Menjadi Perusahaan Berbasis Sosial


Beberapa saat yang lalu saya ngobrol dengan salah satu pemangku jabatan c-level disalah satu perusahaan yang cukup dikenal. Kita membicarakan masalah bagaimana mentransformasikan sebuah perusahaan yang sudah berbasis digital menjadi sebuah social-based company.

What? Bukankah jika sebuah perusahaan sudah berbasis digital secara otomatis mereka akan jadi social-based company? Well, not really. Dibutuhkan lebih dari sekedar penetrasi digital untuk menjadikan sebuah perusahaan menjadi perusahaan berbasis sosial atau social-based company. Salah satu yang terpenting adalah penguasaan fundamentalnya yang disebut dengan pengelolaan komunitas atau secara populer disebut dengan community management.

Silahkan search terminologi “community management” di Google. Banyak yang salah sangka menganggap bahwa dengan menguasai penggunaan atau pengelolaan media sosial otomatis mereka menguasai pengelolaan komunitas yang terbentuk pada platform yang mereka kelola. Sesungguhnya community management itu bukan mengenai social media as a tools ataupun platform, namun justru lebih memfokuskan diri pada pengguna, perilaku, mood, emotion, dan segala hal yang berkaitan dengan community as a human being. Media sosial akan menjadi tools ataupun platform dimana para kumpulan pengguna berkumpul. Dan praktek community management yang akan menjadikan platform tersebut tempat yang nyaman dan aman bagi users plus jadi sticky factor bagi seluruh pengguna nantinya.

That’s all for this great morning folks!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s