi mereka masing-masing.

Nah sekarang keputusan untuk menentukan cara berjualan secara online saya serahkan kepada Anda…:-)

Iklan

6 pemikiran pada “Pentingnya Mengenal Kebiasaan Pembeli dalam Menjual Barang Secara Online

  1. Kebiasaan pembeli / calon pembeli :
    1. Search merk di google, terutama untuk barang elektronik.. kalo produk fashion, “it’s about style, not the brand”
    2. Cari testimoni / review online tentang produk yang dibeli..
    3. Cari situs dengan harga paling murah, diskon paling besar…
    4. Gambar yang menarik dan detail meningkatkan kemungkinan klik “beli”
    5. Cara bayar dan opsi pengiriman yang sederhana, tidak bikin pembeli jadi ribet.

    Hmm.. packaging barang itu penting juga lho… beberapa kali terima kiriman dari online, itu packaging asal – asalan (mungkin supaya murah ongkos kirim’nya)… tapi untuk beberapa item (mis. gadget), packaging yang baik, menaikan tingkat kepercayaan untuk repeat order…

    Disukai oleh 1 orang

  2. Kalau saya yang bergerak di bidang industri vsualisasi…Tampilan pertama adalah marketing 2 detik…selanjutanya menenggelamkan keluhan pelanggan dengan solusi… Insyalloh makjleb jadinya

    Disukai oleh 1 orang

  3. Ping balik: Membangun Kepercayaan Pembeli Dalam Berjualan Online | bangwin.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s