Baby Step


Banyak dari kita yang mengeluh tentang hidup yang gitu-gitu aja dan merasa tidak ada kemajuan yang berarti dalam hidup. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah pernah Anda membandingkan pada tanggal yang sama setahun yang lalu dengan hari ini apa yang sedang dilakukan? Kalau jawabannya sama saja dengan sekarang ya artinya memang Anda yang tidak mau mengembangkan diri, ya gimana mau berubah?

Lho kok gitu?

Begini, melakukan perubahan itu tidak bisa jadi dalam waktu semalam dengan perubahan yang drastis. Karena jika mengharapkan perubahan besar dalam waktu singkat, most likely yang akan Anda dapati adalah kekecewaan. Dulu saya seperti itu juga, punya mimpi besar dan kalau bisa besok sudah bisa jadi, saya lupa bahwa segalanya perlu dipersiapkan terutama yang ada dalam diri kita sendiri. Ujung-ujungnya ya kecewa dan merasa gagal.

Pernah dengar istilah baby step? Iya langkah bayi….istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan sebuah proses pembelajaran yang mengacu pada bayi yang baru belajar jalan, dari mulai belajar berdiri sampai akhirnya ia bisa melangkahkan kakinya dengan lancar. Setiap hari dan setiap detik si bayi akan mencoba dan mencoba lagi walaupun ia mesti jatuh dan bangun.

Coba kembangkan diri Anda mengikuti kaidah baby step ini deh. Gak perlu mikir jauh-jauh, cukup fokus ke prosesnya saja. Targetkan kemajuan …mmm….coba deh 0,5% setiap hari misalnya (kurang dari 1% tuh ya).

0,5%? kok kecil amat? Kapan jadinya? Pikiran ini lah yang biasanya membuat kita terjebak dalam pusaran menuju kegagalan. Kita butuh baby step karena kalau si bayi mikirnya bisa langsung lari ya pasti akan jatuh dan kecewa. Saking kecilnya jumlah 0,5% itu bisa membuat kita cepat menyerah atau sebaliknya bisa juga membuat kita tetap semangat karena mudahnya. It’s your call. Namun yang perlu Anda bayangkan adalah jika setiap hari Anda mencapai kemajuan sebanyak 0,5% artinya selama setahun ada 182,5% kemajuan, sudah hampir 2 kali lipat.

Tantangan utama kebanyakan orang adalah mereka kebanyakan maunya atau ragu dengan apa yang sudah ingin di jalankan. Jadi sebetulnya mereka sudah tahu apa yang mereka inginkan, tapi selalu saja ada saja alasan untuk menunda atau ragu-ragu untuk mengerjakannya. Padahal kemajuan 0,5% setiap hari itu cukup kecil lho.

Analogi lainnya adalah seperti kita membaca buku tebal, katakanlah ada 300 halaman. Jika kita membaca dengan memfokuskan diri pada hasil yang akan didapat setelah menyelesaikannya, maka menghabiskan 300 halaman tersebut jadi terasa sangat berat.

Namun jika Anda mencoba membaca berdasarkan topik demi topik dan apa yang Anda akan dapat maka tanpa terasa Anda akan mencapai 1 bab. Setelah 1 bab selesai, Anda bisa melanjutkannya ke bab berikutnya. Kalau ternyata tidak menarik, ya tinggal tutup bukunya dan cari buku lain yang lebih menarik.

Karena yang ingin dikejar adalah target harian maka hari ini harus lebih baik dari kemarin. Dan targetnya gak besar, hanya 0,5% lebih baik dari kemarin.

Dan tanpa terasa setelah menjalani baby step ini, Anda akan sampai ke tujuan yang lebih besar dan lebih besar lagi yang ujung-ujungnya pencapaian tahunan.

Jadi ingat, semuanya dimulai dari diri kita sendiri dan juga bagaimana strategi kita untuk mencapai target tersebut.

Photo by Fernando Pelaez Cubas on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.