Semua mahluk adalah astronot yang sedang menjalani tugas penempatan di dunia yang sedang ditempati. Kebetulan manusia penempatannya di Bumi bersama dengan mahluk-mahluk lainnya yang juga sebenarnya memiliki tujuannya sendiri-sendiri (purpose). Untuk hidup disebuah tempat kita semua diberikan perangkat khusus, wahana (vehicle) supaya bisa bertahan. Perangkat khusus ini membuat kita bisa bertahan hidup mulai dari dilahirkan sampai tugas kita berakhir. Perangkat khusus ini sangat canggih karena bisa tumbuh dan membesar seiring dengan lamanya kita hidup didaerah tempat kita ditugaskan. Mengapa harus bisa membesar? Ya karena pada setiap stage kehidupan masing-masing dari kita punya tugas khusus yang disesuaikan dengan umur. Kita mengenal perangkat khusus ini dengan “tubuh” (body). Jadi sejak dilahirkan kita memang dibuat untuk “menyatu” dengan perangkat ini agar bisa hidup di tempat kita bertugas yang namanya Bumi. Ya kita sedang ditugaskan di Bumi.

Tubuh adalah perangkat yang sangat canggih. Ia bisa tumbuh, dan dapat memberikan tanda pada kita si astronot seperti misalnya:

  • Mengisi bahan bakar/ mencharge jika sudah habis dengan rasa lapar dan haus sehingga si astronot bisa memerintahkan tubuh untuk makan dan minum
  • Menghindar dengan cepat dengan adanya rasa sakit sebagai alarm terhadap hal-hal yang bisa membuat rusak tubuh
  • Sistem alert berupa suhu badan tinggi jika ada serangan dari mahluk-mahluk lain yang berupa penyakit
  • Dan banyak lagi kehebatan tubuh yang akan panjang sekali jika dipaparkan di sini.

Dari mulai pertama kali para astronot mulai mengenakan perangkat tubuh ini dan meluncur keluar dari tubuh yang lebih besar yang ditugaskan untuk meluncurkannya (tubuh seorang ibu), tubuh akan tumbuh, seiring dengan bertambahnya waktu serta berbarengan dengan bertambahnya tugas dan tanggung jawab yang harus diemban oleh si astronot. Sampai akhirnya satu per satu bagian dari tubuh rusak dan tidak bisa berfungsi yang berarti inilah tanda-tanda bahwa si astronot sudah harus berangkat ke tempat lain untuk tugas yang lain pula diawali dengan meninggalkan tubuh.

Photo by Nicolas Lobos on Unsplash