Corona


Kita mungkin tidak terlalu familiar dengan nama Covid 19, tapi lebih kenal dengan Corona, ya virus yang sekarang sedang jadi wabah di hampir seluruh dunia. Saya pribadi melihat selain pandemi yang mengerikan, wabah Corona ini dapat juga ikut mendisrupsi hidup kita semua, mulai dari negara dan akan sampai pada kita semua sebagai individu.

Kok kamu melihatnya begitu Bang? Gimana caranya kok sampai situ?

Begini, wabah Corona ini sedemikian hebatnya sehingga produktivitas sebuah negara jadi terganggu. Beberapa kota di China dan Korsel sudah di shut down, yang artinya hubungan transportasi diputus. Dengan adanya shut down tersebut sudah bisa dipastikan produktivitas akan anjlok. Selain itu banyak juga negara yang memutuskan hubungan dengan negara-negara yang terkena wabah Corona tersebut.

Salah satu contoh kelangkaan bawang putih di Indonesia yang disebabkan oleh mayoritas kebutuhan bawang putih di Indonesia itu di supply dari China. Hasil pertanian bawang putih dalam negeri tidak sanggup memenuhi kebutuhan bawang putih dalam negeri sehingga kita terpaksa harus impor.

Ketergantungan kita terhadap impor ini bukan cerita baru, dulu saya masih ingat, kita sempat krisis keberadaan cabe merah, dan juga pernah krisis kedelai. Jadi secara tidak langsung dengan adanya wabah Corona ini membuat kita bisa berpikir betapa sulitnya keadaan jika kita tergantung terhadap impor. Kalau dulu sangat sulit untuk menjadi swasembada karena ada perhitungan untung rugi dalam harga beli dan jual, dengan adanya resiko wabah Corona, harga resikonya jadi terlalu besar dibandingkan dengan harga murah impor. Mau tidak mau semahal apapun harga-harga dalam negeri, (seharusnya) kita jadi terpaksa melepaskan ketergantungan terhadap impor dari negara-negara beresiko karena wabah Corona dan mencoba kembali berswasembada.

Pasar kita baru mau berubah saat terdisrupsi, jika tidak akan sulit sekali menyadarkan kita semua betapa pentingnya ketahanan pangan, betapa pentingnya swasembada karena buaian harga murah barang impor, buaian keuntungan berlipat.

Oleh karena itu saya melihat wabah Corona ini mendisrupsi hidup dan negara dengan membuka betapa rentannya kita tanpa ketahanan pangan dan ketahanan-ketahanan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.