Opini + Pemikiran + Celotehan

Blog

4 Fase Dalam Berjejaring Sosial

Photo by Matheus Bertelli on Pexels.com

Salah satu kata kunci terbesar yang harus Anda perhatikan adalah membangun hubungan. Jejaring sosial (bukan media sosial lho ya) adalah tentang membuat orang lain terhubung dengan kita. Itu berarti kita harus memahami cara melibatkan orang yang bahkan belum pernah kita temui dalam percakapan yang bermakna.

Meskipun saya bukan satu-satunya pengamat dunia maya yang berbicara tentang online engagement, namun rasanya saya harus membagikan 4 fase berjejaring sosial yang dapat membawa Anda dari seorang newbie ke seorang yang ahli, di bawah ini:

Fase 1: Anak Baru

Belum ada yang mengenal Anda; Anda tidak memiliki kredibilitas dan tidak memiliki rekam jejak. Langkah pertama adalah mencari forum di mana seseorang akan mendengarkan Anda. Mulailah percakapan atau tambahkan topik baru ke percakapan saat ini dengan memperkenalkan ide baru atau sudut pandang unik, bahkan jika itu bertentangan dengan norma yang diterima. Bersiaplah untuk ditantang oleh penguasa sosial forum dan kontributor top yang sudah mapan. Anda harus membuktikan bahwa apa yang Anda katakan berharga dengan menggunakan contoh nyata. Kunci untuk bertahan dari fase anak baru ini adalah menanggapi setiap tantangan dengan kesabaran dan pendapat yang konsisten. Anda tidak dapat menjadikannya permasalahan pribadi. Jangan bergeming dari topik.

Fase 2: Hening

Anda telah menguasai serangan gencar dari orang-orang yang tidak percaya dan beberapa putaran pertama pertempuran di jejaring sosial. Tiba-tiba, keadaan menjadi sangat sunyi. Tidak ada balasan, tidak ada komentar, tidak ada engagement. Anda mungkin akan mulai bertanya-tanya apakah Anda mengatakan sesuatu yang tidak pantas atau menyinggung sehingga Anda diacuhkan. Apa yang harus dilakukan? Tugas Anda dalam fase ini adalah tetap berada di jalur. Terus posting, terus ajukan pertanyaan bagus, terus berkomentar, terus lakukan apa yang telah Anda lakukan. Mungkin perlu beberapa saat untuk pindah ke fase berikutnya, tetapi pahami bahwa ini adalah proses penilaian bagi orang lain untuk menguji apakah Anda teguh dalam apa yang Anda katakan. Setidaknya mereka tidak berbeda pendapat dengan Anda. Situasi yang bagus. Mereka mengawasimu. Mereka mendengarkan. Itu bahkan lebih baik.

Fase 3: Interaksi Berlanjut

Sedikit demi sedikit, komunikasi dua arah kembali terjalin. Seseorang berkomentar di salah satu postingan Anda, dan yang lain setuju dengan sesuatu yang Anda katakan. Hal berikutnya yang Anda tahu, Anda telah diterima ke dalam komunitas dan sekarang memiliki status layak untuk di follow.

Fase 4: Pertahanan

Fase keempat ini adalah fase yang paling menarik (setidaknya untuk saya). Seorang “anak baru” akan menantang sesuatu yang Anda katakan (seperti yang Anda lakukan di Fase 1), dan salah satu anggota komunitas membela Anda! Anda tahu bahwa Anda telah mencapai fase ini ketika pengikut Anda memastikan orang lain tahu bahwa Anda adalah ahlinya. Mereka mengawasi Anda dan apa yang Anda perjuangkan, mengoreksi “anak baru” ketika mereka mendorong Anda terlalu keras, mengklarifikasi salah tafsir atas nama Anda, dan dengan tulus berterima kasih atas kehebatan dan kontribusi Anda.

Tidak ada jalan pintas. Anda melewati 4 fase tersebut di atas untuk membangun hubungan dengan orang asing di dunia virtual dan mengubah mereka menjadi pendukung setia.

Nah, Anda sedang berada di fase yang mana saat ini?

Leave a Reply

%d bloggers like this: