Kesetaraan dan Keadilan Dalam Bertoleransi


toleransi
Toleransi….saya yakin kita semua kenal baik dengan kata ini, dan saya yakin sudah seharusnya kita semua mengajarkan anak-anak kita untuk menghormati penganut agama lain. Jadikanlah kasus yang menimpa gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama atau lebih dikenal dengan panggilan Ahok sebuah pelajaran bahwa dinegara ini perkataan yang abu-abu pun jika menyangkut agama bisa terkena jeratan hukum. Banyak orang yang kelihatannya sudah dewasa lebih suka memanjakan emosi ketimbang berfikir jernih. 

Tulisan pak Nyoman Suartha ini adalah tipikal respon dari wakil minoritas yang harus menerima dan memaklumi keberadaan mereka ditengah-tengah mayoritas dimana toleransi difahami dengan cara yang multi standar.
 
Saya punya pengalaman serupa dimana adik dari salah satu sahabat saya berkunjung ke NYC dan lalu berjumpa dengan kami. Nia (adik teman saya) menerima perlakuan mengejutkan dr penduduk lokal, yaitu ditunjuk-tunjuk di depan The Metropolitan Museum (The Met) oleh seorang ibu-ibu sambil mengusir Nia untuk pulang ke Indonesia hanya karena Nia menggunakan hijab. Untungnya polisi lokal di sana mampu bertindak adil, yakni menegur ibu-ibu tersebut dan menyuruhnya pulang, lalu meminta maaf atas nama kota NYC kepada Nia.
 
Minoritas memang selalu mendapatkan resiko menjadi pihak yang mendapat perlakuan take for granted alias harus menerima sikap intoleransi dari mayoritas tersebut just because they are being minority, namun tidak berlaku sebaliknya, which is totally unacceptable.
 
Anggap saja Ahok bersalah dan dia harus dihukum, maka demi kesetaraan dan keadilan kita harus juga menghukum orang-orang yang mulutnya lebih biadab terhadap perbedaan yang justru sebenarnya lebih berbahaya mengancam persatuan kita semua di negara ini. Tentunya jika kita masih mau menggunakan Pancasila sebagai dasar negara kita.
 
Atau memang kita semua lebih suka makar terhadap Pancasila dengan melanggar satu persatu dari 5 dasar negara tersebut?
 
Think about it folks
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s