Pedas


Siapa yang suka makanan pedas? Saya yakin pasti banyak dari kalian semua yang suka bahkan suka sekali dan cenderung adiktif terhadap makanan dengan rasa pedas. Saya ingin cerita sedikit tentang pemilihan makanan dimana rasa pedasnya adalah bawaan resep atau makanan yang rasa pedasnya justru akibat ditambahkan pelengkap seperti sambal atau cabe rawit. 

Siang ini setelah saya mengambil mobil The All New Chevrolet Trailblazer yang dipinjamkan pada saya oleh General Motor saya menyempatkan diri untuk makan siang di restoran cepat saji McDonald Kemang, sejalan dengan jadwal meeting saya yang berikutnya. Seperti biasa saya memesan menu yang berbahan baku ayam. Saya memilih McSpicy yaitu sandwich dengan ayam tanpa tulang digoreng tepung dengan rasa pedas.

Untuk memunculkan rasa pedas pada menu di McDonald biasanya kita harus menambahkan saos cabe, namun untuk pengecualian ya menu sandwich McSpicy ini karena ia sudah pedas tanpa harus menambahkan saos cabe lagi. Kelihatannya praktis ya karena tidak perlu lagi repot-repot menambahkan saos, namun konsekuensinya ya kita harus menerima tingkat pedas apa adanya. Ini yang membuat kadang jadi bikin bete. Mengapa begitu? Ya ini masalah kontrol dan pengorbanan…..haiiiisshhh!!!

Jadi begini, memedaskan makanan dengan tambahan saos/cabe itu membuat tingkat pedas yang sesuai dengan selera kita bisa tetap terjaga. Jadi tidak akan terjadi kita kepedasan karena kebanyakan saos/cabe. Namun jika kita memasrahkan tingkat kepedasan makanan kita pada orang yang membuat maka ada beberapa persen kemungkinan kita akan kecewa karena tingkat pedas yang tidak sesuai dengan apa yang kita bayangkan.

Persis seperti yang terjadi saat ini, saat saya menikmati McSpicy yang terlalu pedas. Walaupun akhirnya habis juga sih karena lapar.

Dalam konteks menjalani kehidupanpun jika kita sudah mencapai level tertentu (bisa umur, tanggung jawab ataupun kemapanan) akan muncul perasaan tidak nyaman jika kita tidak bisa mengontrol apa yang akan terjadi pada kita ataupun orang-orang yang kita kasihi tentunya.

Thanks sudah membaca hitung-hitung menemani saya lunch siang ini…:-)

Iklan

4 pemikiran pada “Pedas

  1. Haha nice lunch mas Win! 😀
    Betul kl begitu sifat pedasnya jadi fix, sedangkan bila ditambah saos sendiri, bisa atur sesuai kebutuhan..
    Tapi kl saya pribadi, sepertinya lebih baik yg fix deh mas, karena saos sambal Mc Donald juga kurang ninju kayaknya bagi penggila makanan berasa pedas hehe IMHO.. Met lanjutin aktifitas 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s