Opini + Pemikiran + Celotehan

Marketing

3 Cara Membuat Pelanggan Ikut Berperan Bagi Bisnis Anda

Photo by William Fortunato on Pexels.com

Orang-orang banyak yang secara pribadi merasa bertanggung jawab dalam merekomendasikan bisnis kepada teman-teman, terutama mereka merasa apakah rekomendasi itu berhasil atau tidak. Jika demikian mengapa Anda tidak mencoba memberi orang-orang lebih banyak rasa memiliki terhadap mereka atas apa yang Anda tawarkan sejak awal?

Inilah cara tiga perusahaan yang berbeda melakukannya:

1. Jelaskan dengan spesifik tentang feedback yang akan Anda ambil dengan sepenuh hati

Sebagai pembeli, mudah untuk berpikir bahwa feedback yang Anda berikan itu tidak akan membuat perbedaan. Lagi pula, berapa kali Anda mendapatkan tanggapan yang sifatnya umum dan otomatis setelah mengirimkan pendapat Anda kepada perusahaan? Jika Anda tidak ingin pelanggan Anda merasakan kekecewaan yang sama, tunjukkan kepada mereka bahwa Anda melakukan sesuatu untuk itu. Semakin spesifik dengan bagaimana Anda menangani feedback pelanggan Anda, semakin mereka dapat percaya bahwa Anda benar-benar akan menindak lanjutinya.

2. Jadikan rasa memiliki yang timbul itu lebih bermakna

Apakah Anda tahu bahwa REI bukan hanya brand besar yang dicintai, tetapi mereka juga merupakan sebuah koperasi (co-op)? Dan keanggotaan mereka bukanlah jenis di mana Anda hanya mendapatkan kartu dan buletin email. Mereka membiarkan anggotanya dapat melihat keuangan REI, mendengar pesan eksklusif dari presiden dan ketua mereka, dan memilih Dewan Direksi mereka. Tetapi Anda tidak harus menjalankan bisnis Anda seperti koperasi untuk membuat pelanggan Anda merasa terlibat dan penting. Belajar dari pengalaman yang ada pada REI, coba beri pelanggan sedikit wawasan tentang perusahaan Anda. Minta mereka untuk membantu Anda membuat satu keputusan besar. Beberapa dari tindakan seperti ini akan bisa sangat bermanfaat.

3. Biarkan mereka mendesain produk Anda

Poprageous, online retailers yang mengkhususkan diri dalam pakaian nilon yang funky, memungkinkan penggemar mereka mendesain produk mereka. Di platform  mereka, pelanggan dapat memilih jenis pakaian, mengunggah karya seni yang akan dicetak, memberi nama, dan menetapkan gol dan harga presale minimum. Pelanggan dapat membagikan desain itu pada semua teman-teman mereka, dan jika cukup banyak orang yang mengatakan mereka akan membelinya, Poprageous akan membuatnya. Hal tersebut menempatkan pelanggan mereka di pusat kesuksesan suatu produk, memberi mereka rasa memiliki atas desain, branding, dan pemasarannya. Tapi itu tidak berhenti di situ. Faktanya, masukan pelanggan sangat penting bagi Poprageous sehingga mereka juga mengelola private Facebook Group bagi para fans untuk berbicara langsung dengan pemilik perusahaan tentang ide dan saran mereka.

Punya pengalaman atau masukkan lain? Silahkan berbagi di komen!

Leave a Reply

%d bloggers like this: