Followers Organik, Jaminan Kesuksesan Pemasaran Media Sosial


followers

Dalam dunia social media marketing, kita tahu pentingnya mengembangkan pengikut atau followers. Followers memainkan dua peran penting, pertama mereka mendukung brand Anda (ataupun brand klien Anda), mereka menjadi ambassador (perwakilan) dan mengekspos keberadaan Anda (atau brand Anda) ke lebih banyak followers, yang kedua mereka aktif berkomunikasi dengan Anda serta memberikan masukkan-masukkan yang bisa membantu Anda untuk memperbaiki atau mengimprove tawaran produk Anda ke masyarakat.

Menggiring ke arah viral

Jika Anda bisa membuat followers Anda senang dalam konteks yang baik dan tepat maka Anda akan membuat mereka lebih loyal dan mengaggumi Anda (atau brand Anda tentunya). Jika kekaguman mereka ada dalam situasi dan kondisi yang tepat, maka tentunya akan mempengaruhi followers mereka juga untuk ‘mengagumi’ Anda dan brand Anda. Hal inilah yang bisa menggiring sebuah campaign berjalan secara viral. Namun sebelum menjalankan strategi yang melibatkan pembuatan ‘situasi dan kondisi’ yang tepat tersebut, Anda harus menjalin hubungan terlebih dahulu dengan followers Anda. Follower memfollow Anda tentunya dengan sebuah alasan khusus. Bagaimana kita bisa mengetahui alasan tersebut? Ini membawa kita pada sebuah komponen yang sangat penting dari social media marketing. Apapun jenis campaign yang Anda lakukan pasti memiliki audiens yang spesifik. Jika Anda menargetkan semua orang dalam campaign Anda, maka sangat besar kemungkinan tidak membuat siapapun untuk merespon, ingat targetnya adalah membangun engagement.

Bagaimana sebuah konten dipresentasikan

Followers organik (alami), yang jadi pembahasan kita pada tulisan ini, biasanya akan tertarik dengan bagaimana kita membawakan diri bukan dari apa yang kita tawarkan. Mereka akan menyukai kita dari asumsi yang mereka dapatkan tentang kita (ingat 1st impression). Jadi bolanya ada di tangan kita untuk menegaskan/memperbaiki/mengoreksi asumsi mereka tentang diri kita. Bagaimana kita membawakan diri kita di media sosial itu sangat penting. Suasana dan etika adalah kritis bagi seluruh campaign kita. Namun dengan alat dan aplikasi yang tepat (berbayar maupun gratis), sebuah campaign bisa dibawakan dengan menarik dan profesional. Jadi Content Marketing bukan hanya mempresentasikan konten yang detail mengenai sebuah produk/layanan, namun bagaimana konten tersebut dipresentasikan juga akan menarik followers. Begitu mereka mem’follow’ kita, maka kita bisa memberikan konten-konten yang menarik yang membuat mereka senang dan lalu membuat mereka ingin membagikannya ke followers mereka.

Influencer

Metoda lain untuk menarik followers organik adalah dengan menggunakan influencers. Dalam dunia media sosial, influencers ini adalah individu-individu yang memiliki banyak followers. Anda bisa memfollow influencer supaya bisa ‘mencuri’ perhatian followers mereka dengan apa yang Anda kerjakan. Anda juga bisa meminta mereka untuk jadi brand ambassador dengan blogging tentang topik-topik yang relevan dengan bidang mereka. Influencer juga bisa menulis dan lalu Anda mempostkan di blog Anda (situs brand Anda). Harus tetap diingat bahwa peranan influencer itu masih sebatas untuk memperkenalkan Anda/brand pada ruang lingkup mereka sehingga Anda bisa berkesempatan untuk mengembangkan pengaruh pada brand dan campaigns yang Anda jalankan.

Saat yang tepat untuk mempromosikan campaign

Nah saat Anda sudah berhasil menumbuhkan followers organik, sesuai dengan tujuannya maka Anda bisa mempertimbangkan untuk mempromosikan campaign yang Anda jalankan. Sebenarnya ada jalan lain yaitu menggunakan cara promoted campaign, dimana Anda bisa membayar platform media sosial untuk bisa mempush campaign Anda agar bisa mencapai orang-orang yang tidak memfollow Anda, namun jeleknya adalah jika orang-orang belum banyak yang ‘jatuh cinta’ dengan brand Anda lalu Anda melakukan promoted campaign, jadi kelihatan seperti palsu. Secara strategis sebaiknya Anda tidak merespon langsung followers Anda yang bertanya tentang campaign karena akan keliatan terlalu kasar jika setiap orang yang ingin Anda dekati dengan cara membangun engagement malah menerima respons langsung dan secara otomatis.

Kira-kira begitu….bagaimana dengan cara yang Anda lakukan selama ini untuk membangun followers organik? Keberatankah untuk berbagi di bagian komentar di bawah ini?

Foto: Brian’s followers, from Monty Python’s Life of Brian (1979)

Iklan

6 pemikiran pada “Followers Organik, Jaminan Kesuksesan Pemasaran Media Sosial

  1. Sejauh ini, bener-bener organik. Ngandelin konten. Konten pun ngandelin konten dari produksi news room 🙂 Dan harus berjibaku dengan pertanyaan “Kenapa followers kita lebih kecil dari media X,Y,Z?” Huft

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: