Membantu atau Dibantu?


Pada masa pandemi ini banyak sekali ajakan untuk membantu usaha kecil yang terkena dampak dari pandemi ini. Pertanyaannya adalah apakah kita (yang diminta untuk membantu) terkena dampak juga atau tidak? Jika iya apakah kita tetap harus bantu?

Bagi saya sih realistis saja. Siapapun bisa membantu orang yang sedang kesusahan jika diri mereka sedang tidak kesusahan. Jika seseorang sedang dalam kesusahan maka yang harus pertama kali di bantu ya dirinya sendiri, sampai akhirnya mereka tidak lagi dalam kondisi susah baru mereka bisa membantu orang lain.

Ketika melakukan perjalanan dengan pesawat terbang, biasanya pramugari/pramugara selalu memberikan panduan keselamatan jika sesuatu terjadi pada pesawat. Salah satu momen adalah jika tekanan di dalam pesawat tiba-tiba drop dan jumlah oksigen dalam kabin kesawat tiba-tiba ikut drop, maka masker oksigen akan muncul. Instruksinya dengan jelas bilang bahwa kenakan masker oksigen pada diri sendiri dahulu sebelum membantu mengenakan masker oksigen pada orang lain, karena kekurangan oksigen itu dapat membuat seseorang lemas sehingga lebih baik memastikan diri sendiri tidak lemas kehabisan oksigen sebelum menolong orang lain.

Saya pikir hal yang sama juga seharusnya diberlakukan dalam menyikapi permintaan bantuan tersebut. Apakah kita adalah dalam golongan yang dapat membantu? Atau justru golongan yang mesti dibantu?

Eh…tapi ini terserah saja sih, bantu membantu itu kan kerelaan setiap individu ya…:-)

Foto: flightdeckfriend.com

Satu pemikiran pada “Membantu atau Dibantu?

  1. Soal lain adalah bantuan terkoordinasi – di atas kertas.
    Di sebuah kelurahan di Bekasi, Jabar, sebuah keluarga dalam rentang dua bulan dapat bansos dari presiden.. Daftar dari kelurahan atau entah mana memasukkan keluarga itu.

    Karena merasa tak berhak, bukan karena kaya tapi belum terdampak Covid-19, sehingga ada yang lebih berhak, keluarga tersebut menolak bansos.

    Caranya? Nah, Indonésia banget eh Jawa banget. Diam-diam mengembalikan kepada kepada pengurus RT.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.