Siapa yang akan Bertahan Menghadapi Masa Depan?


Seperti apakah masa depan kita? Masa depan kita semua akan didasarkan pada apa yang kita lakukan saat ini. Mulai dari cara kita berpikir, berkomunikasi, cara kita merespon, ilmu yang diajarkan oleh pendidik, pemimpin dan siapa saja yang memiliki pengaruh dan membentuk generasi mendatang. 

Tidak ada yang bisa memprediksi akan seperti apakah masa depan kita. Oleh karena itu yang bisa kita lakukan adalah mempersiapkan diri secara proaktif untuk menghadapi masa depan tersebut. Kitalah yang bisa menangkap gambaran masa depan kita sendiri (bukan orang lain). Oleh karena itu kita perlu secara terus menerus meningkatkan kompetensi kita dan tidak menyia-nyiakan kesempatan apapun yang muncul didepan mata. Kita harus bisa menjadi role model bagi siapapun, baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan personal. Jadikan semua aspek kehidupan seperti tradisi, sejarah serta aspek sosial yang kita miliki dalam satu kesatuan.

Selayaknya seorang guru dan orang tua, kita harus bisa mengajarkan disiplin yang ketat. Anak-anak harus dipersiapkan untuk menjalani kehidupan di masa depan yang tidak bisa kita bayangkan dan ramalkan. Generasi kita harus bisa menjadikan ketidakjelasan ini “santapan” sehari-hari bahkan harus siap menyelami lautan ketidakjelasan ini.

Dengan teknologi yang ada kita harus mulai menguasai masukan dan mampu mengevaluasi setiap kondisi yang terjadi. Bukan hanya sekedar mendengar.

Sudah beberapa tahun terakhir ini, era media cetak diprediksikan akan tamat. Beberapa dari mereka tidak cukup kuat untuk berkompetisi lalu memilih untuk menjadi media mingguan seperti Newsweek. Bahkan ada yang mati setelah terbit hampir 100 tahun, seperti majalah Life. Sementara itu The Financial Times, yang telah berusia 127 tahun berupaya keras untuk tetap bertahan dengan memanfaatkan edisi cetak tradisional sekaligus juga mengembangkan ediai digital dan memanfaatkan media sosial.

Semua pilihan ada ditangan kita dan yang menang adalah yang kuat menyikapi dan selalu melompat mengikuti masa depan yang menghampiri.

Foto: Psychology Today

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s