Belum Saatnya


Beberapa saat lalu saya sempat menonton video di kanal YouTubenya Gofar Hilman dalam acara Ngobam (Ngobrol Bareng Musisi) di mana tamu yang diundang ngobrol pada saat itu adalah Ari Lesmana (vokalis dari Fortwnty). Obrolan saat itu sampai pada perbincangan masala legalisasi ganja dalam kontek bahan pengobatan. Ari bilang bahwa dia tidak setuju karena menurut dia (sebagai eks pengguna) bangsa kita belum siap atau belum saatnya bangsa kita bisa mengatur diri sendiri supaya bisa berjalan dengan baik.

Tulisan ini bukan mengenai ganja lho ya, tapi lebih kepada kesiapan bangsa kita untuk banyak hal, dan saya melihat sudah terbukti dalam banyak hal yang diterapkan tanpa mengindahkan kesiapan kita semua jadinya ambyar. Mulai dari penerapan demokrasi yang hanya dianggap sebagai portal pembebasan bagi bangsa Indonesia setelah jatuhnya Presiden Soeharto.

Demokrasi yang diartikan kebebasan bagi rakyat banyak yang mengimplementasikannya dengan bebas sebebas-bebasnya jika bisa tanpa aturan. Banyaknya peraturan yang dilanggar dan pengukuhan pelanggaran-pelanggaran sebagai norma baru. Banyak hukum dianggap sebagai alat pengekang dan mereka melanggarnya atas nama demokrasi. Contoh, seberapa banyak pengendara kendaraan yang jalan menentang arus lalu kalau ditegur dia yang marah? Lalu aparat yang mungkin sudah overwhelmed juga tidak cukup banyak untuk mengambil tindakan pelanggaran-pelanggaran berjamaah ini. Banyak lagi contoh serupa dalam konteks hukum.

Bahkan pengajuan aturan pun bebas-bebas saja sampai rakyat bereaksi baru mulai dipikirkan. Uji kelayakan sepertinya ditentukan oleh layak langsung, sementara itu aturan, misalnya salah satu contoh RUU diajukan dengan sarat kepentingan. Asumsi saya inipun diajukan dengan didasari oleh kebebasan berpendapat ala-ala demokrasi tadi.

Tulisan ini jadinya akan sangat panjang kalau semua kasus dimasukkan di sini, saya yakin pasti banyak juga yang punya contoh-contoh kasusnya sendiri dalam konteks kebebasan yang kebablasan seperti di atas.

Pertanyaannya…..kapan saatnya bangsa ini siap? Dan apa yang harus dilakukan untuk mempersiapkannya?

Gimana menurut kalian?

Photo by Roberto Valdivia on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.