Menulis Politik


Saya ditawari untuk menulis tentang politik….What? Politik? Tahu apa saya tentang politik? Saya yakin banyak dari kalian juga akan merespon seperti respon saya tersebut. Jangankan menulis, banyak dari teman-teman saya sudah malas berurusan dengan politik. Alasan mereka karena politik itu sangat kejam dan orang-orang yang terlibat dalam politik adalah orang-orang yang hanya peduli dengan kepentingan individu dan juga kelompok semata. Sehingga tak mengherankan jika pandangan dan penilaian mereka pun menjadi apatis dan negatif mengenai politik.

Sebelum lebih jauh sebetulnya apa sih artinya kata politik tersebut? Jika kita lihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia maka pengertian kata “politik” tersebut adalah:

politik/po·li·tik/ n 1 (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (seperti tentang sistem pemerintahan, dasar pemerintahan): bersekolah di akademi –; 2 segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dan sebagainya) mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain: — dalam dan luar negeri; kedua negara itu bekerja sama dalam bidang — , ekonomi, dan kebudayaan; partai –; organisasi –; 3 cara bertindak (dalam menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan: — dagang; — bahasa nasional;

Jadi ada 3 pengertian dan 2 diantaranya berkaitan dengan pemerintahan dan negara. Nah dengan demikian sebenarnya politik itu suka atau tidak suka akan melibatkan negara tempat masyarakat tinggal, bekerja dan menjalani kehidupannya.

Memang tidak ada yang memaksa kita harus ikutan berpolitik di negara ini namun setidaknya jangan sampai kita tidak mengerti tentang politik sama sekali karena sebagai negara yang menerapkan sistem politik demokrasi setiap individu memiliki hak untuk menentukkan pemimpin yang akan mengatur masa depan negaranya dan setiap individu juga memiliki hak untuk memberikan aspirasinya ke pemerintah yang berkuasa. Sistem ini disebut dengan sistem politik kerakyatan dan tanpa adanya patisipasi rakyat, demokrasi tidak akan berjalan dengan baik.

Karena kebijakan yang dihasilkan para elite politik akan berdampak terhadap hampir seluruh aspek kehidupan warga, maka kita semua harus melek politik. Simpel bukan?

Kembali pada tawaran untuk menulis di sebuah media dengan tema politik? Kalau kata salah seorang sahabat saya di Twitter:

Saya pikir tidak hanya dijabanin aje, namun karena politik itu milik kita semua dan hak kita semua, maka memang tidak ada yang bisa melarang. Hanya saja tulisan politik seperti apa yang akan diangkatlah yang akan jadi penentu. Saya pikir selain saya juga bukan praktisi politik namun saya merasakan dampak dari keputusan-keputusan elit politik terhadap warga negara, maka tulisan yang akan saya buat nantinya akan lebih bersifat tulisan ringan dan mungkin banyak berkaitan dengan keseharian sehingga mudah-mudahan kita semua bisa merelasikannya.

Kira-kira begitu barangkali, dan jika ada masukkan silahkan, saya sangat terbuka untuk segala masukkan…:-)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.