Tips Mengenal Berita Palsu/Fake News


Pagi ini di harian Kompas Minggu (7 April 2018) di halaman 3, terpampang satu halaman penuh informasi layanan masyarakat (PSA) yang diinisiasi oleh Facebook bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang judulnya seperti judul blog post ini.

Saya yakin ini adalah salah satu itikad dari Facebook untuk memerangi maraknya peredaran berita palsu di platform mereka namun menurut saya pengetahuan ini cukup penting untuk diketahui masyarakat luas agar bisa memahami seperti apa berita palsu atau fake news itu di platform apapun.

Agar bisa juga membekali para netizen (warganet) lebih luas lagi sehingga kita semua bisa memiliki pemahaman yang sama tentang berita palsu ini maka saya akan menuliskan ulang di blog saya ini, silahkan:

Beberapa cara mengidentifikasi apakah suatu berita itu asli/palsu:

  1. Bersikaplah skeptis pada judul. Cerita berita palsu seringkali memiliki judul bombastis dengan huruf kapital dengan tanda seru. Jika judul kelihatannya mengejutkan dan tidak dapat dipercaya, maka kemungkinannya memang begitu.
  2. Perhatikan baik-baik URL-nya. URL palsu atau yang dibuat mirip aslinya bisa jadi tanda peringatan adanya berita palsu. Banyak situs berita palsu berpura-pura sebagai sumber berita autentik dengan sedikit mengubah alamat URL. Anda dapat membuka situs tersebut dan membandingkan alamat URL-nya dengan sumber terpercaya.
  3. Selidiki sumbernya. Pastikan berita tersebut ditulis oleh sumber yang Anda percaya memiliki reputasi keakuratan yang baik. Jika berita tersebut berasal dari organisasi yang tidak dikenal, baca bagian “Tentang”/”About” di situs mereka untuk mempelajari selengkapnya.
  4. Perhatikan format yang tidak biasa. Banyak situs berita palsu yang salah eja atau punya tata letak yang canggung. Bacalah dengan saksama untuk melihat tanda-tanda ini.
  5. Cek fotonya. Kabar berita palsu sering berisi gambar atau video yang dimanipulasi. Terkadang foto tersebut memang asli, tapi konteksnya berbeda. Anda dapat menelusuri foto atau gambar tersebut untuk mencari tahu asalnya.
  6. Periksa tanggalnya. Kabar palsu mungkin berisi linimasa yang tidak masuk akal, atau tanggal peristiwa yang sudah diubah.
  7. Periksa buktinya. Periksalah sumber informasi penulis untuk menginformasi keakuratannya. Kurangnya bukti atau ketergantungan terhadap ahli-ahli yang tidak disebutkan namanya dapat mengindikasikan kabar berita palsu.
  8. Lihat laporan lainnya. Jika tidak ada sumber berita lainnya yang melaporkan berita yang sama, hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa berita tersebut palsu. Jika berita tersebut dilaporkan oleh beberapa sumber yang Anda percayai, maka kemungkinan berita tersebut benar.
  9. Apakah berita tersebut hanya lelucon? Terkadang berita palsu sulit dibedakan dengan humor atau sindiran. Cek apakah perincian cerita dan nadanya menunjukkan bahwa berita tersebut hanya sekadar lelucon.
  10. Beberapa berita dipalsukan dengan sengaja. Pikirkan secara kritis berita yang Anda baca, dan hanya bagikan berita yang Anda ketahui dapat dipercaya.

Memang penyebaran berita palsu itu tidak hanya bisa dilakukan dengan hanya mengandalkan pemilik platform, kita semua sebagai pembaca juga sebaiknya bisa memahami lebih baik seperti apa berita palsu/fake news tersebut sehingga kita tidak ikut-ikutan menyebarkannya.

Salut bagi Facebook yang ikut membantu kita semua bisa lebih memahami apa itu berita palsu. Mari kita sebarkan informasi ini. Cek posting sumbernya di blogpost nya Facebook ini.

Oh iya, dibawah ini adalah versi cetak yang saya lihat di Kompas Minggu tanggal 8 April 2018.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.