Menelusuri Harapan Pada Product Design


Ini bukan romantisme masa lalu ataupun kangen-kangenan akan profesi dulu, namun dari dulu saat saya memutuskan untuk meninggalkan bidang profesi saya lalu banting setir ke dunia digital/online, saya tidak pernah menutup cinta pertama saya terhadap dunia design dan perancangan…Yes I used to be a designer, nope….not fashion but product designer

Mungkin kalian sempat menonton vlog saya yang di bawah ini:

Yes, impian itu tidak pernah pudar, walaupun dunia product design/industrial design di negara kita, sorry no offense, seperti jalan ditempat. Mungkin ini pendapat seseorang yang kurang update dan juga kurang gaul, namun what the heck…ini cinta pertama saya dan masih mengalir dalam vena saya sampai detik ini. Lalu apa yang ingin saya lakukan untuk bisa tetap ada dalam dunia product design ini?

Yang paling mudah adalah mengombinasikannya dengan bidang yang saya geluti sekarang, digital/online yang hasilnya yang kepikiran adalah membuat online media yang kontennya berkisar seputar design.

Namun idealnya menurut saya adalah terjun langsung melakoninya, dimana saya ingat jaman dulu saya punya workshop sendiri di garasi rumah untuk bereksperimen mendesign dan memproduksi hasil coretan design yang saya buat. Kembali ke jaman dulu dong jadinya? Well why not? Toh jaman sekarangpun dunia tersebut tidak terlalu banyak berubah bukan?

Dulu saya pernah berdiskusi dengan beberapa orang teman designer tentang bagaimana profesi product designer itu bisa survive di negara ini. Dan kesimpulan yang kami dapat pada saat itu (dan masih relevan saat ini) adalah product designer bisa survive bahkan sukses jika mereka memegang tidak hanya designnya saja, namun juga ikut memproduksi barang yang mereka design. Is that true? Well sampai saat ini profesi product designer yang ada di industri masih tidak terdengar, sama seperti saat saya meninggalkannya 15 tahun yang lalu.

Menemukan Harapan

Tidak lama setelah saya upload vlog saya yang diatas ke Facebook, salah seorang rekan kerja saya ditahun 2000an dulu , Temmy B. Cahyono, menghubungi saya dan sedikit cerita bahwa dirinyapun memiliki impian serupa, namun ia memiliki kesempatan yang lebih luas dari saya karena Temmy memiliki akses ke workshop dan production untuk bisa mewujudkannya. Singkat kata kami sepakat untuk menjajaki kerja sama untuk bisa mewujudkan impian kami bersama.

Brainstorming masih terus menerus kita lakukan dan akan terus saya update via blog ataupun vlog saya kedepannya.

Wish us luck folks!

Foto: Attention-Group

Iklan

4 pemikiran pada “Menelusuri Harapan Pada Product Design

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s