Early Morning Attitude


Waktu subuh itu seperti memang disiapkan bagi orang-orang seperti saya yang sangat mudah terdistraksi untuk bisa bekerja lebih fokus dan lebih produktif. Kalau dulu saya dikenal sebagai night owl atau orang-orang yang terbiasa kerja sampai larut malam, namun kini saya jatuh cinta pada subuh.

Hampir rata-rata saya bangun dikisaran waktu pukul 4-5 pagi semenjak saya memulai mengubah pola hidup saya. Niat untuk bisa tidur minimal 8 jam sehari bisa tercapai dengan mulai menemani Evandra tidur di jam 9 malam dan (secara otomatis) terbangun jam 4-5 pagi, bahkan sering juga lebih awal lagi.

Tubuh sepertinya bisa mengerti seberapa cukup waktu istirahat yang dibutuhkan, dan saat bangun diwaktu subuh, setelah melakukan shalat subuh adalah waktu-waktu yang super produktif bagi saya, karena saya bisa berkonsentrasi penuh untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang kadang sangat sulit untuk dijalankan di waktu-waktu kerja yang biasa.

Tulisan ini saya buat pukul 5:35 pagi, setelah saya sudah menyelesaikan satu buah deck presentasi yang saya mulai kerjakan tepat setelah shalat subuh saya tunaikan, mengupdate tim pengurus ADPII DPD Jakarta yang saya ketuai via Whatsapp group, mengupdate klien saya berkaitan dengan rapat yang akan kami lakukan pagi ini (lagi-lagi via WA) dan lain sebagainya.

Mungkin ini bukan untuk semua, tapi to be honest I’m in love with early morning time…..errr….should I say it’s dawn?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.