Pengalaman Merasakan Manfaat Asuransi


Mungkin banyak yang tahu ya beberapa saat lalu anak saya, Evan, sempat terkena DBD sampai akhirnya mesti nginep 7 malam di rumah sakit. Tahu gak apa yang kedua ditakutkan ketika anggota keluarga kita masuk rumah sakit dalam waktu yang tidak sebentar? (yang pertama tentu saja penyebab masuk rumah sakitnya ya). Yak…..pembiayaannya. Kita sadar bahwa kesehatan itu tidak murah, namun the horror story adalah ketika kita harus mengalaminya sendiri menerima tagihan yang harus dibayar. 

Pengalaman deg-degannya karena anggota keluarga masuk rumah sakit ini memang bukanlah hal yang pertama. Sewaktu istri saya melahirkan anak saya, Evandra, segalanya telah diperhitungkan. Kami sepakat untuk memilih persalinan normal. Namun ada kejadian diakhir proses persalinan yang membuat jahitan yang sudah dilakukan harus dibuka kembali diperbaiki dan dijahit kembali dengan penambahan durasi sekitar 3-4 jam setelah masa persalinan. Dan ini membuat semua perhitungan jadi kacau.

Kembali ke Evan yang harus nginep di rumah sakit selama 7 malam tersebut, sebagai orang tua saya merasa Evan already in a good hands saat masuk rumah sakit, namun…ya pasti Anda bisa menebak bagaimana ketar-ketirnya membayangkan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan.

Asuransi

Pasti banyak yang bertanya, apakah Evan dicover oleh asuransi? Jawabannya ya! Evan dicover oleh asuransi. Saya yakin banyak dari kita sudah tahu apa kegunaan asuransi dan mengapa seseorang memiliki polis asuransi, namun manfaat yang kita harapkan dapat dirasakan baru bisa terasa jika kita mengalami resiko-resiko yang dicover oleh polis asuransi tersebut. Dalam kasus Evan, ya ini adalah kali pertama kita merasakan manfaat dari asuransi tersebut.

Kami memang masih harus menambah sendiri dari kocek pribadi kami karena premi yang kami pilih ternyata tidak bisa mencover seluruh biaya yang harus ditanggung, namun setidaknya kami bisa merasakan manfaat dari perlindungan yang diberikan oleh asuransi tersebut. Bayangkan dengan premi sebesar 500 ribu perbulan, biaya seluruh pengobatan dengan kamar selama 7 malam yang totalnya sebesar hampir 12 juta, kami hanya harus membayar 4 juta lebih sedikit saja, dan selebihnya ditanggung oleh asuransi.

Sejak saat itu kami sekeluarga jadi memiliki keyakinan untuk menggunakan asuransi sebagai perlindungan dari ketidakmampuan membayar jika terjadi resiko kesehatan ataupun kemiskinan jika terjadi resiko kematian.

Punya pengalaman dengan asuransi seperti yang saya alami? Boleh dong berbagi di bagian komen di bawah. Dengan senang hati saya ingin membacanya.

Iklan

2 pemikiran pada “Pengalaman Merasakan Manfaat Asuransi

  1. Ping balik: Melindungi Orang Yang Kita Sayangi | bangwin.net

  2. Ping balik: Hidup Kita Lebih Lama Dari 30 Detik Lho | bangwin.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s