Membantu Pekerja Informal


Karantina pada saat wabah terjadi itu selalu beresiko membuat perekonomian terganggu. Bagi yang memiliki pendapatan bulanan dan memiliki simpanan maka hidup ini akan beristirahat sejenak. Namun bagi para pekerja informal yang menggantungkan kehidupan mereka dari pendapatan harian bisa menjadi ancaman yang sangat serius.

Mungkin kalian sudah ada yang sempat membaca tulisan saya tentang lockdown beberapa saat lalu. Sebetulnya tidak usah bicara lockdown, penerapan #DiRumahAja lalu juga Jaga Jarak (physical distancing) ditambah dengan paranoia yang berkembang membuat hampir semua orang takut untuk kontak fisik satu sama lain. Ini membuat para pekerja di sektor informal sudah ikut terkena dampaknya.

Sebetulnya kita tidak bisa lepas juga dari pekerja informal 100 persen. Kita masih butuh belanja sayuran, kita masih butuh beli barang-barang di warung, teman-teman yang tinggal di kos-kosan masih butuh beli makan di warteg, dan lain sebagainya. Jadi demand tersebut tidak hilang, hanya saja di masa wabah ini jaminan keamanan akan kesehatan harus lebih dikedepankan agar transaksi-transaksi yang didasari oleh hubungan mutualisme ini bisa tetap berjalan.

Apa yang harus dilakukan?

Untuk penjual favorit kalian (warung, tukang sayur, dan lain-lain)

Komunikasikan apa yang kalian ingin pada penjual berkaitan dengan menumbuhkan rasa aman. Misalnya, kalian lebih suka menerima barang yang dibeli langsung di rumah, kalian akan merasa aman jika menerima barang yang dibeli diantar oleh pengantar yang menggunakan masker.

Kemudian informasikan/ajarkan pada penjual favorit kalian untuk:

  • Bisa mulai mempersiapkan nomer WA mereka agar bisa menerima pemesanan,
  • Mulai melakukan protokol preventif terhadap Covid-19, seperti misalnya selalu menggunakan masker, menyemprotkan disinfektan terhadap semua barang dagangan mereka,
  • Menambah layanan antar untuk pembeli,
  • Tunjukkan sikap pada setiap pembeli bahwa mereka aware terhadap bahayanya wabah Covid-19 ini.

Untuk para pekerja informal lainnya

Pekerja informal lainnya seperti pengendara ojek online, ojek pangkalan, penyapu jalan, tukang kebun, dan lainnya juga perlu mendapatkan informasi yang tepat dalam berinteraksi menjalankan pekerjaannya, mengingat pekerjaan mereka tak akan bisa dilakukan dari dalam rumah.

Berikan informasi sejelas-jelasnya kepada mereka mengenai pentingnya menjaga diri atas bahaya terpapar Covid-19 yang tak terlihat. Ingat bila seseorang terpapar belum tentu muncul gejala. Jika imunitas orang tersebut cukup baik maka orang tersebut tidak akan sakit hanya berpotensi menjadi “pembawa” yang membahayakan orang-orang yang berinteraksi dengannya. Orang-orang yang dapat terpapar karena si pembawa ini bisa saja rekan kerja, tenant, warga atau bahkan keluarga mereka yang tercinta. Begitu orang-orang tersebut terpapar dan imunitasnya kurang maka mereka akan jatuh sakit. Kita semua tidak mau ini terjadi bukan?

Di mana kita bisa mendapatkan informasi untuk mengedukasi orang lain?

Saya biasanya mengacu pada situs resmi pemerintah. Dan juga situs WHO. Dari situ saya mulai menerjemahkan ke bahasa-bahasa yang mudah dimengerti kalangan yang ingin saya komunikasikan.

Saat ini saya ikutan menjadi relawan EduCOVID untuk dapat mengomunikasikan semua informasi tentang Covid-19 pada kalangan akar-rumput agar mereka bisa lebih memahami semua informasi yang benar tentang Covid-19 ini. Saya akan update semua apa yang kami lakukan lewat blog saya ini supaya kalian juga bisa ikut membantu memeratakan pengetahuan tentang Covid-19 ini ke kalangan akar-rumput di sekitar kalian juga.

Foto: Wikipedia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.