Berhentilah Mempermasalahkan Hal-Hal Kecil


Halo semua,

Kali ini saya ingin mencoba membuka pembahasan tentang hal-hal keseharian yang sering kita alami. Tulisan-tulisan ini akan masuk dalam kategori Kehidupan pada blog saya ini, Anda tinggal mencarinya di sidebar untuk mencari tulisan-tulisan sejenis.

Pernahkah Anda uring-uringan karena satu masalah yang setelah direnungkan lebih dalam ternyata bukanlah masalah besar. Saya sering mengalaminya dahulu, dan sering kali terbawa emosi sehingga jadi berlarut-larut dan lama menyadarinya bahwa apa yang dipusingkan itu bukanlah hal besar. 

“Kita sering terpaku pada masalah-masalah kecil yang lalu tanpa sadar dibesar-besarkan”

Kita sering terpaku pada masalah-masalah kecil yang lalu tanpa sadar dibesar-besarkan. Contoh kecil yang sering terjadi misalnya ada orang yang menyalip kendaraan yang kita kendarai, kita cenderung tidak membiarkannya (let go) lalu melanjutkan apa yang sedang kita kerjakan (tetap menyetir menuju ke tempat tujuan), namun kita meyakinkan diri kita sendiri bahwa kita berhak untuk marah atas perlakuan si penyalip tersebut. Kita memproyeksikan pertengkaran imajiner dalam kepala kita. Banyak juga yang lalu menceritakan kejadian yang dialami kepada orang lain (ngedumel), bukannya melupakannya begitu saja.

“Cobalah alihkan pikiran Anda”

Mengapa kita tidak dengan rela membiarkan saja orang itu tanpa pakai marah-marah? Mungkin saja dengan attitude berkendara seperti itu, orang tersebut bisa mendapatkan kecelakaan di tempat lain bukan? Seringkali perasaan kita tertutup dengan emosi yang meluap sehingga sulit untuk mencoba bersimpati tentang keadaan yang mungkin saja membuat orang tersebut melakukan hal-hal yang tidak baik di jalanan. Cobalah alihkan pikiran Anda dengan bersimpati pada mereka. Coba bayangkan betapa tidak enaknya berada dalam perasaan tegang karena harus tergesa-gesa yang mengakibatkan mereka harus salip sana salip sini misalnya. Dengan cara ini, perasaan kita tidak akan mudah terganggu dan lalu kita bisa terhindar terkena dampak masalah pribadi orang lain yang mungkin menjadi pemicu semua ini terjadi.

“Semuanya akan sangat membebani jika kita tidak mau berhenti untuk memusingkan hal-hal kecil”

Jika kita perhatikan banyak hal-hal kecil dan sederhana serupa terjadi setiap saat dalam kehidupan kita. Seperti halnya harus menunggu sesuatu, harus mendengarkan kritik yang tidak adil, atau dalam pekerjaan harus menanggung pekerjaan paling banyak. Semuanya akan sangat membebani jika kita tidak mau belajar untuk tidak memusingkan hal-hal kecil yang terjadi pada diri dan sekitar kita.

Begitu banyak orang yang menghabiskan energi untuk memusingkan hal-hal kecil sehingga mereka jadi kehilangan momentum untuk menikmati keindahan hidup ini. Andai saja kita sadar dan berniat untuk belajar, kita akan menemukan bahwa energi kita akan jauh lebih bermanfaat bila digunakan untuk menjadi orang yang lebih baik bagi sesama.

Foto: Huffington Post

Iklan

Satu pemikiran pada “Berhentilah Mempermasalahkan Hal-Hal Kecil

  1. Contoh kecil yang sering terjadi misalnya ada orang yang menyalip kendaraan yang kita kendarai, kita cenderung tidak membiarkannya (let go) lalu melanjutkan apa yang sedang kita kerjakan (tetap menyetir menuju ke tempat tujuan), namun kita meyakinkan diri kita sendiri bahwa kita berhak untuk marah atas perlakuan si penyalip tersebut.

    hmm, jadi keingat postingan saya ini heheh 😀
    mengalah pertanda waras?
    orang waras dianggap gila karena orang lain yang gila

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s