Berlomba Membangun Opini


pake_toa

Apa gunanya media di jaman internet ini? Selain sumber informasi media juga digunakan sebagai alat penguat opini, dan jika kita mulai beropini maka segala macam carapun akan digunakan agar opini kita diakui dan dianggap shahih. 

Berlomba membangun opini

Beropini itu seperti lomba, dimana setiap persertanya berlomba-lomba menjadi orang yang bisa mengucapkan “tuh kan kata gue juga apa”, “gak dengerin gue sih lo”, dan berbagai macam bentuk lecehan yang bisa membuat dada makin membusung diatas kepala orang yang dianggap salah.

Lalu apakah informasi yang mendasari opini itu digunakan? Ya digunakan tapi mereka akan memilih informasi yang bisa memperkuat opini mereka tanpa peduli apakah informasi itu benar atau salah. Yang penting opini mereka bisa didukung oleh orang banyak, semakin banyak ya semakin baik.

Siapa yang diuntungkan?

Ya jelas media. Dengan banyaknya opini yang muncul, mereka tinggal mengarahkan informasi-informasi yang disesuaikan dengan keinginan orang-orang yang menjadi target pengunjung, maka traffic akan membanjiri situs-situs mereka. Beberapa media abal-abal tersebut diberitakan mendapatkan pendapatan fantastis per bulannya dari traffic yang mereka dapatkan.

Mungkin analoginya seperti pedagang amunisi yang menjual senjata ke negara-negara yang sedang berperang. Pastinya si pedagang tidak peduli dengan peperangan tersebut, yang penting dagangan mereka laku. Dan makin lama peperangan itu terjadi tentunya makin tinggi keuntungan yang bisa diambil. Oleh karena itu media-media abal-abal terus bermunculan karena makin banyak orang yang ingin membangun opini dengan berbagi informasi yang sesuai dengan opini mereka tanpa peduli datangnya dari media seperti apa. Informasi yang bertentangan dengan yang mereka inginkan akan dianggap tidak valid dengan cara apapun.

Apakah semata-mata media yang diuntungkan? Ya tidak juga, orang-orang yang ingin membangun opini dengan maksud-maksud tertentu serta punya kepentingan untuk membuat opini mereka bisa terverifikasi secara instan juga diuntungkan. Orang-orang seperti ini rela membayar siapa saja termasuk media untuk mencapai tujuan mereka. Siapakah orangnya? Akan terlihat dengan jelas kok kalau rajin-rajin menyimak informasi yang muncul.

Bagaimana menurutmu?

Foto: Garry Knight

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s