Lockdown


Sebelum kita ngomongin lockdown, lebih baik kita sepakat dulu tentang pengertiannya kali ya. Saya menemukan artikel dalam bahasa Indonesia yang menjelaskan tentang pengertian lockdown, isolasi dan karantina. Mungkin ini bisa kita jadikan patokan pembahasan kita tentang lockdown kali ini.

Ok, sekarang coba kita bayangkan apa yang akan terjadi jika lockdown itu diberlakukan di Indonesia.

Dalam kondisi lockdown maka tidak akan ada yang diperbolehkan memasuki ataupun keluar dari wilayah Indonesia. Dampaknya semua pekerjaan yang berkaitan dengan industri transportasi akan mandek. Protokol lockdown juga meminta masyarakat untuk tetap berada di rumah dan membatasi segala aktivitas di ruang publik. Bagi yang pekerjaannya bisa dipindahkan ke rumah akan selamat, dengan tentunya ada learning curve yang cukup tinggi bagi pekerja di Indonesia (karena belum terbiasa).

Yang akan jadi masalah besar adalah pekerja-pekerja di sektor informal dimana mereka hanya bisa mendapatkan pemasukkan jika mereka bekerja sehari-hari di tempat tertentu, misalnya pedagang sayur di pasar. Kebayang gak bagaimana mereka mencari makan jika lockdown diberlakukan?

Terus terang saya sama sekali gak yakin pemerintah bisa ‘menalangi’ kebutuhan hidup mereka juga jika lockdown itu diberlakukan. Sehingga menurut saya yang harus dicari terlebih dahulu adalah solusi pengganti kehidupan mereka dulu sebelum memutuskan untuk lockdown.

Lalu seperti apa lockdown yang diberlakukan di negara lain? Saya menemukan tulisan keren dari pak Dahlan Iskan yang menceritakan perbandingan lockdown di Milan dan di Wuhan. Pada akhirnya memang teknologi yang dimiliki oleh China membuat mereka dapat meredam penyebaran Covid-19 dengan segera sih, hanya saja pada tulisan pak Dahlan tersebut tidak disebutkan bagaimana mekanisme orang-orang yang harus tinggal di rumah mereka masing-masing memenuhi kebutuhan untuk hidup mereka masing-masing.

Jadi ya saya sih setuju-setuju saja untuk penerapan lockdown ini karena memang terbukti bisa menahan laju penyebaran Covid-19 tersebut ya, hanya saja harus dicari solusinya dulu bagi kehidupan warga yang terkena dampaknya? Kalau ada ide silahkan kita diskusikan di bagian komen ya.

Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash

2 pemikiran pada “Lockdown

  1. Ping balik: Bumi Mendetoksifikasi Diri | Abang Edwin S.A.

  2. Ping balik: Membantu Pekerja Informal | Abang Edwin S.A.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.