Memastikan Keamanan Anak di Internet


internet aman bersama orang tua

Tentunya Anda semua sudah tahu ya kalau saya adalah pengguna Facebook kelas berat (addicted? Mungkin) dan saya yakin walaupun Anda malu mengakuinya pasti banyak dari Anda juga sama seperti saya. Saya menikmati bisa keep in touch dengan teman-teman dan juga keluarga, yang tinggal dekat dan juga jauh. Dengan kondisi kami yang tinggal tidak berdekatan dengan keluarga kami yang lainnya maka keberadaan Facebook membuat mudah untuk bisa tetap terupdate tentang apa yang sedang terjadi pada keluarga kami yang lainnya setiap saat. Kita semua berbagi banyak hal lewat social media, pertanyaan yang muncul saat memulai tulisan ini adalah informasi seperti apa yang Anda biarkan orang lain tahu tentang anak-anak Anda di internet?

Anak-anak mungkin belum memiliki identitas digital seperti username atau katasandi (passwords) di dunia online namun keberadaan mereka akan langsung muncul di online begitu kita memposting foto mereka saat baru saja mereka keluar dari rahim ibu mereka.

Sangat penting untuk mempertimbangkan seberapa banyak identitas online yang Anda inginkan bagi anak Anda saat mereka beranjak besar. Saat bergabung dengan sebuah social network/komunitas online maka perlu Anda ketahui bahwa informasi dan data-data pribadi yang terkait dengan Anda akan terbuka kemungkinannya bisa dilihat oleh siapa saja. Walaupun Anda bisa dengan teliti mengaktifkan pengaturan privasi sampai ke level yang tertinggi, tetap saja banyak cara untuk mengakses data-data Anda saat data-data tersebut sudah ada di internet.

Lalu bagaimana? ya tidak bagaimana-bagaimana, kuncinya adalah kesadaran akan hal tersebut.

Tahu dan menyadari identitas online yang Anda berikan pada Anda saat mereka masih kecil (nama, tanggal lahir dan foto-foto lucu mereka termasuk dari identitas tersebut)

Saat anak-anak Anda beranjak besar, akan muncul keinginan mereka untuk ikut bergabung di social media yang diikuti oleh teman-teman mereka. Anda mungkin akan merasa kaget melihat betapa cepatnya waktu berjalan saat menyadari ketersediaan akan social media platform pada jamannya.

Mengetahui situs-situs yang disukai anak-anak Anda. Apakah ada peraturan pembatasan umur atau kategorisasi konten?

Ada banyak situs yang tidak bisa atau tidak mempunyai fasilitas yang membuat kita bisa mengawasi posting-posting seperti apa yang muncul di sana. Ada juga yang bisa, namun posting-posting yang tidak cocok untuk si kecil masih tetap bisa terlihat oleh anak Anda.

Lakukan riset sebelum memperbolehkan anak bergabung ke komunitas online.

Beberapa orang tua hanya mengijinkan anak mereka bergabung ke komunitas online dimana mereka juga jadi membernya. Dengan anggota yang mereka kenal, para orang tua lebih mudah mengawasi aktivitas anak-anak mereka di dunia online.

Saat anak-anak masih kecil, Anda memiliki kekuatan untuk mengatur aktivitas mereka di online. Pada saat mereka beranjak besar, dengan adanya ponsel dan tablet dalam kehidupan mereka akan mempersulit para orang tua untuk melakukan pengawasan. Tetap waspadalah akan aktivitas online mereka.

Jadilah teman yang baik bagi anak Anda berkaitan dengan internet. Diskusikan tentang berinternet yang aman dengan mereka.

Banyak yang tidak tahu bahwa sebenarnya internet itu adalah dunia yang sangat berbahaya bagi anak-anak. Keterbukaan dan kebebasannya membuat orang-orang disana bisa berubah jadi orang-orang yang berbahaya. bahkan banyak orang yang sengaja masuk ke internet untuk sengaja berbuat jahat. Sifat anonimitas dari internet inilah yang mendorong siapa saja bisa menjadi siapa saja untuk bisa memperlancar niat jahat mereka. Selain tentunya juga banyak hal yang baik yang bisa didapat ya. Oleh karena itu saya selalu menyarankan bagi siapapun yang memiliki anak agar mengusahakan agar bisa membuat anak mereka pertama kali mengenal internet dari orang tua mereka. Mengapa demikian? Karena jika anak mengenal internet bukan dari orang tua mereka sendiri maka resikonya jauh lebih besar, dan orang tua akan kehilangan kesempatan selamanya untuk bisa memastikan keamanan mereka di internet.

Kini internet sudah jadi bagian dari kehidupan kita semua. Akan sangat sulit untuk menghindarinya. Jadi sudah saatnya bagi para orang tua untuk tidak lagi menganggap internet sebagai tempat “bermain” dimana Anda bisa melepaskan anak-anak Anda bebas berkeliaran di internet. Janganlah membiarkan diri kita jadi seorang yang gaptek internet demi generasi mendatang, yaitu anak-anak kita.

Yang terpenting adalah selalu waspada terhadap keberadaan keluarga Anda di dunia online dan juga sekaligus selalu bersikap bijaksana agar bisa menjaga mereka tetap aman.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s