Untuk Siapa Blog Anda?


Ada tiga bagian utama yang perlu diperhatikan sebelum memulai blogging dan kemudian selanjutnya saat Anda ngeblog, yaitu Fokus, Penargetan, dan Analisis.

Fokus Blogging

Fokus pada blogging adalah penting untuk menjaga topik konten blog Anda sesempit mungkin. Saat Anda menyimpang ke posting diluar topik yang sudah ditetapkan, biasanya itu akan buang-buang waktu saja. Hal tersebut akan terlihat kontra-intuitif dalam usaha untuk terus menerus mempersempit fokus dari apa yang Anda tulis – kelihatannya Anda seperti membatasi pemirsa. Namun kenyataannya, serangkaian topik yang sangat terfokus akan mempermudah Anda untuk mencari tahu apa yang perlu Anda tulis, dan mengembangkan jumlah pemirsa yang tertarik.

Saya mulai ngeblog pertama kali saat saya menganggap blog itu adalah jurnal kehidupan. Pada saat itu, saya berpikir bahwa menulis tentang apa pun akan baik untuk audiens saya dan bagus untuk blog saya. Saya tidak mungkin lebih salah lagi. Posting-posting awal yang saya tulis itu tidak pernah mengumpulkan trafik, tidak ada prospek, dan tidak ada penjualan, dan karenanya sama sekali tidak berharga.

Pada saat itu yang tidak saya miliki adalah pemahaman tentang hubungan antara konten yang perlu saya tulis dan audiens yang saya coba raih.

Penargetan

Inilah mengapa mengembangkan satu atau lebih persona untuk blog dan bisnis Anda itu adalah ide yang baik.

Persona itu adalah sebuah perlambangan untuk bisa menggambarkan target audiens ideal Anda. Anda mungkin menyertakan data demografi atau geografis jika masuk akal untuk melakukannya, tetapi fitur yang lebih penting biasanya adalah ketakutan, masalah, kekhawatiran, kebutuhan, dan tujuan mereka.

Jika Anda bisa mendapatkan pemahaman tentang kebutuhan audiens Anda, dan bagaimana keterbatasan mereka, Anda dapat membuat gambaran untuk diri sendiri tentang bagaimana Anda dapat membantu mereka.

Analisis Blogging

Setelah Anda menetapkan satu atau lebih persona yang kira-kira pas dan telah mulai membuat konten yang menurut Anda lebih sesuai untuk “mereka”, Anda dapat menggunakan layanan analitik untuk mengonfirmasikannya.

Google Analytics akan bisa membantu Anda melihat bagaimana kinerja konten situs Anda, dan semua jejaring sosial utama juga menawarkan opsi pelaporan untuk membantu Anda mengukur keefektifan aktivitas sosial Anda juga.

Bahkan, kapan pun Anda kebingungan dalam mengambil keputusan apakah suatu topik tertentu itu cukup bagus, cara yang terbaik adalah mengujinya dengan membuat posting singkat di media sosial daripada menginvestasikan waktu Anda untuk menulis posting blog. Jika posting di media sosial tersebut bergema di jejaring Anda, maka Anda jadi tahu bahwa aman untuk melanjutkan artikel yang lebih panjang.

Contoh seorang blogger dengan fokus yang sangat baik adalah Peg Fitzpatrick. Peg adalah konsultan pemasaran dan juga seorang pembicara, jadi dia menargetkan pemilik usaha (serta brand) kecil dan menengah menggunakan kontennya.

Peg mengerti bahwa dengan berbagi posting blog secara terinci tentang berbagai aspek pemasaran media sosial, dia dapat memposisikan dirinya sebagai otoritas. Dia juga tahu bahwa orang-orang yang tertarik pada kontennya akan, terlalu sibuk untuk membaca semua artikelnya. Akan selalu ada orang-orang yang membutuhkan bantuan lebih daripada yang dapat Anda berikan dalam bentuk posting blog dan akan bersedia membayar untuk keahlian Anda.

*Tulisan ini merupakan rangkaian tulisan berseri Panduan Memulai Blogging

Iklan

Satu pemikiran pada “Untuk Siapa Blog Anda?

  1. Ping balik: Panduan Memulai Blogging | bangwin.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s