Commuter Line: Penyelamat dari Kemacetan yang Handal


foto: PoskotaNews

Sepertinya kemarin adalah salah satu hari termacet dari banyak hari termacet di Jakarta….Ya walaupun Jakarta dan sekitarnya terus berbenah namun dalam proses mencapai kondisi yang ideal (yang butuh pembenahan dibanyak infrastruktur) kemacetan masih harus jadi santapan bagi masyarakat terutama yang harus melakukan commuting yang mengandalkan jalan raya. 

Baiklah, sebelum apa yang saya sampaikan ditulisan ini tidak nyambung dengan pengertian yang muncul dibenak kalian maka lebih baik kita samakan dulu pengertian “commute” yang akan sering saya gunakan.

Saya tidak perlu lagi menjelaskan ya darimana saya mendapatkan definisi diatas ini ya, intinya pengertian dari “commute” itu adalah perjalanan dari rumah ke tempat kerja secara rutin. Dan tulisan ini saya buat karena lagi-lagi moda transportasi commuter line ini menyelamatkan saya kemarin dari kemacetan yang gila-gilaan yang diperburuk oleh turunnya hujan yang cukup lama.

Dari rumah saya sudah menyediakan jas hujan dan rain cover untuk ransel tempat saya membawa semua perangkat kerja saya. Kebetulan meeting point dengan rekan kerja saya (Nandi) kemarin adalah Stasiun Palmerah, Nandi akan menjemput saya disitu lalu kami akan melanjutkan perjalanan ke bilangan Taman Mini Indonesia Indah untuk bertemu dengan calon klien. Saya berangkat jam 10:10 pagi dari Stasiun Sudimara (Bintaro) dan sampai di Stasiun Palmerah jam 10:30 (kurang lebih 20 menit perjalanan). Karena berangkatnya jauh diatas peak hour maka saya tidak mengalami desak-desakan didalam kereta.

Lalu bagaimana dengan saat pulang? Kebetulan meeting berikutnya setelah dari TMII ada di gedung JDC, Slipi. Kelar meeting jam 16:00 yang artinya dalam waktu dekat akan memasuki peak hour. Jalan kaki dari JDC ke Stasiun Palmerah yang berjarak sekitar 500 meter memakan waktu sekitar 15 menit. Coba lihat kondisi commuter line dibawah ini:

Penuh, tidak terlalu desak-desakan dan saya hanya mengalami kondisi seperti ini dalam 3 stop stasiun, setelah itu mulai lowong sampai tujuan di Stasiun Jurang Mangu (Bintaro Xchange).

Kembali ke awal tulisan saya yang menyinggung tentang kemacetan luar biasa di Jakarta, moda transportasi commuter line membuat saya terhindar dari kemacetan tersebut.

If I can do it and I believe you can do it too…..Coba deh 🙂

Ps: Tarif tiket commuter line dari Stasiun Sudimara sampai ke Stasiun Palmerah adalah Rp. 3000,-

Iklan

Satu pemikiran pada “Commuter Line: Penyelamat dari Kemacetan yang Handal

  1. Sempat bertahun2 nggak berani naik kereta. Tapi pas sekali nyobain naik commuterline, nyaman banget dan cepat. Sekarang jadi sering naik commuterline. Sayangnya stasiun terdekatpun masih agak jauh dari rumah. But it help ..

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s