Social selling adalah proses penggunaan brand profesional Anda untuk mengisi pipeline dengan orang, wawasan, dan hubungan yang tepat. Media sosial adalah evolusi selanjutnya dari profesi penjual (sales), seperti halnya telepon dan email yang mengubah lanskap dan membuat tenaga penjualan menjadi lebih produktif, media sosial adalah langkah berikutnya.

Ketika statistik menunjukkan bahwa 90% pembuat keputusan tidak lagi menanggapi telepon langsung atau email (cold calls), kita perlu menemukan cara baru untuk mendapatkan perhatian pembeli. Faktanya kita tahu dari penelitian yang ada bahwa proses pembelian pada perusahaan khusus B2B memiliki 5,4 pengambil keputusan dan ini membuat proses penjualan menjadi lebih kompleks.

Cara menjual dengan menghubungi langsung (cold call) bukan lagi solusi yang layak bagi para profesional penjualan. Memanfaatkan koneksi dan hubungan yang ada untuk diperkenalkan kepada pengambil keputusan telah terbukti memiliki tingkat keberhasilan yang jauh lebih tinggi. Kebanyakan tenaga penjualan yang saya kenal adalah kepribadian Tipe A yang stereotip dan mereka berharap tidak lebih dari meraih keberhasilan. Agar mereka dapat melampaui tujuan mereka, mereka harus beradaptasi, dan dengan beradaptasi yang saya maksud adalah menjadi ahli dalam penggunaan media sosial.

Penjual profesional perlu menjadi penjual berbasis sosial (social sellers). Dari aktivitas mencari calon pelanggan hingga menjadi lebih terlibat dengan pelanggan mereka (engaged), media sosial itu scalable dan dapat memberikan hasil bisnis yang cukup signifikan.

Para profesional penjualan yang memainkan permainan panjang dan mulai dengan menambahkan nilai ke jaringan mereka dengan menambah pengetahuan mereka tentang industri dan tren akan menuai hasil terbesar.

Ingat, dalam hidup “visibilitas menciptakan peluang” dan media sosial dapat digunakan sebagai sebuah tempat duduk atau puncak gunung bagi Anda untuk berdiri agar pesan Anda bisa didengar.

Pada serial tulisan blog “Social Selling Serial Tips” yang bisa mulai Anda baca seminggu sekali, Anda akan mendapatkan pemikiran dari beberapa praktisi penjualan yang terkemuka dalam social selling (yang saya dapatkan dari LinkedIn). Saran mereka dapat ditindaklanjuti dan cukup dapat memberikan insight bagi kita semua.

Photo by savio yu on Pexels.com