Bagaimana Mendapatkan Ide untuk Blog Post?


Masalah utama yang dihadapi sebagian besar blogger adalah mendapatkan ide yang harus dijadikan blog post selanjutnya. Tidak ada yang lebih buruk daripada menghadapi tenggat waktu yang sudah ditentukan untuk memublikasikan konten namun yang terjadi kita hanya bisa menatap layar putih kosong.

Cara yang saya lakukan sepenuhnya menghapus masalah itu dan membuat blog Anda lebih efektif dan tidak banyak memakan waktu.

Merekam Ide Blog Post

Mari kita mulai dengan memilih alat bantu, saya kebetulan menggunakan email seperti yang saya katakan sebelumnya, tetapi Anda dapat menggunakan Evernote, Apple Notes, Google Keep, Microsoft OneNote atau aplikasi pencatat lain yang serupa. Alat penerbitan lengkap seperti Word atau Google Docs tidak seefektif, karena kami ingin dapat dengan mudah melihat semua catatan kami dan beralih bolak-balik. Penting juga untuk menggunakan aplikasi yang bisa disinkronkan dengan semua perangkat Anda.

Dengan alat tersebut kita bisa seperti memiliki buku khusus untuk blog dan di dalamnya ada catatan untuk setiap ide posting blog yang kita buat.

Saat pertama kali memulai, lakukanlah penelitian kata kunci (keyword search) dan mulailah membuat catatan untuk berbagai topik yang menurut Anda diminati oleh audiens Anda. Saya biasanya memberikan judul catatan menggunakan ide judul awal untuk posting blog, dan kemudian sertakan ide lain atau diberikan catatan lagi.

Kemudian, selama menjalani keseharian, setiap kali saya melihat atau mendengar atau membaca sesuatu yang membuat saya berpikir tentang topik blog yang potensial, saya segera membuat catatan baru dalam aplikasi pencatat untuk topik tersebut.

Dengan cara ini, ketika saya punya waktu untuk menulis (saya menyarankan Anda menyisihkan 30-60 menit per hari untuk menulis), yang harus saya lakukan hanyalah memindai catatan saya yang sudah ada dan melihat topik apa yang ingin saya tulis.

 Usahakan untuk rajin dalam menjalani proses ini dan Anda akan bisa membuat ide posting blog yang bermanfaat selama bertahun-tahun untuk diri Anda sendiri.

Meriset Kata Kunci untuk Blog Baru

Jika Anda perhatikan saya telah menyebutkan “penelitian kata kunci” beberapa kali, jadi mungkin saat ini ide yang baik untuk membahas bagaimana bagaimana melakukannya.

Kata kunci (keyword) dapat merujuk pada satu atau lebih dari satu kata (frasa kata kunci) yang digunakan orang untuk mencari informasi.

Misalnya, Anda mungkin telah mengetik, “cara memulai blog” ke dalam pencarian Google dan menemukan posting blog ini.

Penelitian mulai berperan ketika kita memutuskan untuk menggunakan alat yang tersedia untuk membantu memahami apa yang sebenarnya ditelusuri orang lain, dan berapa volumenya, sehingga kami dapat memutuskan apakah ada minat yang cukup.

Faktanya, penelitian ini tidak hanya menunjukkan volume atau permintaan untuk kata atau frasa tertentu, tetapi juga seberapa banyak persaingan atau ketersediaan yang harus kita hadapi!

Penelitian Kata Kunci

Jika Anda belum pernah melakukan penelitian kata kunci sebelumnya, langkah mudah untuk memulai sebenarnya di google.com dengan penelusuran baru di Google yang sudah dilengkapi dengan fitur pelengkapan otomatis.

Saat Anda mulai mengetik sesuatu ke dalam kotak pencarian, Google akan menunjukkan kepada Anda apa yang dicari orang lain yang dimulai dengan karakter yang sama!

Seperti ini:

Saya tahu bahwa orang lain tidak hanya tertarik untuk mempelajari cara memulai blog, mereka juga tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang memulai blog di WordPress, memulai bisnis blog, dan seterusnya.

Jadi itu informasi bagus, dan saya bisa memasukkan semua jenis variasi untuk membantu saya memahami apa yang orang lain cari.

Saat saya melihat tren atau ide tertentu, saya dapat mencatatnya sebagai ide posting blog yang potensial, atau setidaknya poin yang harus dibuat dalam posting.

