Opini + Pemikiran + Celotehan

Blog

Think Outside The Box

Walaupun bagi kebanyakan orang Twitter itu adalah platform social media yang sudah banyak ditinggalkan orang, namun bagi saya pribadi banyak insight-insight dari pengalaman orang yang dibagikan di platform ini. Salah satunya sebuah utas yang dibagikan oleh Hassan W. Bhatti ini:

Pada tahun 2009, seorang profesor bisnis dari Stanford sedang mengajar di kelas. Ia melakukan:

  • Membagi kelasnya menjadi 14 tim
  • Memberi masing-masing tim $5 dan waktu 2 jam
  • Memberitahu mereka untuk mendapatkan ROI sebanyak mungkin
  • Dikatakannya bahwa mereka akan memberikan presentasi setelah selesai

Ini yang terjadi dan perhatikan apa yang dapat Anda pelajari dari cerita ini:

Pertama, mari kita lihat tim yang kalah. Sebagian besar dari mereka menggunakan cara paling cepat. Mereka beli sesuatu seharga $5 di toko, lalu menjualnya seharga $8 di jalan, dan terus seperti itu. ROI mereka sangat minim.

Ada satu tim yang melakukannya dengan kreatif. Mereka menyadari bahwa nilai $5 itu justru jadi distraksi, jadi mereka mencoba fokus memikirkan cara untuk menghasilkan uang dalam 2 jam. Mereka akhirnya membuat reservasi di sebuah restoran dan menjualnya kepada orang-orang yang tidak mau mengantri. ROI mereka sedikit lebih baik.

Tim yang menang lebih kreatif lagi. Mereka tidak hanya menyadari bahwa $5 sebagian besar adalah pengalih perhatian. Mereka juga menyadari bahwa ada aset berharga yang tersembunyi dalam tantangan tersebut, yaitu saat presentasi.

Kesadaran akan hal ini membuat mereka menghubungi perusahaan lokal yang menawarkan slot 3 menit sebagai ruang iklan (ad space). Setelah beberapa negosiasi, mereka mendapat kesepakatan untuk $650. Itu ROI sebesar 12.900%. Mereka adalah pemenang dari tantangan ini.

Jadi, apa pelajaran besar yang bisa kita dapatkan? Jadilah fleksibel dan think outside the box. Aset yang Anda miliki mungkin tidak seberharga yang Anda kira. Anda juga mungkin memiliki aset yang bahkan Anda sadar jika Anda memilikinya. Jalur “logis” mungkin bukan yang pilihan yang benar dalam hal ini.

Saat membangun bisnis, cobalah untuk melihat di luar yang sudah jelas terlihat. Tanyakan pada diri sendiri: Apa asumsi saya? Mungkinkah mereka salah? Apakah ada sesuatu yang tidak saya lihat? Lakukan itu dan Anda mungkin akan menemukan ide yang mengubah masa depan perusahaan Anda.

That’s all folks!

Photo by Diana Parkhouse on Unsplash

Leave a Reply

%d bloggers like this: