Membangun Blog atau Bisnis?


Pernahkah kalian mendapatkan pertanyaan:

“Kamu membangun blog atau bisnis?”

Bagi sebagian orang ini merupakan pertanyaan yang membingungkan, sama membingungkannya dengan pertanyaan tentang telur dan ayam. 

Banyak orang memulai dengan membangun sebuah blog, lalu mencoba membangun bisnis diatas blog tersebut setelah pengunjung blog mereka mulai tumbuh. Namun lalu kemudian menjadi bumerang, karena blog yang dibangun untuk kepentingan pribadi bukanlah pondasi yang baik untuk mengembangkan sebuah bisnis diatasnya.

Beberapa orang memulai bisnis mereka, menambahkan blog, lalu jadi lebih bersemangat untuk menambah pengunjung mereka lalu kemudian membiarkan statistik traffic mereka menjadi lebih penting ketimbang bisnis yang mereka bangun. Lalu mereka kebingungan sendiri, mengapa pengunjung mereka sedikit demi sedikit menghilang. (Biasanya jika statistik traffic jadi nomer satu, mereka akan melakukan apa saja, termasuk pancingan-pancingan pakai clickbait).

Ingatlah bahwa apapun jalan yang ditempuh untuk memulai blog, yang paling utama dari objektif kalian adalah membangun bisnis. Dan ini artinya apapun yang kalian lakukan haruslah bisa berkelanjutan.

Apakah bisa disebut berkelanjutan dengan menyiarkan blogpost tentang topik-topik secara random lalu mengawasi yang mana yang diminati? Tidak, kalian perlu membuat strategi konten yang bisa bekerja untuk pengunjung kalian serta bisnis kalian juga.

Apakah bisa disebut berkelanjutan dengan mengembangkan pengunjung tanpa harus mengetengahkan unsur “cool” dan menariknya konten, dan lalu tiba-tiba memulai mengimplementasikan berbagai macam taktik secara hands-on? Tidak juga. Kalian membutuhkan strategi pemasaran yang bisa berjalan secara jangka panjang, tidak dengan cara yang membuat followers setia kalian jadi takut.

Apakah bisa disebut berkelanjutan dengan menyibukkan diri sendiri menulis posting harian, sehingga kalian jadi tidak punya waktu untuk menawarkan produk ataupun jasa yang diinginkan oleh mereka dari kalian? Tidak, kalian akan kelelahan dan bangkrut jika memilih jalan tersebut.

Jangan biarkan fokus yang berlebihan terhadap blog malah jadi mengalihkan perhatian dari tujuan utama kalian, yaitu berbisnis (kecuali memang keduanya tidak mau disangkut pautkan).

Karena pada dasarnya, blog itu hanya alat. Bisnislah yang memiliki kekuatan untuk mengubah hidup kita.

Iklan

8 pemikiran pada “Membangun Blog atau Bisnis?

  1. arek= anak, slepi= nama desa… saya jg cwo mas.. tp bneran kok kalimat yg mas tulis bner2 membuat pertnyaan yg besar bagi saya untuk memulai blog saya… antara trafik, uang atau hanya sekedar hobi…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s