Sebetulnya dulu sebelum Google merestrict penggunaan Google Keyword Planner hanya untuk penggunaan campaign di AdWords, kita bisa memanfaatkan fungsi penelitian kata kunci tersebut dengan jauh lebih akurat. Sekarang saya belum mendapatkan lagi cara lain untuk menggantikannya.

Blogging Tentang Topik yang Sedang Tren

Aspek lain dari topik sebuah blog adalah mengetahui kapan ada topik yang sedang tren atau kisah yang mungkin bisa Anda manfaatkan. Ini umumnya disebut sebagai Newsjacking.

Meskipun mungkin tidak selalu melibatkan berita yang sebenarnya, mari kita asumsikan sejenak bahwa sesuatu telah terjadi yang terkait dengan bisnis atau industri Anda dalam beberapa cara. Ada cerita di luar sana dan Anda memiliki jendela kesempatan singkat untuk mempertimbangkan melakukan sesuatu. Saya memiliki serangkaian pertanyaan yang saya tanyakan pada diri sendiri setiap kali saya melihat sebuah topik yang sedang tren.

Pertama, tanyakan pada diri Anda apakah audiens Anda akan tertarik pada cerita yang akan Anda ambil. Jika jawabannya ya, lanjutkan.

Kedua, tanyakan pada diri Anda apakah ANDA tertarik dengan ceritanya. Tidak ada gunanya memutuskan untuk menulis tentang sesuatu yang Anda anggap membosankan. Tetapi jika jawabannya ya, lanjutkan

Ketiga, tanyakan pada diri Anda apakah Anda memiliki sudut pandang atau perspektif yang unik untuk ditambahkan. Sangat mudah untuk hanya membagikan tautan lewat media sosial ke berita, tetapi jika Anda dapat menambahkan perspektif dan arti tambahan untuk audiens Anda, itu bisa menjadi sangat kuat. Jadi jika jawabannya ya, lanjutkan.

Keempat (terakhir), tanyakan pada diri Anda apakah Anda punya waktu untuk menulis dan menerbitkan konten ini, dan apakah keseluruhan waktunya tepat. Bahkan penulis tercepat membutuhkan 30 – 60 menit untuk membuat artikel, dan bahkan kemudian, tidak ada gunanya mempublikasikan cerita pada tengah malam. Anda harus bisa memasukkan konten Anda ke dalam campuran sebelum keseluruhan minat pada topik tersebut memuncak dan mulai berkurang. Jika Anda punya waktu dan belum terlambat untuk mempublikasikan, lanjutkan!

Meskipun sebagian besar topik newsjacking cenderung tidak mendapatkan traffic jangka panjang, terkadang mereka dapat menghasilkan sejumlah keterlibatan sosial, traffic, dan tautan sosial yang besar (bahkan jadi viral).

Satu pendekatan terkait dengan pembuatan konten bisa diperhatikan adalah saat Liburan dan Acara, dan membuat konten untuk atau terkait dengan acara tersebut. Misalnya, jika audiens target Anda adalah pemilik bisnis, Anda mungkin berpikir tentang bagaimana Anda dapat membantu mereka dan di sekitar saat kita semua harus melaporkan SPT Pajak (musik lapor pajak).

Topik-Topik Blog yang  Menjadi Bagian Bawah dari Funnel

Salah satu rekomendasi lain yang berkaitan dengan konten blog Anda dan penentuan topik adalah tentang “Konten dari Bagian Bawah Funnel”.

Ini adalah konten yang orang akan cari ketika mereka sudah sampai pada pemahaman bahwa mereka membutuhkan sesuatu, mereka membutuhkan bantuan, dan sekarang mereka melakukan penelitian dan perbandingan mereka sendiri.

 

Contoh: Cambridge Analytica, Etika dan Facebook

Kembali pada newsjacking, saya ingin berbagi sedikit pengalaman yang saya ambil dari blog saya pribadi Bangwin.net

Pada bulan Maret 2018, saya dikejutkan dengan sebuah video yang masuk ke timeline saya di Twitter dimana video tersebut menayangkan sebuah pengakuan tentang pelanggaran privacy dengan menyedot data profil jutaan pengguna sebuah jejaring sosial terbesar di dunia yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja yang bernama Cambridge Analytica.

Saya tahu bahwa ini adalah berita yang cukup penting yang pasti ingin diketahui oleh pembaca saya, dan saya juga tahu bahwa mereka memiliki lebih banyak pertanyaan daripada yang disampaikan oleh pengumuman asli, jadi saya menulis blog post saya sendiri.

