3 Teknik Pemasaran Word of Mouth Yang Dapat Membantu Pertumbuhan Brand Anda


 

Apakah Anda ingin lebih banyak orang merekomendasikan produk Anda? Apakah Anda ingin memaksimalkan pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth marketing)?

Menurut Nielsen, format konten promosi yang paling terpercaya adalah “Rekomendasi dari orang yang saya kenal”, yang prosentasenya ada pada 83%. Situs web bermerek berada di urutan kedua yaitu pada 70%, dan opini konsumen menempati urutan ketiga di 66%.

Jika dipikirkan lebih dalam, ini masuk akal sepenuhnya. Orang tentu saja akan mempercayai apa yang dikatakan orang lain yang tidak ada hubungannya dengan perusahaan Anda tentang diri Anda, jauh sebelum mereka percaya pada apa yang Anda katakan tentang diri Anda sendiri.Dan rekomendasi ini bahkan lebih efektif ketika dibuat oleh teman dan keluarga, mereka yang paling dipercaya dalam hubungan.

Sudah seharusnya menghasilkan lebih banyak informasi lewat mulut ke mulut menjadi tujuan semua kampanye pemasaran. Tujuan Anda adalah agar orang dapat melihat pesan yang disampaikan oleh produk Anda, dilanjutkan dengan mencoba produk Anda dan lalu memberi tahu semua teman mereka tentang hal produk Anda. Atau Anda dapat melewati bagian produk lalu langsung membidik mereka agar membagikan pesan Anda. Meskipun kurang kuat untuk mendorong penjualan dibandingkan dengan dukungan (endorsement) berdasarkan pengalaman aktual dengan produk, janji konten bermerek dengan viral adalah tentang menyebarkan eksposur pada brand.

Mari kita lihat tiga metode yang terpopuler yang dapat Anda gunakan untuk mengembangkan brand Anda melalui pemasaran dari mulut ke mulut secara online.

1. Dapatkan dukungan karyawan

Berapa kali Anda ditanya di mana Anda bekerja atau bagaimana pekerjaan Anda?

Hampir semua orang yang saya kenal bertanya kepada saya “Bagaimana pekerjaanmu?” Tidak hanya sekali, namun berkali-kali!

Jika orang-orang bertanya kepada karyawan Anda pertanyaan ini dan mereka menjawab bahwa mereka bahagia, itu menciptakan kesan positif tentang perusahaan Anda. Sebagian besar karyawan akan merespons secara positif, karena 89% karyawan merasa puas dengan pekerjaan mereka; 38% sangat puas. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari ritual ini, Anda harus membekali karyawan Anda dengan berita terbaru tentang perusahaan Anda.

Bagikan semuanya dari peluncuran produk terbaru, proyek, penawaran, kemitraan, dan lainnya, melalui email newsletter dan media sosial. Tetapi masalah dengan kedua media ini adalah bahwa mereka secara alami adalah tempat yang berisik, dan pesan Anda bisa hilang. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan platform advokasi karyawan.

Platform advokasi karyawan memungkinkan Anda untuk berbagi berita perusahaan, agar karyawan Anda mendapatkan informasi terkini.Platform ini juga memudahkan karyawan Anda untuk berbagi konten ini dengan followers media sosial mereka sendiri, yang dapat meningkatkan jangkauan konten dan brand Anda sepuluh kali lipat. Dan saat 50% karyawan sudah memposting pesan, gambar atau video tentang perusahaan mereka, maka sebaiknya Anda juga ikut terlibat dengan cara-cara bagaimana brand Anda disajikan.

Salah satu platform advokasi karyawan yang cukup baik yang dapat Anda gunakan adalah Smarp. Aplikasi web dan aplikasi seluler yang menyertainya memudahkan untuk menambahkan konten ke feed/timeline sehingga karyawan Anda tetap mendapatkan informasi.

Mereka juga dapat langsung membagikan ulang konten dari dashboard di Facebook, Twitter, Linkedin, dan banyak lagi jejaring sosial. Anda dapat menghubungkan RSS feed untuk blog dan jejaring sosial Anda sehingga konten bisa muncul secara otomatis di setiap platform.

Karyawan juga dapat berkomunikasi satu sama lain dan kembali kepada Anda melalui aplikasi. Ini semakin memperkuat budaya perusahaan dan memberi Anda ide untuk konten. Saham juga dapat diberi insentif untuk mendorong karyawan untuk berbagi lebih banyak. Bahkan ada leaderboard untuk mendorong persaingan, dan analitik terperinci dari Smarp akan membantu Anda menemukan item konten yang memiliki kinerja, topik, saluran dan influencer internal yang terbaik.

2. Mengundang influencer (eksternal) untuk berbagi

Influencer marketing adalah metode lain untuk meningkatkan pemasaran dari mulut ke mulut, karena orang mempercayai influencer media sosial dan menindaklanjuti dengan rekomendasi produk mereka. Misalnya, LG menjalankan kampanye influencer dengan cara bermitra dengan influencer fotografi untuk mempromosikan smartphone baru dengan fitur kamera yang kuat. Melalui kampanye ini, LG mencapai 3,2 juta orang, mendapat lebih dari 1,2 juta likes dan komentar – dan mereka juga berhasil menjual 200.000 smartphone hanya dalam 10 hari.

Berikut adalah beberapa tips untuk memaksimalkan influencer marketing …

Look beyond followers. Menemukan influencer dengan banyak pengikut tentu saja diperlukan, lebih banyak pengikut akan membuat Anda mencapai lebih banyak orang. Tetapi bersama dengan pengikut, Anda perlu melihat metrik lain yaitu: keterlibatan (engagement). Anda tidak ingin hanya menemukan profil yang memiliki jumlah pengikut yang tinggi, tetapi juga tentunya jumlah keterlibatan yang baik. Semakin banyak keterlibatan si influencer menunjukkan bahwa orang lebih memercayainya, dan ini akan membuat Anda mendapatkan penjualan yang lebih kuat.

Pastikan influencer tersebut relevan. Anda juga ingin produk Anda dipromosikan oleh influencer yang relevan. Hanya mencari orang-orang dengan banyak pengikut dan tingkat keterlibatan yang tinggi tidak akan berhasil. LG mendapatkan hasil maksimal dari kampanye di atas karena mereka hanya bekerja dengan fotografer seperti Fursty.

Hanya punya satu tujuan utama. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari sebuah kampanye, Anda seharusnya hanya memiliki satu tujuan utama. Tujuan Anda seharusnya hanya mencapai satu tujuan besar ini. Anda dapat memiliki beberapa tujuan sekunder jika Anda ingin, tetapi Anda juga perlu memastikan bahwa ini tidak mengganggu tujuan utama.

Buat mereka menyebutkan Anda. Jika Anda ingin memaksimalkan investasi Anda ke dalam posting yang disponsori, pastikan influencer yang bekerja dengan Anda menyertakan halaman/akun media sosial Anda di dalam postingan tersebut. Ini akan mengubah beberapa pengikut mereka menjadi milik Anda. Anda kemudian dapat membangun hubungan dengan mereka juga.

Gunakan tagar. Saat membuat posting media sosial yang disponsori, penting untuk menandainya, jika tidak, Anda dan influencer akan mendapat masalah seperti pada kasus Lord & Taylor. Adalah tugas Anda untuk memastikan bahwa audiens diberitahu bahwa yang mereka lihat adalah iklan. Mungkin di Indonesia dalam waktu dekat juga akan diperlakukan namun di Amerika Serikat, FTC akan meminta Anda untuk melakukan ini dengan menggunakan tagar #ad atau #sponsor, jadi pastikan untuk memasukkan setidaknya satu dari ini.

Di atas ini adalah sebuah contoh yang bagus dari posting sponsor yang diperlakukan dengan tepat adalah yang dibuat untuk Recipes From a Pantry yang mempromosikan Iceland Foods. Posting mempromosikan satu produk, perusahaan disebutkan, ada banyak relevansi, dan mereka menggunakan tagar #ad.

3. Menjalankan kontes

Saat menjalankan kontes secara online, Anda dapat meminta orang-orang untuk membagikan konten atau produk di akun media sosial mereka untuk mengambil bagian dalam kontes. Ini dapat menghasilkan banyak buzz dari mulut ke mulut secara online. Oleh karena itu, buatlah wajib bagi orang untuk berbagi produk dari situs web Anda untuk menjadi kontestan.

Contoh yang cukup solid adalah kontes di atas yang dibuat untuk Urban Outfitters. Dari screeshot, Anda dapat melihat bahwa mereka meminta orang untuk menyematkan (pin) gambar pada sebuah landing page dan 10 item terbaik dari bagian rumah di Urban Outfitters. Ini adalah cara yang bagus untuk mengarahkan pesan dari mulut ke mulut untuk beberapa item rumah mereka.

Setelah seseorang ikut serta dalam kontes, Anda juga dapat meminta mereka untuk membagikan halaman pendaratan kontes atau micro site, untuk mendapatkan entri tambahan. Ini akan menghasilkan dari dampak dari mulut ke mulut tentang kontes tersebut.

Dua alat yang dapat membantu Anda dengan mudah memberi insentif kepada orang-orang untuk berbagi kontes yang Anda buat adalah King Sumo dan Rafflecopter.

Kesimpulan

Ada banyak cara efektif untuk mengarahkan informasi dari mulut ke mulut tentang merek dan produk Anda, baik online maupun offline. Metode mendorong advokasi karyawan, menerapkan strategi pemasaran influencer dan menjalankan kontes adalah yang terbaik. Oleh karena itu cobalah lakukan, karena Anda dapat menjalankannya dari mana saja dan itu bisa dijalankan dengan harga yang lebih murah daripada berinvestasi pada iklan (ads).


Penulis Tamu: Mitt Ray adalah founder dari Social Marketing Writing, di mana Anda dapat mengunduh 100 Gambar Latar Belakang Media Sosial Gratis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.