5 Kesalahan Umum Content Marketing Yang Bisa Dihindari


content marketing

Negara kita ini seperti terkena kutukan digital, dimana percepatan masuknya ide dan inovasi kadang tidak diimbangi dengan percepatan matangnya pasar, sehingga dampaknya pengaplikasian hal-hal baru banyak yang kelihatan terburu-buru, dipaksakan atau bahkan mentah. Dalam kasus yang ingin saya angkat dalam blog post ini adalah berkaitan dengan mulai naik daunnya content marketing dalam kehidupan kita.

Banyak bisnis yang tertarik dan mulai “join the bandwagon” menggunakan content marketing, namun masih banyak kesalahan yang tidak hanya dilakukan oleh marketers namun juga pemilik bisnis. Beberapa saat lalu saya sempat membuat blog post tentang apa itu content marketing untuk sekedar bisa memperjelas pengertian dari content marketing itu sendiri, dan respon terhadap blog post tersebut cukup baik dan sekaligus memberikan gambaran pemahaman kebanyakan dari mereka tentang content marketing. Itulah salah satu alasan saya membuat blog post yang satu ini.

Perlu diketahui bahwa membuat dan mempromosikan konten itu bisa sangat menyita waktu dan mahal, sehingga saya pikir Anda harus memastikan untuk melakukan hal-hal yang menunjang apa yang ingin Anda tuju berkaitan dengan content marketing seefektif mungkin.

Ada 5 kesalahan yang umum terjadi pada content marketing yang mungkin Anda lakukan, mari kita simak satu-per-satu dengan harapan Anda bisa menghindarinya.

1.    Membuat konten yang berfokus terlalu banyak tentang produk atau perusahaan Anda

Sayangnya pemilik bisnis masih berfikiran bahwa blogging untuk bisnis itu artinya blogging yang berfokus secara eksklusif tentang produk dan layanan milik mereka sendiri. Pemikiran itu tidak terlalu salah namun kesalahannya ada pada eksklusivitasnya. Hal tersebut bisa jadi bagian dari strategi content marketing Anda, tapi tidak bisa dijadikan alasan untuk membangun koneksi dan kepercayaan dengan audiens Anda.

Bila bicara content marketing maka Anda harus memfokuskan diri pada berbagi informasi yang bernilai yang bisa memecahkan masalah dan serta menyelesaikan isue-isue yang muncul dalam industri Anda. Konten yang dibuat harus berhubungan dengan bisnis dan produk Anda, selain itu juga harus engaging, menarik untuk dikonsumsi dan yang terpenting harus bisa memenuhi apa yang diinginkan pembaca Anda.

2.    Inkosisten dengan frekuensi posting

Jika Anda membuat konten Anda sendiri, akan sulit bagi Anda untuk bisa selalu aktif secara konsisten di media sosial, membuat blog post dan juga newsletter misalnya. Masalahnya adalah inkonsisten itu bisa memperlihatkan sesuatu yang salah terhadap pembaca ataupun pelanggan Anda, yaitu memberikan kesan bahwa Anda tidak terlalu peduli untuk jadi konsisten.

Untuk itu maka memiliki kalender khusus konten jadi sangat penting. Tidak harus bikin sesuatu yang fancy, yang dibutuhkan hanya basic outline tentang apa yang hendak Anda lakukan dan kapan Anda akan mempublish konten Anda. Anda akan bisa merasakan bahwa dengan membuat jadwal konten ini maka tekanan yang Anda rasakan akan sedikit berkurang, dan juga akan memastikan pembaca dan followers Anda bisa mendapatkan jadwal yang pasti dalam mendapatkan konten-konten yang berguna bagi mereka dari Anda.

3.    Percakapan satu arah

Strategi konten yang baik adalah bukan hanya memastikan urusan konsistensi dalam mempublish konten. Seperti yang kita ketahui, media sosial dan blogging itu bukanlah tentang bagaimana menyampaikan pesan marketing ke fans, followers dan pembaca Anda.

Pekerjaan Anda belumlah selesai saat konten yang Anda buat sudah ada ‘di luar’, karena setelah itu saatnya berinteraksi dengan pembaca dan followers/fans (di media sosial) Anda. Pastikan merespon komen-komen yang masuk menanggapi blogpost Anda yang juga anda share di Facebook dan Twitter.

Menyediakan konten yang bernilai adalah langkah awal yang baik, namun itu adalah permulaan dari percakapan.

4.    Tidak menggunakan konten Anda untuk mencapai tujuan bisnis

Banyak pemilik bisnis yang keteteran dalam memproduksi konten yang baik tanpa pemahaman yang utuh tentang apa yang hendak mereka capai. Pembuatan konten bukanlah hanya menyediakan konten yang baik. Konten Anda haruslah jadi ‘kendaraan’ untuk membentuk hubungan dan kepercayaan dari pembaca. Hal tersebutlah yang akan membuat mereka tetap datang ke situs Anda serta tetap ‘engaged’ dengan Anda di media sosial.

Dan yang paling utama adalah, hal tersebut yang akan meyakinkan mereka untuk membeli dari Anda ketimbang dari orang lain yang tidak memiliki hubungan apa-apa dengan mereka.

5.    Tidak memberikan apa yang inginkan pembaca/komunitas

Walaupun tidak berniat begitu, namun tanpa sadar bisa saja Anda tidak memberikan apa yang pembaca inginkan dan butuhkan. Saat Anda merasa sebuah topik dan isue sangat penting, apakah pembaca/komunitas sependapat dengan Anda?

Ada beberapa cara untuk bisa mendapatkan apa yang diinginkan oleh pengunjung  situs, pelanggan blog serta followers media sosial Anda:

  • Survey
  • Meminta feedback lewat blog post
  • Mempelajari analitik yang ada pada website dan media sosial Anda untuk bisa mendapatkan jenis konten yang populer sebelumnya
  • Memonitor percakapan di media sosial
  • Memperhatikan apa yang dilakukan oleh kompetitor atau bisnis-bisnis yang sejenis
  • Mencoba beberapa jenis konten

Content marketing ini bisa dibilang adalah cara terbaik untuk bisa membangun hubungan jangka panjang dan saling menguntungkan dengan  pelanggan dan klien yang berpotensi. Walau begitu, tetap harus diingat bahwa untuk menjalankannya dibutuhkan perencaan yang rapi, komitmen untuk bisa konsisten, dan niat yang kuat untuk tetap bisa tahu apa yang diinginkan oleh pembaca/komunitas.

Foto: socialwebthing

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s