Opini + Pemikiran + Celotehan

Pengamatan

Yang Beruntung Disaat Negara-Negara Berkembang Terkena Resesi Global

aluminum artisan brass bright

Di tengah-tengah resesi global yang diperparah akibat terjadinya perang antara Rusia dan Ukraina, Indonesia menjadi satu-satunya negara berkembang yang kondisi negaranya stabil (setidaknya sampai sampai saat ini).

Lho kok bisa? Penyebabnya adalah harga komoditas batubara dan minyak sawit naik drastis, karena krisis perang di Ukraina. Ini murni karena beruntung. Silahkan simak artikel pada Bloomberg ini.

Jadi ceritanya begini. Ukraina dan Rusia adalah negara produsen terbesar besar gas (untuk sumber energi) & sunflower oil (untuk masak) terutama bagi negara-negara tetangga mereka di Eropa. Lalu terjadilah perang antara kedua negara tersebut (Ukraina dan Rusia). Serta merta ekspor gas & sunflower oil jadi terhenti. Penghentian ekspor tersebut menyebabkan Eropa dan dunia menjadi kekurangan pasokan gas dan sunflower oil.

Perlu diketahui bahwa gas dan sunflower oil itu adalah alternatif dari batubara dan minyak kelapa sawit. Dimana Indonesia merupakan negara produsen batubara dan minyak kelapa sawit terbesar di dunia.

Kondisi kekurangan pasokan gas dan sunflower oil tersebut, menjadikan negara-negara yang tadinya menggunakan gas dan sunflower oil mencari alternatifnya, dan ini membuat terjadinya lonjakan permintaan untuk batubara dan minyak sawit, yang menjadikan naiknya harga batubara dan minyak sawit sebesar dua sampai empat kali lipat.

Indonesia jadi ketiban rejeki pada tahun ini setelah harga dua komoditi tersebut sempat selama 3 – 4 tahun tiarap.

Negara-negara tetangga yang sumber daya alamnya berbeda sangat merasakan efek resesi global yang terjadi akibat perang Ukraina dan Rusia tersebut.

Photo by Pixabay on Pexels.com

Leave a Reply

%d bloggers like this: