Musuh Bersama


Setuju gak Anda kalau saya sebut persatuan bangsa kita ini ditentukan oleh adanya musuh bersama?

Manusia itu perlu sebab untuk bisa berkumpul dan bersatu, kalau di teori pembentukan komunitas, setidaknya ada tiga hal yang mendasari, yaitu yang pertama adalah perasaan senasib, yang kedua memiliki interest/ketertarikan yang sama, dan yang ketiga adalah memiliki pekerjaan yang sama. Di antara ketiganya yang memiliki bonding paling kuat adalah perasaan senasib yang mendorong kebersamaan ini muncul.

Contohnya sebetulnya banyak yang bisa kita lihat, salah satunya adalah komunitas yang terbentuk karena penderitaan akibat suatu penyakit, misalnya komunitas penderita kanker. Lalu agama juga banyak digunakan sebagai alat pemersatu regardless tujuannya ya. Ada yang menggunakan perbedaan sosial, miskin dan kaya, ada juga berdasarkan perasaan ketidak adilan, dan banyak lagi. Pokoknya kita perlu sebab supaya bisa berjalan bersama-sama.

Banyak negara terbentuk karena rakyatnya punya musuh bersama. Istilah kolonisasi sebetulnya berubah menjadi penjajahan jika para penguasa tidak bisa bersikap adil terhadap penduduk yang mereka duduki. Beberapa negara hasil kolonisasi justru menjadi maju akibat pendudukan tersebut. Namun itu tidak terjadi pada negara kita. Negara kita terbentuk akibat penjajahan yang menyengsarakan, sehingga berbuah kemerdekaan akibat keinginan kita semua ingin merdeka. musuh bersama tersebut kita namakan sebagai “penjajah”.

Sejak kita merdeka, praktis tidak ada lagi negara yang bisa kita jadikan sebagai musuh bersama. Mungkin kehidupan mulai jadi membosankan sehingga mulai muncullah pihak-pihak yang menawarkan “musuh-musuh bersama” di dalam negara kita yang dibentuk untuk tujuan-tujuan tertentu. Simpul-simpul ledak musuh-musuh bersama tersebut kelihatan dengan jelas dengan menggunakan agama, politik, kondisi sosial, ketidak adilan, dan lain sebagainya.

Kondisi ini saya pikir akan berjalan terus sampai kita menemukan musuh bersama dalam skala negara. Lihat saja peristiwa masuknya nelayan Cina yang dikawal oleh penjaga pantai Cina ke perairan Natuna beberapa hari yang lalu yang langsung menyulut sentimen nasional terhadap Cina. Serta merta kita melupakan urusan kafir-non kafir, urusan partai, urusan goodbener dan gakbener, dan banyak lagi karena kita menemukan musuh bersama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.