Protokol


Dari beberapa tulisan yang saya buat sebelumnya saya mencoba menangkap apa saja yang menjadi ancaman bagi kehidupan kita selain pandemi Covid-19 ini. Ya tentunya karena virus ini belum ada obat dan vaksinnya maka tidak ada cara lain selain tidak tertular atau jika terlanjur tertular ya menjaga daya tahan tubuh agar bisa bertahan sampai masa inkubasi virus tersebut dapat dilewati. Banyak artikel dan informasi yang bisa didapat agar kita dapat memperkuat daya tahan tubuh atau imunitas di mana-mana, dan saya tidak akan membahas hal tersebut.

Ancaman lainnya pada kehidupan kita yang diakibatkan oleh pandemi ini ya permasalahan ekonomi, saya juga sempat menulis beberapa tulisan tentang sudut pandang ekonomi ini. Mungkin kalian sempat membacanya betapa keduanya tidak bisa diindahkan.

PSBB sudah diperpanjang dan menjalaninya bukan tanpa penderitaan. Bagi keluarga yang memiliki simpanan setidaknya untuk 1 tahun kedepan maka mungkin bisa sedikit bernafas lebih lega ketimbang para keluarga yang hidupnya bergantung pada kerja harian di mana para pekerja harian ini tidak akan pernah bisa di suruh tinggal di rumah walaupun PSBB ditetapkan. Dan dugaan saya mereka ini kebanyakan ada di dasar piramida penduduk dengan kata lain, mayoritas.

Dengan demikian apakah lalu PSBB jadi efektif? Saya berpendapat selama negara tidak dapat menjamin kehidupan ekonomi rakyat selama masa pandemi ini maka penerapan PSBB jadi tidak masuk akal. Penerapannya jadi seperti menyuruh orang tinggal di rumah tapi tidak diberi makan. Ya sampai kapan mereka tahan untuk berpuasa?

Pagi ini saya membaca berita yang menyebutkan bahwa pak Menteri Perhubungan, Budi Karya yang baru saja sembuh dari Covid-19 memutuskan untuk kembali memperbolehkan sistem transportasi berjalan seperti sedia kala dengan alasan ekonomi. Jika saya mendengar berita seperti ini sebelum-sebelumnya, maka sudah pasti saya akan protes keras karena akan menghambat proses pemutusan penyebaran pandemi Covid-19. Namun sekarang, saya harus bilang bagi sebagian besar rakyat kita memang tidak masuk akal menghentikan roda perekonomian tanpa dapat menjamin kehidupan rakyat.

Oke, lalu kalau memang negara tidak bisa menjamin ekonomi masyarakat apakah ada jalan tengah agar rakyat tetap bisa menghidupi keluarga mereka? Jawabannya menurut saya bukan PSBB namun penerapan protokol dan prosedur standar (SOP) yang ketat. Misalnya aturan jaga jarak yang ketat (harus dipatuhi), penggunaan masker (dan jika perlu pelindung diri), dan protokol-protokol baru lainnya untuk dapat tetap berinteraksi dalam menjalankan roda perekonomian.

Apakah teknologi digital tidak dapat membantu semua orang agar dapat bekerja dari rumah sehingga perekonomian bisa jalan? Pandangan ini terlalu sempit, karena selain tidak semua pekerjaan bisa dilakukan lewat jalur digital/online atau dengan remote, tidak semua orang pula memiliki keberuntungan mendapatkan penunjang tersebut. Beberapa saat yang lalu, saya membaca sebuah liputan di media yang menyebutkan bahwa Menteri Pendidikan kita, Nadiem Makarim terkejut karena di beberapa daerah ada anak-anak yang tidak dapat mengikuti proses belajar-mengajar yang dilangsungkan secara online karena mereka tidak memiliki koneksi internet (tidak terjangkau), bahkan ada juga yang tidak memiliki listrik di rumahnya.

Sehingga melihat kenyataan ini, Covid-19 dan resiko jatuhnya perekonomian kita, sama-sama berbahaya yang berarti, keberpihakan pada salah satunya akan sama-sama akan membuat kehancuran. Penerapan protokol dan prosedur standar (SOP) yang ketat tanpa harus menerapkan PSBB sehingga roda ekonomi bisa berjalan saya pikir jalan tengah yang walaupun sulit bisa (dan harus) kita jalankan bersama-sama.

Bagaimana menurut kalian?


Photo by Joshua Reddekopp on Unsplash

2 pemikiran pada “Protokol

  1. setuju bang. ada solusi untuk materi pelajaran tayang di TVRI, meski tak menyelesaikan 100%, tapi paling tidak, keluhan kuota internet dapat diatasi. covid-19 adalah masalah kompleks yang tidak sepenuhnya berharap pada pemerintah, bantuan sembako dan makanan (terutama urusan pangan) dari yang punya kelebihan juga dapat membantu. semoga masyarakat taat pada protokol yang berlaku sehingga covid-19 reda dan ditemukan vaksin yg terjangkau untuk semua orang.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.