Don’t Pick A Job, Pick A Boss


Saya mendapatkan banyak sekali cerita tentang pengalaman dalam bekerja di internet. Tentunya cerita-cerita tersebut cukup memberikan inspirasi bagi saya dan pada kesempatan ini saya ingin juga membagikan cerita-cerita tersebut pada kalian, tentunya akan saya tulis ulang dan juga terjemahkan kedalam bahasa Indonesia agar lebih mudah memahaminya (tanpa harus menerjemahkannya dulu dalam kepala…hahaha).

Cerita pertama yang ingin saya bagikan adalah cerita tentang sebuah pilihan dalam mencari pekerjaan yang kaitannya dengan atasan yang baik dan atasan yang buruk dalam perusahaan baik dan perusahaan buruk, Jika saya yang ditanya ya saya akan sependapat dengan Oleg Vishnepolsky di pemilik cerita ini, yaitu saya lebih memfokuskan pada atasan yang baik walaupun ia ada di perusahaan yang buruk ketimbang memilih perusahaan baik dengan atasan yang buruk….Setuju? Kita simak cerita Oleg ini ya.

Ketika suatu saat saya sedang menunggu diinterview untuk sebuah pekerjaan, terlihat seorang pengantar pizza yang menggunakan t-shirt serta jeans sedang membawa beberapa boks pizza dan beberapa botol air mineral sedang susah payah membuka pintu. Saya segera melompat untuk membantu membukakan pintu untuknya namun sebelum saya berhasil membantunya, resepsionis sudah duluan membukakan pintu untuknya.

5 menit kemudian saya sudah ada di ruangan conference tempat dilangsungkannya proses interview, lalu tiba-tiba sang penganta pizza yang tadi masuk kedalam. Ia mendekati saya lalu mengulurkan tangan untuk bersalaman lalu berkata:

“Halo, saya Greg tagaris, Chief Information Officer di DoubleClick. Mohon maaf saya agak terlambat karena saya beli makanan dahulu untuk anak buah saya. Mereka harus bekerja tanpa sempat untuk makan siang karena ada masalah teknis. Anda yang tadi mencoba membantu membukakan pintu untuk saya kan? Terima kasih ya”

Ia menawari saya pekerjaan diakhir interview dan saya langsung menerimanya tanpa bernegosiasi lagi.

Greg adalah satu dari banyak atasan yang menurut saya masuk dalam kategori good bosses, dan sebuah keberuntungan bagi saya untuk bisa bekerja denganya.

Kita akan bisa langsung tahu bahwa atasan itu baik atau tidak dari bagaimana ia memperlakukan orang lain.

Greg adalah atasan yang baik di perusahaan yang baik, tapi sejujurnya dalam kondisi apapun saya akan mau bekerja dengan Greg di perusahaan apapun.

Atasan yang buruk akan bisa membuat pekerjaanmu jadi buruk juga walaupun perusahaannya sangat baik. Mereka akan melakukan micromanage terhadap kalian, menyalahkan kalian dan membuat hidup kalian menderita.

Seorang atasan yang baik membela Anda, akan mempercayai Anda, akan mendengarkan Anda, akan membuat pekerjaan Anda bagus bahkan di perusahaan yang lemah.

Bagaimana menurut kalian?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.