Cerita dalam blog post tersebut langsung diambil dan dibagikan oleh para pembaca saya dan juga pengguna Facebook yang jumlahnya banyak sekali. Semakin banyak rincian yang muncul, saya terus memperbarui cerita dan tingkat lalu lintas selama beberapa hari pertama luar biasa.

Selain itu saya juga membuat blog post turunan dari kisah Cambridge Analytica tersebut di sini dan juga di sini.

Menariknya, karena itu terjadi, posting blog tersebut terus mendapatkan tingkat traffic yang tinggi, menghasilkan ribuan pengunjung baru ke situs dan peluang baru bagi saya untuk membuat impresi. Saya bahkan ditelpon berkali-kali oleh media untuk menjadi nara sumber khusus topik Cambridge Analytica tersebut untuk beberapa artikel.

Sumber Ide Posting Blog Lainnya

Ketika membahas topik, Anda harus secara teratur meluangkan waktu untuk melakukan brainstorming ide sehingga Anda memiliki daftar calon ide blog yang menarik. Berikut ini adalah sejumlah sumber tambahan untuk mendapatkan ide-ide tersebut.

1. Berita dan Industri Terkait

Tandai situs web atau berlangganan newsletter dan RSS feed sehingga Anda dapat terus mengikuti berita dan tren industri saat ini. Beberapa kisah mungkin akan Anda pilih untuk sekadar dibagikan tautannya ke Twitter atau Facebook, sementara yang lain mungkin bisa menginspirasi posting blog lengkap atau artikel berita. Jika Anda tidak yakin di mana harus mulai mencari, coba lakukan pencarian Google sederhana dengan kata kunci “[industri Anda] News” dan lihat apa yang muncul.

Teknik yang lebih maju adalah menggunakan Feedly untuk mengumpulkan RSS feed dari berbagai sumber apa pun yang Anda putuskan untuk berlangganan. Anda kemudian dapat masuk ke Feedly untuk melihat posting terbaru dari sumber-sumber tersebut. Anda dapat menggunakan aplikasi Feedly di iPhone atau iPad Anda untuk melihat entri baru. Saya menggunakan Feedly untuk memantau blog Google, Facebook, Twitter, LinkedIn, dan pemain lain di industri media sosial.

2. Buku

Pemilik bisnis sering didorong untuk membaca lebih banyak buku, majalah, dan artikel dari industri mereka untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Kegiatan membaca semacam itu juga dapat sering menginspirasi kita untuk menulis posting blog baru untuk berbagi apa yang telah kita pelajari dengan pembaca dan pelanggan kita.

3. Situs Tanya-Jawab (Questions & Answers sites)

Ada banyak situs Q&A seperti Quora (dan yang lainnya yang lebih spesifik untuk Anda sendiri). Jika Anda meluangkan sedikit waktu untuk melihat beberapa pertanyaan yang terkait dengan bisnis dan industri Anda, Anda mungkin bisa menemukan beberapa topik yang dapat Anda jawab sendiri dengan mudah. Namun, ketimbang menguji jawaban di situs tersebut, buat jawaban Anda sebagai entri blog di situs web Anda sendiri. Poin bonus untuk memposting atau menautkan blog Anda sebagai jawaban di situs Q & A juga.

4. Daur Ulang Tulisan Anda Sendiri

Jika Anda telah lama ngeblog, Anda pasti memiliki posting blog lama yang dapat Anda daur ulang. Yang harus Anda cari adalah posting blog di mana bisnis atau industri Anda telah berubah dan Anda dapat memberikan informasi baru yang diperbarui yang akan melengkapi posting lama.

Saat mendaur ulang posting lama, jangan pernah mengedit posting yang lama. Sebagai gantinya, buat pos baru dan pertahankan konten asli sebanyak yang Anda inginkan, cukup tambahkan dan tingkatkan sesuai kebutuhan. Pada awal posting baru, jelaskan mengapa Anda meninjau kembali topik yang sama dan menyertakan tautan kembali ke posting asli untuk perbandingan pembaca (dan tautan dalam).

5. Wawancara Seorang Ahli atau Seorang yang Kontroversial

Tergantung pada industri yang Anda geluti, Anda dapat mempertimbangkan untuk mewawancarai orang lain. Orang-orang ini mungkin ahli di bidang atau hanya individu yang kontroversial.

