Beberapa hari yang lalu beredar sebuah foto yang menunjukkan seorang pengendara motor sedang mengacungkan jari tengah ke sekelompok pengendara sepeda (ada di atas ini fotonya). Banyak kemungkinan cerita yang menyebabkan si pengendara motor berlaku seperti itu. Jika dalam keadaan normal ya pasti si pengendara motor dibuat kesal yang ditunjukkan dengan gesture seperti itu. Kemungkinan lain yang lebih kecil ya mungkin saja si pengendara motor ini memang mau cari gara-gara, tapi rasa-rasanya bodoh sekali kalau ia berlaku demikian. But who knows kan?

Foto viral itu membuat saya jadi mencoba menelaah kembali, jika kita ditempatkan pada posisi si pengendara motor tersebut kira-kira apa sebenarnya yang membuat kita jadi kesal? Banyak ya, karena mereka berkelompok biasanya jadi menghalangi jalan. Dan karena berkelompok mereka jadi tidak peduli bahwa jalan raya tersebut milik bersama, seolah-olah yang lain harus memaklumi karena kan mereka berkelompok. Yak most likely itu sih yang kepikiran oleh saya.

Lalu jika saya pikirkan lebih dalam, hal tersebut tidak hanya terjadi pada kelompok pesepeda, melainkan juga misalnya kelompok pengendara moge, kelompok pengendara motor bebek, kelompok pelari, dan segala macam jenis kelompok. Dan tipikal kebanyakan orang Indonesia (jika saya bandingkan dengan orang-orang dari negara lain), bila sudah berkelompok lalu seolah-olah jadinya mereka ada di atas hukum, well saya tidak ingin menyamaratakan sih tapi saya menemukan banyak kejadian seperti itu. Jika sendirian mereka gak macam-macam, tapi sikap itu berubah jika berkelompok.

Bagaimana menurut kalian?