Herd Immunity


Strategi negara dalam menghadapi wabah Covid-19 sangat beragam, ada yang sebatas menerapkan jaga-jarak (physical distancing), ada yang sampai memberlakukan total lock-down sampai rakyat dilarang keluar rumah sama-sekali, dan ada juga negara yang menjalankan strategi membiarkan rakyatnya terinfeksi Covid-19….What? Are they crazy? Ini artinya pengorbanan terhadap rakyatnya sendiri dong?

Strategi seperti itu biasanya dinamakan dengan istilah Herd Immunity atau kekebalan kelompok yaitu dengan membentuk sekelompok orang dalam jumlah besar terinfeksi penyakit menular tersebut dengan cara di berikan vaksin atau dibiarkan tertular, lalu disembuhkan dengan harapan orang-orang yang sudah sembuh tersebut bisa membentuk antibodi di tubuhnya sehingga tidak dapat tertular kembali dan menahan penyebaran penyakit tersebut.

Beberapa negara saya dengar menggunakan cara herd immunity untuk menahan lajunya penyebaran Covid-19, seperti Inggris dan Belanda. Karena memang belum ada vaksin yang sudah terbukti bekerja dengan baik, artinya negara-negara tersebut seharusnya memiliki kemampuan menyembuhkan orang-orang yang tertular dengan baik. Jika tidak ya akan beresiko tak terkontrolnya angka kematian.

Problemnya adalah belum ada jaminan bahwa orang yang sudah sembuh dari tertular Covid-19 itu bisa tidak akan tertular lagi karena antibodinya terbentuk, sehingga keputusan untuk menggunakan cara herd immunity untuk menahan lajunya penyebaran Covid-19 ini jadi seperti gambling (taruhan).

Lalu bagaimana dengan negara seperti Indonesia? Ya dengan jumlah fasilitas kesehatan yang terbatas, ketersediaan alat-alat kesehatan yang terbatas serta jumlah tim medis yang juga terbatas, dan juga kita masih ada dalam level berjuang menaikkan tingkat kesembuhan, mengambil jalan herd immunity sama saja seperti memperbesar resiko banyak orang untuk mati (maafkan kata-kata saya). Oleh karena itu herd immunity ini bukanlah keputusan yang tepat untuk negara kita sejauh pengetahuan yang saya dapat ya.

Saya mendapatkan informasi banyak juga mencari transfusi darah dari orang-orang yang telah sembuh dari Covid-19 untuk ditransfusikan ke pasien yang positif Covid-19 dengan harapan antibodi yang terbentuk bisa membantu pasien untuk segera sembuh. Namun saya belum mendapatkan informasi lebih lanjut yang dapat mengonfirmasikan keberhasilan cara ini.

Tetaplah jaga-jarak dan tinggal di rumah jika memungkinkan. Jika tidak memungkinkan untuk tinggal di rumah, jagalah agar dirimu tidak tertular dan jagalah dirimu agar tidak menularkan orang lain. Keduanya caranya adalah dengan menjaga-jarak dan menjaga kebersihan.

Photo by National Cancer Institute on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.