Jika Anda tidak pernah mewawancarai seseorang, persiapkan baik-baik. Bersiaplah dengan meneliti siapa mereka sehingga Anda akrab dengan pekerjaan mereka, dan siapkan pertanyaan sebelumnya.

Anda dapat menggunakan Facebook Live, YouTube Live, atau alat lain seperti Skype untuk merekam wawancara audio atau video (beserta dengan pemirsa langsung jika Anda mau). Setelah selesai, Anda dapat mempublikasikan transkrip wawancara serta menempelkan media yang direkam.

Pastikan untuk menyertakan beberapa informasi latar belakang tentang orang tersebut, dan jangan lupa untuk berterima kasih kepada mereka!

6. Televisi dan Budaya Pop

Sumber ini melibatkan teknik penulisan tanpa batas waktu, di mana Anda menghubungkan dua konsep yang berbeda sehingga pembaca dibuat untuk memahami satu konsep karena pemahaman mereka yang ada tentang konsep lain.

Saat menonton acara televisi atau film, atau mendengarkan radio, Anda mungkin diingatkan tentang beberapa aspek bisnis atau industri Anda dan bisa terinspirasi untuk menulis tentang hal itu dalam blog.

Misalnya, jika Anda adalah penggemar acara TV “LOST” , Anda dapat menulis tentang bagaimana sebuah bisnis dapat menemukan kesuksesan menggunakan model organisasi Dharma Initiative. Beberapa poin Anda mungkin tidak bisa diterapkan, tetapi sebagian besar poin Anda harus memiliki cukup manfaat untuk dipertimbangkan.

7. Newsfeed dari Media Sosial

Periksa secara teratur feed berita Facebook Anda untuk masalah dan topik yang orang-orang bicarakan. Meskipun Anda mungkin ingin menghindari topik yang lebih kontroversial, mungkin ada sejumlah berita dalam diskusi teman Anda yang bisa Anda gunakan sebagai inspirasi posting blog Anda berikutnya.

Demikian juga, perhatikan apa yang sedang dibahas di Google+ dan jejaring sosial lainnya seperti Pinterest dan LinkedIn.

8. Twitter Followers dan Trends

Demikian pula, Anda dapat menggunakan Twitter feed Anda untuk mendapatkan ide tentang apa yang sedang tren saat ini. Jangan salah, Twitter membuat alat yang lebih baik dari Facebook untuk kebutuhan ini.

Pertama, Anda dapat dengan mudah mengikuti orang-orang terkemuka di industri Anda dan bahkan menggunakan rekomendasi Twitter untuk menemukan orang-orang baru untuk diikuti.

Kedua, gunakan “Moments” dan “Trends” Twitter untuk melihat apa yang sedang dibicarakan pengguna Twitter di mana-mana.

9. Grup Diskusi

Facebook, LinkedIn, dan Google+ semuanya memiliki grup diskusi. Bergabunglah dengan kelompok yang berbicara tentang bisnis dan industri Anda dan perhatikan pertanyaan yang diajukan dan topik yang sedang dibahas.

Jawab pertanyaan pada saat yang tepat dan berpartisipasi semampu Anda. Seringkali, jawaban dan diskusi topik Anda secara alami akan menggiring ke posting blog baru.

10. Topik-Topik Pendidikan/Sejarah

Setiap bisnis harus berusaha untuk menyediakan artikel blog yang mendidik pembaca, klien, dan pelanggan potensial mereka pada topik yang relevan. Meskipun Anda tidak ingin memberikan begitu banyak informasi yang tidak lagi diperlukan, ada banyak topik yang dapat Anda tuliskan yang bisa bermanfaat. Anda bisa juga sesekali membuat draf posting yang membahas sejarah industri Anda atau aspek industri Anda.

11. Analitik

Tinjau hasil analitik blog Anda. Postingan dan topik blog mana yang paling banyak mendapatkan perhatian dan traffic? Jika Anda dapat mengidentifikasi jenis-jenis tren tersebut, maka Anda mungkin terinspirasi untuk menulis lebih banyak posting tentang topik serupa.

*Tulisan ini merupakan rangkaian tulisan berseri Panduan Memulai Blogging

Iklan

Satu pemikiran pada “Bagaimana Mendapatkan Ide untuk Blog Post?

  1. Ping balik: Panduan Memulai Blogging | bangwin.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.