Parenting In Digital Age


digital family

Sebagai seorang ayah yang memiliki anak balita dan sadar bahwa Evandra dan teman-teman sebayanya merupakan wakil dari anak-anak generasi Z, maka saya merasa perlu untuk bisa mempersiapkan mereka agar bisa mendapatkan manfaat dari jaman dimana mereka lahir, tumbuh dan besar nantinya. 

Bagi orang tua yang juga pengguna internet (digital immigrant) yang mau tidak mau ikut memperhatikan perubahan jaman serta perkembangan penggunaan internet, mungkin mulai khawatir terhadap bagaimana internet akan berpengaruh pada kehidupan anak-anak nantinya, mengingat mereka terlahir sebagai pengguna digital (born digital/digital natives).

Masa kritis bagi saya adalah pada saat kita membuka ‘Kotak Pandora’ (gadget) yang dengan cepat memikat anak-anak kita untuk mempergunakannya. Banyak orang tua yang menyesal karena memperkenalkan teknologi pada anak-anak mereka, namun bagi saya pertanyaan “Dapatkah kita menahan teknologi dari anak-anak kita?” lebih menggelitik. Jawaban yang saya yakini sampai saat ini adalah tidak mungkin. Yang bisa dilakukan hanyalah memperlambat, namun untuk menahan, saya tidak yakin bisa dilakukan. Apakah Steve Jobs bisa menjamin bahwa anak-anaknya tidak akan menggunakan iPad disatu saat nanti? Saya tidak yakin.

Lalu apa yang harus dilakukan? Menurut saya pendampingan agar anak bisa mengenal dan mendapatkan yang terbaik dari teknologi yang mengelilingi mereka sejak lahir adalah jalan yang harus dilalui. Orang tua tidak bisa membiarkan diri mereka jadi gaptek (gagap teknologi) dimata anak-anak mereka, begitu mereka tahu orang tua mereka tidak bisa diandalkan maka mereka akan mendapatkannya dari orang lain yang tentunya lebih beresiko. Oleh karena itu janganlah gaptek dan jadilah tempat bertanya serta teman yang baik bagi anak-anak Anda berkaitan dengan dunia digital.

Dimulai dari tulisan ini maka saya akan menambah kategori baru di blog ini yang namanya Digital Parenting, dimana saya akan coba mengangkat hal-hal menarik yang bisa dijadikan bahan diskusi bagi para orang tua yang memiliki anak-anak di generasi pengguna internet, mulai dari Y dan Z.

Iklan

2 pemikiran pada “Parenting In Digital Age

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s