Di Mana Kita Harus Mulai?


Halo semua,

Untuk kesekian kalinya saya bertemu dengan teman-teman para pengusaha yang mulai sadar bahwa dunia disekeliling mereka sudah masuk ke digital.

Tiba-tiba saja mereka yang tadinya menjalankan bisnis dengan santai dan lancar, masuk ke sebuah tempat baru dimana mereka tidak tahu apa yang terjadi. Perasaan takut sekaligus bergairah muncul secara bersamaan. 

Sedikit demi sedikit mereka merasakan ‘geli’ pada perut mereka seperti saat mereka sedang menghadapi sesuatu yang sangat penting, hati yang berdebar-debar, tangan yang berkeringat, mengiringi pertanyaan besar yang muncul di kepala mereka:

“Dimana saya harus mulai?”

Cara termudah bagi saya untuk mulai membangun bisnis di dunia online adalah blog. Saya memulai dengan mengumpulkan blog-blog bagus berdasarkan rekomendasi-rekomendasi yang bisa dicari lewat mesin pencari. Saya berlangganan newsletter dari blog-blog yang saya anggap bagus agar bisa tetap terupdate dengan konten-konten yang mereka terbitkan.

Salah satu dari blogpost yang saya masih ingat mengatakan: “Jika Anda mendapatkan ide tentang apa yang ingin Anda tulis, atau ide tentang bagaimana membangun bisnis di dunia online…maka mulailah membuat blog”.

Tulisan pada blogpost tersebut membuat saya berfikir

Pada saat yang bersamaan, Facebook dan Twitter mulai populer dan sayapun juga seperti yang lainnya tertarik untuk ikutan.

Bukan hanya saya, seluruh duniapun tertarik akan kehadiran mereka. Facebook dan Twitter datang seperti gelombang yang menghubungkan kemanusiaan dan teknologi dalam sebuah persimpangan bagi semua orang. Tiba-tiba saja kita semua kebanjiran topik, karena informasi bergulir seperti gelombang keseluruh dunia.

Saya memulai blog saya dengan passion dan konten terbaik yang bisa saya hasilkan pada saat itu serta memiliki relevansi terhadap kehidupan dan pekerjaan saya.

Dengan segala ketidaksempurnaan, keamatiran dan kesalahan tata bahasa dimana-mana.

Bagaimana saya bisa tahu? Teman-teman yang sering dijuluki “polisi grammar” yang memberitahu saya (thanks ya guys!)

Namun ya saya sudah keburu menekan tombol “publish” yang artinya saya sudah memulai.

Membangun brand dan bisnis itu tidak mudah, bahkan juga di dunia online. Apakah yang ingin Anda bangun adalah bisnis jasa atau toko online.

Dibutuhkan passion…

Dibutuhkan ketekunan…

Anda perlu terus belajar dan berinovasi…

Ok, lalu bagaimana mengubah project berbasis passion menjadi bisnis online?

Ya harus dijalani satu-per-satu…

Langkah 1:

Anda perlu membuat “pintu” untuk menuju ke brand Anda di dunia online. Bangunlah etalase atau kantor digital Anda. Yaitu website atau blog.

Langkah 2:

Setelah etalase/kantor digital Anda jadi lalu Anda akan perlu traffic, atau biasa disebut dengan jumlah kunjungan. Tanpa pengunjung maka tidak akan terjadi apa-apa pada website Anda.

Langkah 3:

Lalu kemudian Anda akan butuh konten sehingga Anda bisa membangun hubungan dengan pengunjung, mendidik dan membangun kepercayaan serta kredibilitas di dunia online.

Langkah 4:

Dan lalu Anda perlu mengubah traffic dan perhatian yang datang menjadi peluang dan penjualan

Itu saja…

Anda bisa melengkapinya seiring berjalannya waktu…

Satu demi satu…

Membangun traffic Anda…

Merancang halaman khusus…

Menangkap pesan-pesan penting dan peluang-peluang…

Banyak dari kita tidak mempedulikan langkah awal karena kita merasa jalannya “sudah benar”. Tapi Anda tidak pernah mencapai itu.

Satu saying yang menurut saya keren adalah “Done is better than perfect”. Anda bisa mendapatkannya terpampang pada lobby kantor utama Facebook.

Sederhana saja…..jika Anda tidak melakukannya, ya tidak akan jadi apa-apa…:-)

Jika Anda berfikir bahwa mencapai kesuksesan dalam dunia enterpreneur digital itu adalah menggunakan skema get-rich-quick, maka Anda ada ditempat yang salah.

Anda perlu menyingsingkan lengan baju Anda, duduk dan mulai bekerja.

Begitu kira-kira…..Mudah-mudah bisa membuka mata Anda.

Iklan

5 pemikiran pada “Di Mana Kita Harus Mulai?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s